ANALISIS HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL CARE DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI INDONESIA: DATA SKI TAHUN 2023
DOI:
https://doi.org/10.62710/c5hz4151Keywords:
Antenatal Care, BBLR, Data SKI 2023, Kualitas PelayananAbstract
Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan indikator penting kesehatan ibu dan bayi karena meningkatkan risiko komplikasi dan kematian neonatal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kualitas pelayanan antenatal care (ANC) dengan kejadian BBLR di Indonesia berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Penelitian cross-sectional ini menggunakan data sekunder 21.257 ibu yang melahirkan bayi tunggal lahir hidup dan ditimbang saat lahir. Analisis dilakukan dengan uji Chi-Square dan regresi logistik ganda. Sebanyak 6,24% bayi mengalami BBLR dan 54,14% ibu memperoleh pelayanan ANC baik. Setelah penyesuaian, kualitas ANC buruk (AOR 0,87; IK 95% 0,78–0,97; p = 0,016) dan status merokok (AOR 0,61; IK 95% 0,42–0,89; p = 0,011) berhubungan dengan odds tidak BBLR yang lebih rendah, sedangkan pendidikan menengah dibandingkan pendidikan tinggi berhubungan dengan odds tidak BBLR yang lebih tinggi (AOR 1,13; IK 95% 1,01–1,26; p = 0,030). Jika dinyatakan sebagai odds BBLR, nilai tersebut setara dengan 1,15 untuk ANC buruk, 1,64 untuk ibu merokok, dan 0,88 untuk pendidikan menengah. Jenis kelamin bayi dan umur ibu saat pertama hamil tidak berhubungan dengan BBLR. Kualitas ANC dan status merokok ibu berhubungan dengan BBLR, tetapi desain cross-sectional dan daya jelaskan model yang rendah tidak memungkinkan kesimpulan sebab-akibat.
Downloads
References
Adesty, R. E. W., Anggadita, T., Damayanti, R., & Mutika, W. T. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kekurangan energi kronis pada ibu hamil dengan risiko tinggi. Jurnal Kesmas Untika Luwuk: Public Health Journal, 16(1), 31–39. https://doi.org/10.51888/phj.v16i1.315
Ariyanti, U., Dalimunthe, S. Y., & Tarihoran, Y. H. (2025). Meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang risiko dan pencegahan BBLR melalui edukasi berbasis komunitas. Jurnal Ragam Pengabdian, 2(2), 314–319. https://doi.org/10.62710/bn1sgd35
Atriyanto, P. (2003). Pengaruh kualitas pelayanan antenatal (berdasarkan frekuensi pelayanan, jadwal pelayanan, dan konseling) terhadap kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di Indonesia: Analisis data SDKI 2002–2003[Karya ilmiah, Universitas Indonesia]. Universitas Indonesia Library.
Bandura, A. (2004). Health promotion by social cognitive means. Health Education & Behavior, 31(2), 143–164. https://doi.org/10.1177/1090198104263660
Dewi, K. P., & Martha, E. (2020). Efek pelatihan penanganan BBLR pada kader posyandu di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 45–54.
Ghosh, P. K., Das, P., Goswam, D. R., Islam, A., Chowdhury, S., Mollah, M. M., Harun, G. D., Akhtar, Z., & Chowdhury, F. (2021). Maternal characteristics mediating the impact of household poverty on the nutritional status of children under 5 years of age in Bangladesh.Food and Nutrition Bulletin, 42(3), 389–398. https://doi.org/10.1177/0379572121999016
Haruna, U., Dandeebo, G., & Galaa, S. Z. (2019). Improving access and utilization of maternal healthcare services through focused antenatal care in rural Ghana: A qualitative study.Advances in Public Health, 2019, Article 9181758. https://doi.org/10.1155/2019/9181758
Jannah, M., Zahria Arisanti, A., & Annisa, J. D. P. (2024). Hubungan kualitas pelayanan antenatal care (ANC) dengan tingkat kepuasan ibu hamil: Literatur review. Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan, 11(2), 135–153. https://doi.org/10.37402/jurbidhip.vol11.iss2.312
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil utama Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. https://layanandata.kemkes.go.id/katalog-data/riskesdas/ketersediaan-data/riskesdas-2018
Kemenkes RI. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2021.
Kemenkes RI. (2023a). Profil kesehatan Indonesia 2023.
Kemenkes RI. (2023b). Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI).
Kemenkes RI. (2025). Laporan kinerja Direktorat Perencanaan Tenaga Kesehatan 2024.
Kim, H. E., Song, I. G., Chung, S. H., Choi, Y. S., & Bae, C. W. (2019). Trends in birth weight and the incidence of low birth weight and advanced maternal age in Korea between 1993 and 2016.Journal of Korean Medical Science, 34(4), Article e34. https://doi.org/10.3346/jkms.2019.34.e34
Kim, T. H., Youn, S. E., & Chung, S. H. (2025). Longitudinal analysis of growth and neurodevelopmental outcomes in very low birth weight infants with congenital anomalies over three years. Journal of Korean Medical Science, 40(34), Article e254. https://doi.org/10.3346/jkms.2025.40.e254
Kusumamardhika, R., Utami, A. P., & Darmawan, H. (2023). Assessment of knowledge, attitude, and practice (KAP) towards hypertension in the elderlies. Cermin Dunia Kedokteran, 50(7), 350–353. https://doi.org/10.55175/cdk.v50i7.951
Lacagnina, S. (2020). The developmental origins of health and disease (DOHaD). American Journal of Lifestyle Medicine, 14(1), 47–50. https://doi.org/10.1177/1559827619879694
Lban, M., & Lndriani, D. (2019). Regression analysis of ordinal logit and probit models to predict the factors affecting low birth weight. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 8(1), 62–71. https://doi.org/10.20473/jbk.v8i1.2019.62-71
Marmot, M., & Bell, R. (2019). Social determinants and non-communicable diseases: Time for integrated action.BMJ, 364, Article l251. https://doi.org/10.1136/bmj.l251
Ningsih, S. R. (2020). Hubungan kunjungan antenatal care (ANC) dengan kejadian bayi dengan berat lahir rendah (BBLR) di RSUD Wonosari Yogyakarta.PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian, 18(2), 88–95.
Novitasari, A., Hutami, M. S., & Pristya, T. Y. R. (2020). Pencegahan dan pengendalian BBLR di Indonesia.Indonesian Journal of Health Development, 2(3), 175–182.
Ratnaningtyas, M. A., & Indrawati, F. (2023). Karakteristik ibu hamil dengan kejadian kehamilan risiko tinggi. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(3), 334–344. https://doi.org/10.15294/higeia.v7i3.64147
Silaban, V. F., Masniar, Masna, & Marwani. (2024). Hubungan usia kehamilan, jarak kehamilan dan komplikasi kehamilan, antenatal care dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR). MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 4(6), 2344–2353. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i6.14497
Suriani, N., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Konsep populasi dan sampling serta pemilihan partisipan ditinjau dari penelitian ilmiah pendidikan. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 31–48. http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan
Syarifah, A. U., Riskyana, C. D., & Tjahyanto, T. (2023). Risiko paparan asap rokok pada ibu hamil terhadap kejadian penyakit paru anak: Tinjauan pustaka. Health Information: Jurnal Penelitian, 15(1).
UNICEF. (2023).Low birthweight. https://data.unicef.org/topic/nutrition/low-birthweight/
Warren, G. W., Alberg, A. J., Cummings, K. M., & Dresler, C. (2020). Smoking cessation after a cancer diagnosis is associated with improved survival. Journal of Thoracic Oncology, 15(5), 705–708. https://doi.org/10.1016/j.jtho.2020.02.002
Wijayanti, E., Dewi, C., & Rifqatussa’adah. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja. Global Medical and Health Communication, 5, 1–5.
World Health Organization. (2018). Global nutrition targets 2025: Low birth weight policy brief. https://www.who.int/publications/i/item/WHO-NMH-NHD-14.5
World Health Organization. (2023). Joint low birthweight estimates. https://www.who.int/teams/nutrition-and-food-safety/monitoring-nutritional-status-and-food-safety-and-events/joint-low-birthweight-estimates
World Health Organization. (2025). SDG target 3.1: Reduce the global maternal mortality ratio to less than 70 per 100,000 live births. https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/sdg-target-3-1-maternal-mortality
Yílmaz, G., Hízli, Ş., Karacan, C., Yurdakök, K., Coşkun, T., & Dilmen, U. (2009). Effect of passive smoking on growth and infection rates of breast-fed and non-breast-fed infants. Pediatrics International, 51(3), 352–358. https://doi.org/10.1111/j.1442-200X.2008.02757.x
Yuliana, & Pebriyanti, K. (2022). Faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe di Puskesmas Kampung Bali tahun 2021. Jurnal Kebidanan, 12(1), 763–770. https://doi.org/10.33486/jurnal_kebidanan.v12i1.180
Yuwana, N. R. D. A., Mahmudiono, T., & Rifqi, M. A. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di Indonesia berdasarkan analisa data sekunder SDKI tahun 2017. Jurnal Media Gizi Kesmas, 4, 1–5.
Zhang, Z., Liu, Y. J., Sun, L., & Zhao, X. D. (2024). The effects of exercise on antenatal depression: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Psychiatry, 15, Article 1290418. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2024.1290418
Zhou, H., Wang, A., Huang, X., Guo, S., Yang, Y., Martin, K., Tian, X., Josephs-Spaulding, J., Ma, C., Scherpbier, R. W., & Wang, Y. (2019). Quality antenatal care protects against low birth weight in 42 poor counties of Western China.PLOS ONE, 14(1), Article e0210393. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0210393
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








