PENGARUH SELF-REWARD TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENTAL ACCOUNTING SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA GENERASI Z

Authors

  • Ingrid Benedicta Universitas Kristen Indonesia Paulus, Kota Makassar, Sulawesi Selatan Author
  • Beatrix Putri Danduru Universitas Kristen Indonesia Paulus, Kota Makassar, Sulawesi Selatan Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/j40bzq60

Keywords:

Self-Reward, Financial Distress, Mental Accounting, Generation Z college students

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kemudahan transaksimendorong perubahan perilaku keuangan Generasi Z, termasukmeningkatnya praktik self-reward yang berpotensi berkaitandengan kondisi financial distress. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh self-reward terhadap financial distress, menganalisis pengaruh mental accounting terhadap financial distress, serta menguji peran mental accounting sebagai variabelmoderasi pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan metodekuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 mahasiswaGenerasi Z berusia 18–25 tahun di Kota Makassar yang dipilihmenggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakanPartial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkanbahwa self-reward tidak berpengaruh signifikan terhadapfinancial distress dengan koefisien 0,071 dan p-value 0,539. Mental accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadapfinancial distress dengan koefisien 0,410 dan p-value < 0,001. Sementara itu, mental accounting tidak terbukti memoderasipengaruh self-reward terhadap financial distress dengankoefisien interaksi 0,036 dan p-value 0,742. Dengan demikian, financial distress pada Generasi Z dalam penelitian ini lebihberkaitan dengan mental accounting daripada self-reward maupun efek moderasi mental accounting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Firmansyah, K., Rafa, W. D., & Astarani, J. (2025). Mengeksplorasi mental accounting pada pemenuhan kebutuhan dan self-reward mahasiswa Generasi Z. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi (MEA), 9(2). https://doi.org/10.31955/mea.v9i2.5806

Indah Lely Cristanti, Dwi Iga Luhsasi, D. S. S. (2021). Covid-19 Pandemic: the Influence of Consumer Behavior and Mental Accounting on Financial Management of Fkip Uksw Students. 22(01), 6.

Keuangan, O. J., & Statistik, B. P. (2025). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025. Otoritas Jasa Keuangan.

Kusnandar, D. L., Kurniawan, D., & Sahroni, N. (2022). Pengaruh mental accounting pada Generasi Z terhadap financial behaviour pada masa pandemi Covid-19 dengan dimediasi gaya hidup. Valid Jurnal Ilmiah, 19(2), 97–106. https://doi.org/10.53512/valid.v19i2.213

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The Economic Importance of Financial Literacy: Theory and Evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5

Manzala, A., & Susilowati, E. (2025). Financial self-efficacy memediasi mental accounting dan literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Jurnal Riset Pendidikan Ekonomi, 10(2), 140–157. https://doi.org/10.21067/jrpe.v10i2.12577

Nursasi, E., Istiqomah, R. H., & Rahmania, B. (2025). The influence of financial literacy, e-money, consumptive lifestyle and financial distress on Gen Z’s personal financial management behavior with mental accounting as a moderation variable. International Journal of Science and Environment (IJSE), 5(4), 9–19. https://doi.org/10.51601/ijse.v5i4.236

Prelec, D., & Loewenstein, G. (1998). The Red and the Black: Mental Accounting of Savings and Debt. Marketing Science, 17(1), 4–28.

Rismarina, R., & Maulana, A. (2024). Pengaruh gaya hidup, literasi keuangan, mental accounting dan locus of control terhadap pengelolaan keuangan Gen-Z. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Finansial Indonesia, 8(1), 52–66.

Shefrin, H. M., & Thaler, R. H. (1988). The Behavioral Life-Cycle Hypothesis. Economic Inquiry, 26(4), 609–643.

Statistik, B. P. (2023). Statistik Pemuda Indonesia 2023. BPS.

Thaler, R. H. (1985). Mental Accounting and Consumer Choice. Marketing Science, 4(3), 199–214. https://doi.org/10.1287/mksc.4.3.199

Thaler, R. H. (1999). Mental Accounting Matters. Journal of Behavioral Decision Making, 12(3), 183–206.

Xiao, J. J., & Porto, N. (2017). Financial Education and Financial Satisfaction: Financial Literacy, Behavior, and Capability as Mediators. International Journal of Bank Marketing, 35(5), 805–817. https://doi.org/10.1108/IJBM-01-2016-0009

Published

14-10-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Benedicta, I., & Danduru, B. P. . (2026). PENGARUH SELF-REWARD TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENTAL ACCOUNTING SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA GENERASI Z. PENG: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 3(4), 2545-2574. https://doi.org/10.62710/j40bzq60