Resposisi Peran Tokoh Masyarakat dan Tradisi Lokal dalam Pemasaran Sosial Kesehatan: Literatur Review Pada Masyarakat Terpencil

Authors

  • Muhammad Alghfari Universitas Syiah Kuala Author
  • Irwan Saputra Universitas Syiah Kuala Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/gnm9a030

Keywords:

Tokoh Adat, Promosi kesehatan, Masyarakat terpencil, Perilaku kesehatan, Pendekatan budaya

Abstract

Tokoh adat memiliki peran penting dalam struktur sosial masyarakat terpencil, terutama dalam mempengaruhi perilaku norma sosial, termasuk perilaku kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tokoh adat dalam mempromosikan kesehatan masyarakat daerah terpencil melalui pengamatan literatur. Metode yang digunakan adalah pengamatan literatur yang dirangkai dengan pencarian literatur yang dilakukan melalui Google Scholar. Sebanyak 20 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tokoh adat berperan sebagai fasilitator, penyampai pesan, dan penjaga nilai-nilai budaya yang mampu meningkatkan kesadaran dan penerimaan masyarakat terhadap program kesehatan. Meskipun demikian, keterlibatan aktif tokoh adat terbukti meningkatkan efektivitas promosi kesehatan, terutama dalam program imunisasi, kebersihan lingkungan, dan perawatan ibu dan anak. Disimpulkan bahwa integrasi peran tokoh adat dalam strategi promosi kesehatan dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam upaya peningkatan status kesehatan masyarakat di daerah terpencil.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fatharani, N. (n.d.). Akses Pelayanan Kesehatan Di Daerah Terpencil Oleh: Nasya Fatharani.

Riansyah, F., Saputra, I., & Halizasia, G. (2023). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Brand Image Rumah Sakit Umum Sakinah Lhoksemawe, Aceh. Teewan Journal Solutions, 1(1), 36-42.

Riansyah, F., Utama, R. J., & Musdiani, M. (2023). Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Guna Mencegah Terjadi nya Penyakit menular Pada Masyarakat Tibang. Geulayang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 34-39.

Riansyah, F., Halizasia, G., Mauyah, N., Maulida, M., Karo, D. A. B., & Husna, A. (2024). Karakteristik Demografi Dengan Self Management Hipertensi Pada Lansia Di Desa U Baro Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 11(1), 121-134.

Guspianto, Amir, A., & Mekarisce, A. A. (2019). Childbirth behavior of remote indigenous communities in the bukit duabelas park area sarolangun district, jambi province. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(4), 391–399. https://doi.org/10.30597/mkmi.v15i4.7991

Husain, A. H. Al. (2020). Komunikasi Kesehatan Dokter dan Pasien Berbasis Kearifan Lokal Sipakatau di Masa Pandemi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(2), 126. https://doi.org/10.31315/jik.v18i2.3546

Wira, I. A. D. (2025). Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Berbasis Adat dan Agama dalam Pencegahan Stunting di Desa Adat di Bali. PRAMANA Jurnal Hasil Penelitian, 5(1), 48.

Yanti, M., & Situngkir, D. (n.d.). Promosi Kesehatan.

Buku

French, J., & Gordon, R. (2019). Strategic social marketing (2nd ed.). Sage Publications.

Lee, N. R., & Kotler, P. (2020). Social marketing: Influencing behaviors for good (6th ed.). Sage Publications.

Jurnal Nasional

Agustina, R., Nurhayati, S., & Wijayanti, R. (2021). Promosi kesehatan berbasis digital di Indonesia: Tantangan dan peluang. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 16(2), 89–97.

Arifin, S., & Rahman, F. (2022). Strategi komunikasi kesehatan dalam pencegahan COVID-19 pada masyarakat perkotaan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(1), 45–53.

Dewi, R. K., & Kurniawan, B. (2021). Efektivitas media sosial dalam promosi kesehatan pada generasi milenial. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(3), 150–158.

Hidayat, T., Mulyani, S., & Wijaya, A. (2022). Peran komunikasi dalam perubahan perilaku kesehatan masyarakat pasca pandemi. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(2), 120–128.

Lestari, D., & Purnama, A. (2023). Pengembangan konten kesehatan berbasis digital melalui pendekatan storytelling. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(4), 245–252.

Nugroho, T., & Fauziah, R. (2022). Komunikasi risiko kesehatan masyarakat dalam penanganan penyakit tidak menular. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 10(1), 12–20.

Prasetyo, B., & Susanti, Y. (2023). Efektivitas pemasaran sosial dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar di wilayah perbatasan. Global Medical and Health Communication, 11(1), 29–37.

Rahmawati, I., & Setiawan, D. (2022). Literasi kesehatan dan perilaku masyarakat dalam pencegahan stunting. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(1), 1–10.

Sari, M., & Putri, N. (2023). Komunikasi kesehatan pada generasi muda: Studi literasi media sosial tentang kesehatan reproduksi. Journal of Health Education and Literacy, 6(2), 90–98.

Wulandari, A., Kusuma, A. D., & Hartono, B. (2021). Edukasi gizi melalui media digital: Efektivitas konten video pendek terhadap peningkatan pengetahuan. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 17(4), 200–210.

Downloads

Published

2026-03-30

Issue

Section

Literaturerevie

How to Cite

Resposisi Peran Tokoh Masyarakat dan Tradisi Lokal dalam Pemasaran Sosial Kesehatan: Literatur Review Pada Masyarakat Terpencil. (2026). Public Health Journal, 3(1), 35-41. https://doi.org/10.62710/gnm9a030