Determinan Willingness to Pay dan Ability to Pay dalam Pembiayaan Pelayanan Kesehatan: Sebuah Literature Review

Authors

  • Alya Masthura Safwan Universitas Syiah Kuala Author
  • Irwan Saputra Universitas Syiah Kuala Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/qvpymz79

Keywords:

Willingness To Pay, Ability To Pay, Pembiayaan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, Jaminan Kesehatan.

Abstract

Pembiayaan pelayanan kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam sistem kesehatan karena berkaitan langsung dengan akses, keadilan, keberlanjutan program, dan perlindungan masyarakat dari beban biaya kesehatan. Dalam konteks tersebut, willingness to pay (WTP) dan ability to pay (ATP) menjadi dua konsep penting untuk menilai sejauh mana masyarakat bersedia dan mampu membayar pelayanan kesehatan, baik melalui iuran jaminan kesehatan, pembayaran langsung, maupun biaya tambahan untuk peningkatan mutu pelayanan. Literature review ini bertujuan untuk mengkaji determinan WTP dan ATP dalam pembiayaan pelayanan kesehatan serta menjelaskan keterkaitan keduanya dalam perspektif kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan naratif terhadap 18 literatur inti yang dipilih secara purposif pada rentang tahun 2014-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa ATP lebih banyak dipengaruhi oleh faktor ekonomi, seperti pendapatan, pengeluaran rumah tangga, jumlah tanggungan, jenis pekerjaan, dan kestabilan sumber pendapatan. Sementara itu, WTP tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan ekonomi, tetapi juga oleh persepsi mutu pelayanan, pengalaman menggunakan layanan, pengetahuan tentang jaminan kesehatan, persepsi manfaat, risiko sakit, kepuasan pasien, dan kepercayaan terhadap sistem kesehatan. Kajian ini menegaskan bahwa WTP dan ATP perlu dipahami secara bersamaan karena seseorang dapat bersedia membayar tetapi tidak mampu secara ekonomi, atau sebaliknya mampu membayar tetapi tidak bersedia karena pelayanan dianggap kurang bermutu. Oleh karena itu, kebijakan pembiayaan kesehatan perlu dirancang secara lebih adil, adaptif, dan sensitif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alipour, S., et al. (2023). Prevalence and determinants of catastrophic healthcare

expenditure: A systematic review and meta-analysis. Journal of Preventive Medicine

and Public Health, 56(1), 1-12. https://doi.org/10.3961/jpmph.22.417

Azzani, M., Roslani, A. C., & Su, T. T. (2019). Determinants of household catastrophic health

expenditure: A systematic review. Malaysian Journal of Medical Sciences, 26(1), 15-

https://doi.org/10.21315/mjms2019.26.1.2

Bayked, E. M., Assfaw, A. K., Toleha, H. N., Getaneh, Y., & Ayalew, H. G. (2024). Willingness to pay for national health insurance services and associated factors in Africa

and Asia: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Public Health, 12,

https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1390937

Dewan Jaminan Sosial Nasional. (2025a). Monthly report monitoring JKN, 31 Juli 2025.

DJSN. djsn.go.id

Dewan Jaminan Sosial Nasional. (2025b). Laporan monitoring JKN triwulan III tahun 2025.

DJSN. djsn.go.id

Riansyah, F., Ramadana, V. S., Farida, E. K., & Fajriansyah, F. (2025). Keberlangsungan

Dukungan Keluarga Dengan Peningkatan Pengobatan Tbc Di Uptd Puskesmas

Langkahan. Teewan Journal Solutions, 2(3), 108-116.

Riansyah, F., Hidayattullah, M., Safrina, S., Ibrahim, I., Muhibuddin, M., & Putra, E. (2025).

Efektivitas Edukasi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Deteksi Dini Tuberkulosis

Pada Orang Dewasa. Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara, 2(2), 96-107.

Riansyah, F., Utama, R. J., Halizasia, G., Nazari, N., Maulida, M., Yenizzar, Y., ... & Bukit,

R. (2025). Penguatan Edukasi dan Deteksi Dini Tuberkulosis (TBC) pada Masyarakat Daerah Pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya. Geulayang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(4), 185-188.

Hidayat, M. S., Permana, Y. H., Puspandari, D. A., Siregar, D. R., Setyaningsih, H., Aristianti, V., Baros, W. A., Atsna, Z., Fadlika, F., & Boenjamin, A. (2025). Payment

compliance of informal sector workers in Indonesia National Health Insurance: a

study on ability and willingness to pay. Health economics review, 15(1), 109.

https://doi.org/10.1186/s13561-025-00702-y

Hildayanti, A. N., Batara, A. S., & Alwi, M. K. (2021). Determinan ability to pay dan

willingness to pay iuran peserta mandiri BPJS Kesehatan di Kecamatan

Takabonerate. Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 38–46.

https://doi.org/10.31934/pjkm.v11i1.1515.

Jeetoo, J., et al. (2021). Willingness to pay to improve quality of public healthcare services

in Mauritius. Healthcare, 10(1), 43. https://doi.org/10.3390/healthcare10010043

humairah, L., Herawati, P., Auzi, S., & Gurning, F. P. (2024). Analisis faktor yang

berhubungan dengan ATP dan WTP peserta mandiri dalam membayar iuran BPJS

Kesehatan. Jurnal Meditory. https://doi.org/10.36655/meditory.v12i1.1554

Muttaqien, M., Setiyaningsih, H., Aristianti, V., Coleman, H. L. S., Hidayat, M. S., et al.

(2021). Why did informal sector workers stop paying for health insurance in

Indonesia? Exploring enrollees’ ability and willingness to pay. PLOS ONE, 16(6),

e0252708. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0252708

Onwujekwe, O., et al. (2025). Willingness to pay for improved quality of services from

informal health providers. Applied Health Economics and Health Policy. https://doi.org/10.1007/s41669-025-00597-9

Qin, X., et al. (2022). Inequality in healthcare utilization. International Journal for Equity in

Health, 21, 174. https://doi.org/10.1186/s12939-022-01656-4

Rozza, H. H., Elhoseny, T. A., Abbas, S. H., & Mosallam, R. (2025). Patients’ willingness to

pay for health care quality improvement under universal healthcare coverage in Egypt. Journal of the Egyptian Public Health Association, 100(1), 15. https://doi.org/10.1186/s42506-025-00195-x

Steigenberger, C., Flatscher-Thöni, M., Siebert, U., & Leiter, A. M. (2022). Determinants of

willingness to pay for health services: A systematic review. Health Economics Review, 12(1), 21. https://doi.org/10.1186/s13561-022-00366-y

Wang, H., et al. (2024). Socioeconomic determinants of healthcare demand. BMC Public

Health, 24(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s12889-024-18264-9

World Health Organization. (2025). Universal health coverage (UHC). WHO.

World Health Organization, & World Bank. (2023). Tracking universal health coverage: 2023

global monitoring report. WHO. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-2035-9

Downloads

Published

2026-03-30

Issue

Section

Literaturerevie

How to Cite

Determinan Willingness to Pay dan Ability to Pay dalam Pembiayaan Pelayanan Kesehatan: Sebuah Literature Review. (2026). Public Health Journal, 3(1), 99-112. https://doi.org/10.62710/qvpymz79