Focus and Scope
Public Health Journal (PHJ) receives manuscripts focusing on health both from research results and literature studies that include, Jurnal Multidisiplin Kesehatan mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian, kajian konseptual, dan studi kasus yang berkaitan dengan bidang kesehatan yang ditinjau dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah integrasi ilmu kesehatan, sains, sosial, teknologi, dan kebijakan publik dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.:
1. Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Keperawatan dan Kebidanan , Community nutrition, Clinical nutrition, institutional nutrition, Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Klinis, Food technology, Farmasi dan Ilmu Biomedik, Multidisciplinary Health, Kesehatan Tradisional dan Komplementer, Manajemen dan Kebijakan Kesehatan, Teknologi dan Inovasi Kesehatan, Aspek Sosial, Humaniora, dan Pendidikan Kesehatan, esehatan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), epidemiologi, biostatistika, promosi kesehatan, kesehatan global, pendekatan One Health, pencegahan dan pengendalian penyakit, surveilans kesehatan, serta kajian kesehatan urban dan rural.
2. lmu biomedik meliputi biologi molekuler, genetika dan genomik, imunologi, mikrobiologi, parasitologi, virologi, patologi anatomi, patologi klinik, toksikologi, biomaterial medis, bioinformatika, informatika kesehatan, telemedicine, digital health, artificial intelligence dalam kesehatan, rekam medis dan informasi kesehatan, medical imaging, biomedical engineering, nutrigenomik, keamanan pangan (food safety), pangan fungsional, gizi olahraga, gizi ibu dan anak, serta ketahanan pangan.
3. Ruang lingkup bidang farmasi, rehabilitasi, dan layanan kesehatan meliputi farmakologi, farmakognosi, farmasetika, farmasi klinik, farmasi komunitas, farmasi rumah sakit, farmakoekonomi, farmakovigilans, pengembangan obat, rehabilitasi medik, fisioterapi, terapi okupasi, terapi wicara, audiologi, radiologi, kedokteran nuklir, paliatif dan perawatan akhir hayat, keselamatan pasien (patient safety), mutu pelayanan kesehatan, etika dan hukum kesehatan, serta pendidikan profesi kesehatan.
4. Ruang lingkup bidang kedokteran klinis dan spesialisasi kesehatan meliputi kedokteran gigi, kesehatan mata (oftalmologi), ilmu bedah, ilmu penyakit dalam, ilmu kesehatan anak, kesehatan reproduksi, geriatri dan gerontologi, kedokteran olahraga, kedokteran kerja (occupational medicine), kedokteran forensik, kedokteran tropis, kedokteran bencana, serta kedokteran penerbangan dan kelautan.








