PENGARUH MANAJEMEN PROGRAM DAN KINERJA PETUGAS IMUNISASI TERHADAP CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP DI PUSKESMAS KABUPATEN TAMBRAUW, PAPUA BARAT DAYA
DOI:
https://doi.org/10.62710/prxzes64Keywords:
Imunisasi Dasar Lengkap, Kinerja Petugas, Manajemen Program, Puskesmas, TambrauwAbstract
Cakupan imunisasi dasar lengkap di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, masih sangat rendah, yaitu 3,42% pada September 2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh manajemen program (perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan) serta kinerja petugas imunisasi terhadap cakupan imunisasi dasar lengkap. Penelitian kuantitatif analitik dengan desain potong lintang ini dilaksanakan pada Desember 2025 di 21 puskesmas dengan 105 petugas imunisasi sebagai sampel (total sampling). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar observasi, lalu dianalisis dengan uji chi-square dan regresi logistik. Analisis bivariat menunjukkan bahwa perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan kinerja petugas berhubungan bermakna dengan cakupan imunisasi dasar lengkap (nilai p kurang dari 0,05). Pada analisis multivariat, perencanaan (rasio odds 3,531), pengorganisasian (rasio odds 4,792), dan kinerja petugas (rasio odds 4,406) tetap berpengaruh signifikan, sedangkan pelaksanaan tidak (nilai p 0,063). Pengorganisasian merupakan faktor paling dominan. Penguatan pengorganisasian, perencanaan berbasis data, dan peningkatan kinerja petugas diperlukan untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap.
Downloads
References
Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw. (2025). Data capaian imunisasi dasar lengkap puskesmas di Kabupaten Tambrauw. Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw.
Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya. (2025). Capaian imunisasi dasar lengkap dan lanjutan bayi dan baduta Provinsi Papua Barat Daya (data per 14 September 2025). Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya.
Fajriati, A., Nugraheni, W. T., & Ningsih, W. T. (2024). Tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dan status imunisasi dasar lengkap pada balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 3(8), 276–286.
Hamdan, Nurdin, & Fitriani. (2020). Pelaksanaan fungsi manajemen puskesmas terhadap pencapaian Universal Child Immunization (UCI). Jurnal Aceh Medika, 3(1), 55–61.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Pedoman praktis manajemen program imunisasi puskesmas. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kinanti, A. S. A., Raharjo, B. B., & Azam, M. (2023). Kinerja petugas imunisasi dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah. HIGEIA: Journal of Public Health Research and Development, 7(2), 285–292.
Kusyairi, A., Abidin, Z., Kurdi, F., & Ratnawati, I. (2022). Pengaruh pemberian KIE terhadap capaian imunisasi lanjutan pada balita usia 18–36 bulan selama pandemi COVID-19 di Desa Tukum Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 8(2), 318–326. https://doi.org/10.33023/jikep.v8i2.1133
Meri, D., Efliani, D., & Fauzan, M. (2022). Fungsi manajemen kepala puskesmas dan kinerja pegawai puskesmas. JKEP, 7(2), 243–253. https://doi.org/10.32668/jkep.v7i2.1045
Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (Edisi 5). Salemba Medika.
Pratiwi, A., Fahdhienie, F., & Septiani, R. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Promotif Preventif, 7(4), 879–886.
Putri, R. S., & Wulandari, R. D. (2025). Literature review: Implementasi program imunisasi dasar lengkap di Indonesia tahun 2020–2025. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 6695–6702. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.48996
Raihani, F., Santi, T. D., & Hasnur, H. (2024). Evaluasi pelaksanaan program imunisasi dasar lengkap pada bayi. Jurnal Peduli Masyarakat, 6, 171–178.
Rosidin, U., Amira, I., & Hendrawati. (2025). Peningkatan cakupan imunisasi bayi dan balita melalui edukasi dan program imunisasi kejar. Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), 13(1), 1–16.
Selvia, M., Rohmatin, H., & Supriyadi, B. (2024). Hubungan persepsi orang tua dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi usia 9–12 bulan. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora, 5(3). https://doi.org/10.33650/trilogi.v5i3.8605
Syafarudin, Y., Widodo, D., & Kamal, Y. (2022). Analisis manajemen program imunisasi dasar lengkap pada bayi di wilayah kerja BLUD Puskesmas Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan tahun 2021. Media Kesmas (Public Health Media), 1(2), 225–240.
Tasripin, M. W., & Permata, A. D. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap bidan dengan kinerja pelayanan imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Kabupaten Ciamis pada masa pandemi COVID-19. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 2(2), 45–58. https://doi.org/10.61132/obat.v2i2.287
Tristanti, K. K. (2022). Gambaran program pencegahan dan pengendalian penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) di Jawa Timur.
Waginem, Asriwati, & Anggraini, I. (2026). Analisis faktor yang memengaruhi kinerja perawat terhadap pelayanan kesehatan penyakit tidak menular dan penyakit menular di UPT Puskesmas Kuala. Inovasi Kesehatan Global, 3(1), 27–40. https://doi.org/10.62383/ikg.v3i1.2748
Wirasmi, S., Achadi, A., & Yulianto, A. (2022). Implementasi manajemen dalam program imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Jagasatru. Gorontalo Journal of Public Health, 5(2), 192–203.
Yanti, M. F., Afrika, E., Handayani, S., & Aquari, B. (2025). Faktor yang berhubungan dengan kelengkapan status imunisasi dasar di wilayah kerja Puskesmas Gunung Megang. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 8, 78–84.
Zafirah, S., Raudah, S., & Noorrahman, F. M. (2024). Implementasi kebijakan program imunisasi dasar lengkap. Jurnal Kebijakan Publik, 1(1), 245–251.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








