HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KETERATURAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH

Authors

  • Vinni Yuliana Napitu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan, Indonesia Author
  • Yasrida Nadeak Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/ygch0k58

Keywords:

Anemia Kehamilan, Pengetahuan Ibu Hamil, Tablet Fe

Abstract

Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan karena berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya pencegahan yang direkomendasikan adalah konsumsi tablet tambah darah (Fe), namun tingkat kepatuhan ibu hamil masih rendah dan dipengaruhi berbagai faktor, termasuk pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan keteraturan konsumsi tablet Fe. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 52 ibu hamil yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 20–35 tahun, berpendidikan SMA, tidak bekerja, multigravida, dan memiliki kadar Hb <11,5 gr%. Sebagian besar ibu memiliki pengetahuan kurang (42,3%) dan tidak teratur mengonsumsi tablet Fe (59,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan keteraturan konsumsi tablet Fe (p-value = 0,003). Ibu dengan pengetahuan lebih baik cenderung lebih teratur mengonsumsi tablet Fe dibandingkan ibu dengan pengetahuan kurang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan ibu hamil sangat penting dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe sebagai upaya pencegahan anemia selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan yang berkelanjutan melalui tenaga kesehatan dan program antenatal care untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku ibu hamil dalam menjaga status kesehatannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agung, P. H., Dessy, H. F., Vivin, I., Terza, A. H., Agustina, M. S., & Nurul, R. Y. (2022). Korelasi pengetahuan ibu hamil terhadap kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas Siantan Tengah. Jurnal Ilmiah Obsgin, 14(2).

Ali, I. A., & Musa, O. (2020). Hematological changes and anemia in pregnancy. ACE Journal of Gynecology and Obstetrics, 1(1), 1–7.

Berhanu, K., Jayanthigopal, D. B., & Demisie, D. B. (2018). Assessment of knowledge and practice towards prevention of anemia among pregnant women attending antenatal care. Journal of Health and Medical Nursing, 50, 31–40.

Bilimale, A., Anjum, J., Sangolli, H. N., & Mallapur, M. (2019). Improving adherence to oral iron supplementation during pregnancy. Australasian Medical Journal, 1(5), 281–290.

Bizuneh, A. D., & Azeze, G. G. (2022). Knowledge on anaemia and benefit of iron–folic acid supplementation among pregnant mothers. Journal of Health, Population and Nutrition, 41, 32.

Bothamley, J. (2012). Medical conditions affecting pregnancy. Oxford University Press.

Darmawati, D., Siregar, T. N., Kamil, H., & Tahlil, T. (2020). Barriers to health workers in iron deficiency anemia prevention among Indonesian pregnant women. Anemia.

Daru, J., Zamora, J., Fernández, F. B. M., Vogel, J., Oladapo, O. T., & Morisaki, N. (2018). Risk of maternal mortality in women with severe anaemia during pregnancy. The Lancet Global Health, 6(5), E548–E554.

Digssie, G. A., Abebaw, T. S., Abebe, A. B., Tadege, E. M., & Tesfa, A. D. (2019). Adherence to iron with folic acid supplementation among pregnant women. PLoS One, 14(1).

Georgieff, M. K. (2020). Iron deficiency in pregnancy. American Journal of Obstetrics and Gynecology, 223(4), 516–524.

Guspaneza, E., & Martha, E. (2019). Analisis faktor penyebab kejadian anemia pada ibu hamil di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 399–406.

Iglesias, L., Canals, J., & Arija, V. (2018). Effects of prenatal iron status on child neurodevelopment. Critical Reviews in Food Science and Nutrition, 58(10), 1604–1614.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia 2020.

Keneni, B., & Jayanthigopal, D. B. (2018). Knowledge and practice towards prevention of anemia among pregnant women. Journal of Health and Medical Nursing, 50.

Malinowski, A. K., & Murji, A. (2021). Iron deficiency anemia in pregnancy. CMAJ, 193(29), E1137–E1138.

Rahmati, S., Azami, M., Badfar, G., Parizad, N., & Sayehmiri, K. (2020). Maternal anemia during pregnancy and preterm birth. Journal of Maternal-Fetal & Neonatal Medicine, 33(15), 2679–2689.

Riskesdas. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar 2018.

Sari, M., Bloem, M. W., & Semba, R. D. (2020). Relationship of maternal knowledge of anemia with maternal and child anemia. Maternal and Child Health Journal, 16, 1913–1925.

Stephen, G., Mgongo, M., Hashim, T. H., Katanga, J., Stray-Pedersen, B., & Msuya, S. E. (2018). Anaemia in pregnancy: Prevalence and risk factors. Anemia.

Sun, C. F., Liu, H., Hao, Y. H., Hu, H. T., & Zhou, X. (2021). Gestational anemia and neonatal outcomes. World Journal of Pediatrics, 17(2), 197–204.

World Health Organization. (2017). Nutritional anaemias: Tools for effective prevention.

World Health Organization. (2021). Prevalence of anaemia in pregnant women estimates by WHO region.

Yefet, E., Yossef, A., Massalha, M., Suleiman, A., & Hatokay, A. (2020). Relationship between ethnicity and prevalence of anemia during pregnancy. Israel Journal of Health Policy Research, 9(1).

Downloads

Published

2026-02-16

Issue

Section

Articles

How to Cite

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KETERATURAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH. (2026). Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara, 3(1), 19-28. https://doi.org/10.62710/ygch0k58

Similar Articles

1-10 of 43

You may also start an advanced similarity search for this article.