DETERMINAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI: STUDI MIXED METHODS SEQUENTIAL EXPLANATORY DI KELURAHAN CIBUBUR, JAKARTA TIMUR

Authors

  • Dewi Rimba Purnama Rembulan Magister Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional Jakarta, Indonesia Author
  • Lisa Trina Arlym Magister Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional Jakarta, Indonesia Author
  • Rukmaini Magister Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional Jakarta, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/8c4qk610

Keywords:

Determinan Gizi, Remaja Putri, Status Gizi

Abstract

Remaja putri rentan mengalami masalah gizi karena kebutuhan zat gizi meningkat selama masa pertumbuhan, dan masalah ini dapat mengganggu pertumbuhan, kemampuan belajar, serta kesehatan reproduksi. Penelitian ini menganalisis determinan status gizi remaja putri di Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur. Penelitian menggunakan desain mixed methods sequential explanatory. Tahap kuantitatif berdesain cross-sectional pada 220 remaja putri usia 15–18 tahun yang dipilih dengan cluster random sampling, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square dan regresi logistik biner. Tahap kualitatif menggunakan wawancara mendalam berpendekatan fenomenologi deskriptif dengan remaja putri, orang tua, dan tenaga kesehatan. Sebanyak 46,4% responden mengalami gangguan status gizi. Sembilan dari sepuluh faktor bermakna pada analisis bivariat (p < 0,05). Analisis multivariat menempatkan asupan energi sebagai determinan paling dominan (Exp(B) = 133,2; 95% CI 14,85–1195,40; p < 0,001), diikuti konsumsi Tablet Tambah Darah/TTD (Exp(B) = 5,38; 95% CI 1,00–28,83; p = 0,049). Wawancara mengungkap pola makan tidak teratur, kebiasaan melewatkan sarapan, pemilihan makanan berdasarkan rasa dan kepraktisan, rendahnya kepatuhan konsumsi TTD, serta pengaruh citra tubuh, keluarga, teman sebaya, dan media sosial. Asupan energi merupakan determinan dominan status gizi remaja putri. Intervensi perlu difokuskan pada pemenuhan kebutuhan energi, kepatuhan konsumsi TTD, serta dukungan keluarga dan lingkungan sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arofa, A. R., Ma’nawi, L. G., Rizkiyanto, M. N., Pitaloka, S. A. D., Khoirunnisa, S. N., Mas’ud, H. U., & Maharani, A. D. (2025). Pencegahan stunting dan peningkatan gizi remaja melalui pendekatan partisipatif berbasis potensi lokal di Desa Tegalrejo, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. JRCE (Journal of Research on Community Engagement), 7(1), 26–33.

Assa, A. A. Y., Purba, R. B., Rokot, A., Sineke, J., Robert, D., Ranti, I. N., Otoluwa, F. M., Hadriani, H., Junus, R., Legi, N. N., & Sari, N. P. (2024). Bunga rampai gizi dan kesehatan remaja. PT Media Pustaka Indo.

Az-Zahra, N. F., Firmansyah, F., & Isnaeni, F. N. (2025). Hubungan pengetahuan gizi dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja di Surakarta. Nutrix Journal, 9(2), 422–431.

Badan Pusat Statistik Kota Jakarta Timur. (2024). Data statistik Kota Administrasi Jakarta Timur.

Dewi, R. S., Dwiriani, C. M., & Khomsan, A. (2024). Nutritional knowledge, diet quality and nutritional status of school-going adolescents in rural and urban areas in West Aceh. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 9(2), 297–306. https://doi.org/10.30867/action.v9i2.1723

Endartiwi, S. S., & Setianingrum, P. D. (2025). Status gizi, pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan perilaku konsumsi makanan pada remaja di MA Madania. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida, 12(1), 101–111. https://doi.org/10.55500/jikr.v12i1.271

Ezadany, A., Suseno, I. K., Nisa’Muhibaturrohmah, C., Rofianty, A. D., Daniyah, C., Setiawati, D., & Yunita, M. (2025). Analisis permasalahan sosial teman sebaya di kalangan siswa SMP: Studi literatur. Advances in Education Journal, 2(2), 830–848.

Hamid, S., Subki, S., Yusra, A., Harun, S., Munazar, M., & Irwan, S. (2025). Hubungan kebiasaan makan dengan status gizi pada remaja di SMA Negeri 5 Lhokseumawe. Indonesian Trust Health Journal, 8(2), 116–121.

Indrayanti, R., Amsaka, A. F., Putra, A. B., Mahandaru, A. H., & Hayustiningsih, D. (2026). Analisis status gizi dan aktivitas fisik terhadap risiko potensial penyakit metabolik santri putra Pondok Modern Gontor Ponorogo. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(3), 1574–1585.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.

Kurniyanti, A. R., Amriyah, C., & Erfayliana, Y. (2026). Keterkaitan kondisi gizi dengan aspek pembelajaran siswa sekolah dasar: Tinjauan pustaka sistematis dan analisis bibliometrik (2021–2026). ANTHOR: Education and Learning Journal, 5(4), 2441–2456.

Muchtar, F. (2023). Edukasi gizi seimbang sebagai upaya pencegahan masalah gizi pada remaja putri di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Pedamas (Pengabdian kepada Masyarakat), 1(2), 266–274.

Pinem, J. B., & Bangun, H. (2026). Hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan perubahan status gizi dan profil lipid pada wanita usia subur. Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara, 3(3), 670–682.

Sari, N. K. (2023). Hubungan antara penggunaan gadget dan aktivitas fisik dengan kejadian gizi lebih pada remaja di SMP Negeri 33 Kota Bekasi [Skripsi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Keluarga].

Sukmawati, S. (2024). Literature review: Dukungan orang tua dalam promosi gaya hidup sehat bagi remaja. Journal of Public Health Science, 1(4), 264–273.

UNICEF. (2025). Feeding profit: How food environments are failing children. Child nutrition report 2025. https://data.unicef.org/resources/feeding-profit-2025-child-nutrition-report/

World Health Organization. (2018). WHO recommendations on adolescent sexual and reproductive health and rights.

World Health Organization. (2024). Malnutrition [Fact sheet]. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition

Yulyani, W. S., & Safitri, D. E. (2024). Youth nutritional status with energy intake and calorie drink in Indonesia: A cross-sectional study. Journal of Public Health Research and Community Health Development, 7(2), 121–128.

Downloads

Published

2026-10-24

How to Cite

DETERMINAN STATUS GIZI REMAJA PUTRI: STUDI MIXED METHODS SEQUENTIAL EXPLANATORY DI KELURAHAN CIBUBUR, JAKARTA TIMUR. (2026). Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara, 3(4), 859-872. https://doi.org/10.62710/8c4qk610

Similar Articles

11-20 of 33

You may also start an advanced similarity search for this article.