PENGARUH PEMBERIAN NUGGET IKAN KEMBUNG DAN DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA  REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA DI PMB BIDAN L

Authors

  • Lina Rosalina Program Studi Kebidanan Program Profesi, Fakultas Vokasi, Universitas Indonesia Maju Author
  • Fanni Hanifa Program Studi Kebidanan Program Profesi, Fakultas Vokasi, Universitas Indonesia Maju Author
  • Fenni Valianda Program Studi Kebidanan Program Profesi, Fakultas Vokasi, Universitas Indonesia Maju Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/1rw71y58

Keywords:

Anemia, Nugget Daun Kelor, Nugget Ikan Kembung, Remaja Putri,, Tablet Fe

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak pada konsentrasi, prestasi akademik, kualitas hidup, serta kesehatan reproduksi. Salah satu penyebab utama anemia adalah kekurangan zat besi yang dapat diperberat oleh rendahnya asupan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas pemberian tablet Fe yang dikombinasikan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa nugget ikan kembung dan nugget daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui study case literature review. Subjek penelitian terdiri dari dua remaja putri berusia 16–18 tahun dengan anemia ringan. Intervensi diberikan selama 14 hari berupa satu tablet Fe per hari disertai PMT nugget ikan kembung pada responden pertama dan nugget daun kelor pada responden kedua. Kadar hemoglobin diukur pada hari ke-1, ke-7, dan ke-14 menggunakan hemoglobinometer digital. Hasil menunjukkan kadar hemoglobin responden dengan nugget ikan kembung meningkat dari 11,1 g/dL menjadi 12,6 g/dL, sedangkan responden dengan nugget daun kelor meningkat dari 11,0 g/dL menjadi 12,4 g/dL. Terdapat selisih peningkatan sebesar 0,2 g/dL. Kombinasi tablet Fe dan PMT nugget ikan kembung lebih efektif dibandingkan nugget daun kelor dalam meningkatkan kadar hemoglobin.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, D., Munawaroh, M., & Helmizar, R. (2024). Langkah awal mengenal status anemia pada remaja perempuan di MAN 1 Padang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JURABDIKES), 2(2), 76–81.

Annisa, Z. D., Puji, L. A., & Anggraini, D. (2025). Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja. Scientific Jurnal, 1.

Dinkes, T. (2023). Antisipasi kasus anemia pada remaja, Pemkot Tangerang punya program Yuk Jaim.

Hastuty, Y. D., & Nitia, S. (2022). Ekstrak daun kelor dan efeknya pada kadar hemoglobin remaja putri [Moringa leaf extract and its effect on hemoglobin levels in young girls]. Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 17(1). https://doi.org/10.36086/jpp.v17i1

Hilamuhu, F. F. (2021). Studi literatur: Hubungan pola menstruasi dan tingkat konsumsi zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat, 3(2).

Kementerian Kesehatan. (2024). Pedoman pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi remaja putri pada masa pandemi COVID-19: Tenaga kesehatan.

Mawardika, T., Fardiatul F, L., & Evi Y, H. (2025). Buku referensi pencegahan anemia pada remaja putri (S. Handayani, Ed.; Vol. 1). Penerbit Optimal Untuk Negeri.

Miranda, M. (2024). Faktor penyebab anemia pada remaja: Literature review [Factors causing anemia in adolescents: Literature review]. Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat, 1(1).

Mulyani, I., Faadilah, A., Junisa, D. E., & Anggraini, D. (2025). Pengaruh kadar hemoglobin terhadap risiko anemia dan dampaknya pada kesehatan remaja putri. Scientific Journal, 4(1), 15–22.

Pontang, G. S., Alia, A. P., & Setiyaningsih, S. (2024). Perbedaan status gizi sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal pada balita stunting di Desa Kalijambe dan Desa Tanjung Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang, 6(1), 53–67.

Sab’ngatun, S. N., & Riawati, D. (2021). Hubungan pengetahuan dengan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Avicenna: Journal of Health Research, 4(2).

Sari, W., Sadiq, A., Aprilia, M., & Puspandari, H. (2024). The effect of giving mackerel fish nuggets and moringa leaves on increasing hemoglobin levels in adolescent girls at Madrasah Aliyah Nurul Falah, Pangkalanbaru District. Jurnal Gizi dan Kesehatan (JGK), 4(2).

Siwi, R. P. Y., & Andewi, N. D. (2026). Effectiveness of moringa and mackerel capsules in increasing hemoglobin levels in pregnant women in the working area of the Siniu Public Health Center, Parigi Moutong Regency, Central Sulawesi. Journal for Quality in Women’s Health, 9(1), 74–90.

Tri Wahyuningsih, R., Bati Widyaningsih, E., & Ayu Angraini, F. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 29 Kabupaten Tangerang.

WHO. (2025). Anemia pada wanita dan anak-anak. World Health Organization.

Winurini, S. (2025). Anemia dan kebiasaan makan remaja putri di Indonesia.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

PENGARUH PEMBERIAN NUGGET IKAN KEMBUNG DAN DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA  REMAJA PUTRI DENGAN ANEMIA DI PMB BIDAN L. (2026). Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara, 3(3), 225-232. https://doi.org/10.62710/1rw71y58

Similar Articles

11-17 of 17

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)