Integrasi Rekam Medis Elektronik (RME) Melalui Platform SatuSehat: Tinjauan Manajemen Data dan Keamanan Informasi Nasional
DOI:
https://doi.org/10.62710/gc4kyk96Keywords:
Rekam Medis Elektronik, Satusehat, Interoperabilitas, Keamanan Data, Sistem Informasi Kesehatan.Abstract
Transformasi kesehatan di Indonesia menempatkan integrasi data sebagai fondasi utama dalam penguatan sistem pelayanan kesehatan berbasis digital. Dalam konteks tersebut, platform SATUSEHAT dikembangkan untuk mengintegrasikan data rekam medis secara nasional dan meningkatkan interoperabilitas antar fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Rekam Medis Elektronik (RME) melalui platform SATUSEHAT dengan menitikberatkan pada aspek manajemen data dan keamanan informasi nasional. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelusuran database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan rentang tahun 2019–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia telah memiliki fondasi regulasi yang kuat, namun implementasi masih menghadapi berbagai tantangan seperti ketimpangan infrastruktur, kendala interoperabilitas, serta risiko keamanan data. Kesimpulan menunjukkan bahwa integrasi RME melalui SATUSEHAT memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, tetapi membutuhkan penguatan tata kelola data, keamanan sistem, serta kesiapan sumber daya manusia.
Downloads
References
Adler-Milstein, J., Holmgren, A. J., Kralovec, P., Worzala, C., Searcy, T., & Patel, V. (2020). Electronic health record adoption in US hospitals: The emergence of a digital “advanced use” divide. Journal of the American Medical Informatics Association, 27(5), 787–794. https://doi.org/10.1093/jamia/ocz236
Astari, L. A., Amalia, I., Indra, L., et al. (2025). Assessing fidelity of electronic health record implementation using SATUSEHAT. Journal of Health Informatics, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.3233/SHTI251128
Basani, C. S. (2023). Legal protection of patient’s electronic medical record from Indonesian legal perspective. Dialogia Iuridica, 15(1), 94–112. https://doi.org/10.28932/di.v15i1.7492
Budiyanti, R. T., Herlambang, P. M., Fuad, A., et al. (2023). Integration of electronic medical record and SATUSEHAT platform: Patient legal protection perspective. International Journal of Health Literacy Science, 2(1), 10–20.
Dzikrah, R. (2023). Evaluasi implementasi SATUSEHAT sebagai sistem interoperabilitas data kesehatan di Indonesia. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 5(1), 45–55.
European Commission. (2019). Electronic health record exchange format in the EU. European Commission.
Faisal, H. P., & Nakayama, M. (2024). Implementation of WHO dataset for SATUSEHAT using FHIR. JMIR Medical Informatics, 12, e59651. https://doi.org/10.2196/59651
Riansyah, F., Saputra, I., & Halizasia, G. (2023). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Brand Image Rumah Sakit Umum Sakinah Lhoksemawe, Aceh. Teewan Journal Solutions, 1(1), 36-42.
Riansyah, F., Utama, R. J., & Musdiani, M. (2023). Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Guna Mencegah Terjadi nya Penyakit menular Pada Masyarakat Tibang. Geulayang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 34-39.
Heryawan, L., Mori, Y., Yamamoto, G., et al. (2025). FHIR-based interoperability design in Indonesia. JMIR Formative Research, 9, e51270. https://doi.org/10.2196/51270
Keesara, S., Jonas, A., & Schulman, K. (2020). Covid-19 and health care’s digital revolution. New England Journal of Medicine, 382, e82. https://doi.org/10.1056/NEJMp2005835
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang rekam medis.
Mandl, K. D., & Kohane, I. S. (2021). A 21st-century health IT system—Creating a real-world information economy. New England Journal of Medicine, 384, 197–200. https://doi.org/10.1056/NEJMp2026851
Ministry of Health Republic of Indonesia. (2022). Ministry of health launches SATUSEHAT platform to integrate national health data. https://kemkes.go.id/eng/ministry-of-health-launches-satusehat-platform-to-integrate-national-health-data
Ministry of Health Republic of Indonesia. (2023). Indonesian health transformation. https://kemkes.go.id/eng/layanan/indonesian-health-transformation
Pusparini, Hermawan, R., Husain, B., et al. (2025). Perlindungan hak pasien atas rahasia medik dalam pelayanan kesehatan. JIM, 3(2), 50–60.
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang pelindungan data pribadi.
Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehatan.
Ronquillo, J. G., Winterholler, J. E., Cwikla, K., Szymanski, R., & Levy, C. (2018). Health IT, hacking, and cybersecurity: National trends in data breaches. Journal of the American Medical Informatics Association, 25(1), 1–8. https://doi.org/10.1093/jamia/ocx130
Sulrieni, I. N., Syahputra, M., & Sari, I. (2025). Evaluasi efektivitas dan keamanan rekam medis elektronik. Jurnal Artificial Intelligence Digital Business, 4(1), 15–25. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.3123
Ulfa, N., & Yuspin, W. (2023). Legalitas rekam medis elektronik dalam sistem informasi rumah sakit. Jurnal Kesehatan, 14(2), 120–130. https://doi.org/10.36082/qjk.v17i1.1009
World Health Organization. (2021). Global strategy on digital health 2020–2025. World Health Organization.







