ART THERAPY (MELUKIS) DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN KONTROL HALUSINASI PENDENGARAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA
DOI:
https://doi.org/10.62710/pxryyw67Keywords:
Halusinasi pendengaran, skizofrenia, terapi seni melukisAbstract
Halusinasi pendengaran merupakan salah satu gejala utama pada pasien skizofrenia yang dapat menimbulkan distres psikologis signifikan, seperti kecemasan, depresi, isolasi sosial, serta berkontribusi terhadap rendahnya kepatuhan pengobatan dan proses rehabilitasi. Kondisi ini ditandai dengan persepsi mendengar suara atau stimulus auditori tanpa adanya rangsangan nyata dari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kemampuan kontrol halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia sebelum dan sesudah diberikan terapi seni melukis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus terhadap dua orang subjek. Intervensi dilakukan dalam rentang waktu 4–10 Agustus 2025. Pengukuran kemampuan kontrol halusinasi dilakukan sebelum dan setelah pemberian terapi seni melukis. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor halusinasi pada kedua subjek, yaitu dari 16 menjadi 3 pada subjek I dan dari 12 menjadi 3 pada subjek II. Temuan ini mengindikasikan bahwa terapi seni melukis berpotensi efektif dalam meningkatkan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi pendengaran. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi seni melukis dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang mendukung pengendalian halusinasi pada pasien skizofrenia. Oleh karena itu, disarankan bagi institusi pelayanan kesehatan untuk mempertimbangkan penerapan terapi seni melukis sebagai bagian dari asuhan keperawatan dalam mengurangi tanda dan gejala halusinasi pendengaran.
Downloads
References
Adrias, T. S. (2022). Penerapan art therapy menggambar terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pada asuhan keperawatan pasien dengan halusinasi. Madago Nursing Journal, 2(October), 42–48.
Alvia, A. N., O. W., & Akhmad, S. (2024). Penerapan intervensi terapi seni terhadap kognitif dan psikomotor pasien dalam mengontrol halusinasi. Jurnal Keperawatan, 14(April), 983–990.
Aulia, K. D., Herniyanti, R., Devita, Y., & Lukis, T. S. (2026). Pengaruh terapi melukis terhadap penurunan tanda halusinasi. Jurnal Kesehatan dan Inovasi Medis, 7(1), 245–249.
Furyanti, E. (2020). Art therapy melukis bebas terhadap kemampuan pasien mengontrol halusinasi. Jurnal Kesehatan Universitas Esa Unggul, 3(6), 1–10. https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Undergraduate-11916-manuscript.Image.Marked.pdf
Hendrawati, A. I., & R. U. (2025). Efektivitas art therapy untuk mengurangi halusinasi pada pasien skizofrenia. Jurnal Keperawatan, 7, 3540–3556.
Hidayat, M., Nafiah, H., & Suyatno. (2023). Penerapan art therapy menggambar pada pasien halusinasi pendengaran di ruang Sena RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 6, 507–515.
Salsabila, I., Meiliani, D., Maharani, S., & Lubis, R. N. (2025). Desain penelitian studi kasus. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika, 3(3), 245–254. https://doi.org/10.61132/arjuna.v3i3.1937
Azhari, N. K., & Dewi, I. A. L. (2023). Penerapan art therapy melukis bebas untuk meningkatkan kemampuan pasien mengontrol halusinasi di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang. Jurnal Keperawatan Sisthana, 8(2).
Anastesia, M., Eka, B., & W. S. (2026). Penerapan standar asuhan keperawatan halusinasi kombinasi art therapy dengan menggambar bebas pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran di ruang Gatotkaca RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Jurnal Keperawatan, 11(2), 242–256.
Studi, P., Keperawatan, D., Aisyiyah, U., Hesti, S., & Sriwijaya, W. (2025). Penerapan art therapy melukis bebas untuk meningkatkan kemampuan pasien mengontrol halusinasi. Jurnal Keperawatan, 17(1), 128–142.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








