PENGARUH PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI PENYAKIT GASTRITIS PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 PALOH YANG BERADA DI WILAYAH PERBATASAN INDONESIA–MALAYSIA
DOI:
https://doi.org/10.62710/b3yqmf16Keywords:
Gastritis, Pengetahuan, Perilaku, Remaja, SwamedikasiAbstract
Gastritis merupakan salah satu keluhan kesehatan yang dapat ditangani melalui swamedikasi apabila gejala yang dialami ringan. Praktik swamedikasi banyak dilakukan masyarakat dan menjadi penting dikaji pada remaja, terutama di wilayah perbatasan yang memiliki keterbatasan akses pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi penyakit gastritis pada remaja di SMA Negeri 1 Paloh, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang. Populasi sekaligus sampel terdiri atas 131 siswa yang memenuhi kriteria penelitian dan dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan skala Guttman sebanyak 10 butir dan kuesioner perilaku swamedikasi skala Likert sebanyak 10 butir. Instrumen telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis dilakukan secara deskriptif dan menggunakan regresi logistik ordinal dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil menunjukkan bahwa 93 responden (71,0%) memiliki pengetahuan sangat baik, sedangkan perilaku swamedikasi paling banyak berada pada kategori baik, yaitu 60 responden (45,8%). Uji Wald menunjukkan kategori pengetahuan cukup berpengaruh signifikan terhadap perilaku swamedikasi dibandingkan kategori pengetahuan baik (p<0,001), sedangkan kategori pengetahuan kurang tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (p=0,197). Nilai odds ratio untuk kategori pengetahuan cukup sebesar 0,107, sehingga responden dengan pengetahuan baik memiliki peluang sekitar 9,3 kali lebih besar untuk berada pada kategori perilaku swamedikasi yang lebih baik dibandingkan responden dengan pengetahuan cukup. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan pengetahuan mengenai penggunaan obat yang rasional, khususnya pemilihan obat, aturan pakai, dosis, waktu penggunaan, dan batas swamedikasi.
Downloads
References
Agustina, R., Sopiah, P., Inriyana, R., & Sutresna, I. (2026). Korelasi chronotype dan stres akademik dengan risiko hipertensi pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI), 6(4), 451–460.
Arrang, S. T., Sekarsari, P., & Halilintar, V. D. (2023). Hubungan pengetahuan dan karakteristik sosiodemografi terhadap perilaku swamedikasi para pengguna commuter line pada masa pandemi COVID-19 di Jabodetabek. Majalah Farmasi dan Farmakologi, 1(5).
Astuti, W., Larasati, N., & Rosita, M. E. (2024). Hubungan pengetahuan dan perilaku swamedikasi maag pada mahasiswa Farmasi Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. Journal of Pharmaceutical.
Devia, U. A., & Oktianti, D. (2022). Tingkat pengetahuan swamedikasi gastritis pada siswa sekolah menengah atas di Tembilahan, Provinsi Riau. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 5(2), 161–166.
Kresnamurti, A., Farida, N., & Jayanto, I. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi gastritis pada mahasiswa Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah di Surabaya. Jurnal Farmasi Komunitas, 9(2). https://doi.org/10.20473/jfk.v9i2.31958
Maidartati, M., Ningrum, T. P., & Fauzia, P. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis pada remaja di Bandung. Jurnal Keperawatan Galuh, 3(1), 21–28.
Marselina, M. (2024). Pendampingan mahasiswa penderita gastritis dalam meningkatkan perilaku penggunaan antasida rasional pada swamedikasi. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 5(1), 205–209. https://doi.org/10.35311/jmpm.v5i1.340
Nasution, D. R., Dianingati, R. S., & Annisaa, E. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi penyakit gastritis pada mahasiswa kesehatan dan non kesehatan di Indonesia. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(3), 475–484.
Niza, H., Rahayu, K. P., Soyata, A., Afriliza, D., & Rachman, A. (2025). Level of knowledge and rationality of self-medication of patients with gastritis disease in Palembang City Pharmacy. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari.
Octasari, P. M., & Shinta, F. D. (2022). Gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat terhadap swamedikasi penyakit gastritis di Desa Gagaan Kabupaten Blora. Jurnal Ilmiah Manuntung, 8(2), 322–329.
Octavia, D. R., Utami, P., & Yuliastuti, F. (2023). The association between knowledge level and common cold self-medication behaviour among students of non-health faculty. Pharmacy Education, 23(2), 149–155. https://doi.org/10.46542/pe.2023.232.149155
Prayitno, S., Paturusi, A. A. E., & Puspitasari, L. (2026). Faktor yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian obat tradisional dan obat sintetik pada masyarakat Desa Tinco Kecamatan Citta Kabupaten Soppeng. Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar, 10(2), 43–56.
Rahman, M. R., Heriani, N., & Hadrianti, D. (2026). Hubungan gaya hidup remaja dengan risiko hipertensi dini pada siswa kelas X usia 15–17 tahun di SMAN 4 Banjarmasin: The relationship between adolescent lifestyle and the risk of early hypertension in grade X students aged 15–17 years at SMAN 4 Banjarmasin. Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika), 12(1), 191–195.
Ummah, S. K. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi obat analgesik pada masyarakat Kota Malang [Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Wardaniati, I., Nurhaliza, S., & Pratiwi, D. (2023). Analysis of self-medication knowledge about gastritis among vocational school students. Jurnal Proteksi Kesehatan, 12(2), 224–234.
Wardaniati, I., Putri, I. H., & Utama, V. K. (2025). The relationship between the level of knowledge on the use of over-the-counter and limited over-the-counter drugs and self-medication behavior in the community of Perkebunan Sei Parit Village. Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 3(4), 89–100.
Widiyastuty, F., Suryawati, C., & Arso, S. P. (2023). Pemanfaatan pelayanan puskesmas oleh masyarakat di daerah perbatasan Kecamatan Entikong. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 11(1), 64–78. https://doi.org/10.14710/jmki.11.1.2023.64-78
Wijaya, W. P., & Yulianti, T. (2023). Pengetahuan, sikap dan perilaku swamedikasi masyarakat pengunjung di empat apotek Kabupaten Boyolali. Usadha Journal of Pharmacy, 163–177.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








