Hubungan Distres Emosional Dengan Kepatuhan Diet Rendah Garam Pada Lansia Hipertensi Di Uptd Puskesmas Langsa Baro
DOI:
https://doi.org/10.62710/sra1dh59Keywords:
Distres Emosional, Diet Rendah Garam, Hipertensi, Kepatuhan Diet, Lansia.Abstract
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang paling banyak diderita lansia di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 64% pada usia di atas 75 tahun. Survei awal terhadap 10 reponden lansia mengalami distres emosional kategori sedang, dengan rincian depresi sebesar 40%, kecemasan 40%, dan stres 50%. Pada saat yang bersamaan, sebanyak 60% dari responden tersebut tidak patuh terhadap diet rendah garam. Tujuan untuk menganalisis hubungan antara distres emosional (depresi, kecemasan, dan stres) dengan kepatuhan diet rendah garam pada lansia penderita hipertensi di UPTD Puskesmas Langsa Baro. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 70 lansia hipertensi berusia 60 tahun ke atas yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS-21 untuk mengukur distres emosional dan kuesioner kepatuhan diet rendah garam. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasilnya mayoritas responden mengalami depresi kategori sedang (37,1%), kecemasan sangat berat (55,7%), dan stres sedang (52,9%). Sebanyak 78,6% responden tergolong kurang patuh terhadap diet rendah garam. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang bermakna antara depresi (χ²=12,927; p<0,001), kecemasan (χ²=8,729; p=0,003), dan stres (χ²=11,249; p<0,001) dengan kepatuhan diet. Menariknya, responden dengan distres emosional berat cenderung lebih patuh terhadap diet dibandingkan kategori sedang. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara distres emosional dengan kepatuhan diet rendah garam pada lansia hipertensi di UPTD Puskesmas Langsa Baro. Diperlukan skrining psikologis rutin menggunakan DASS-21 dan pendekatan asuhan keperawatan holistik yang memadukan penanganan aspek psikologis dengan edukasi diet
References
Adi, I., Lubis, P., Siregar, S. R., Khairunnisa, Z., Fauzan, A., Rendah, D., Ilfan, G., & Putra, A. (2025). Diet rendah garam pada pasien hipertensi. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 3(1), 68–76.
Agustina, F., Darussalam, H., Artika, A., & Purwanty, A. (2025). Edukasi dan monitoring hipertensi pada lansia melalui homecare: Pendekatan berbasis komunitas. Applied Nursing Community Empowerment Journal (ANCEJ), 1(1).
Aisyah, S., Hamdiana, H., & Amir, S. (2025). Hubungan pola makan dan stres terhadap kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Paccing. Syntax Idea, 7(10). https://doi.org/10.46799/syntaxidea.v7i10.13582
Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Konsep umum populasi dan sampel dalam penelitian. PILAR, 14(1).
Aminah, S., Radita, N., & Widodo, S. (2021). Eksperimentasi pembelajaran daring dengan video conference pada Program Studi Teknik Informatika di masa pandemi. Teknika, 10(1), 37–42. https://doi.org/10.34148/teknika.v10i1.323
Anita, D. C. (2025). Distress pada pasien diabetes mellitus dan faktor biologi yang mempengaruhinya. Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta.
Aprillia, R. (2023). Pencegahan komplikasi pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang. Community of Publishing in Nursing (COPING), 11(6).
Astuti, S. W. (2025). Hubungan pola makan, tingkat stres dan perilaku olahraga dengan penyakit hipertensi pada karyawan di PT. X Jakarta Selatan. Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science (ISJNMS), 4(8). https://doi.org/10.54402/isjnms.v4i08.541
Candrawati, S. A. K., & Sukraandini, N. K. (2022). Kecemasan lansia dengan kondisi penyakit kronis. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 11(2). https://doi.org/10.36565/jab.v11i2.631
Dinkes Kota Langsa. (2025). Pelayanan kesehatan penderita diabetes melitus menurut jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas tahun 2025.
Fatimah Azzahra. (2017). Pengaruh resiliensi terhadap distres psikologis pada mahasiswa. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 5(1).
Fauziah, H., Mulyana, R., & Martini, R. D. (2020). Polifarmasi pada pasien geriatri. Human Care Journal, 5(3). https://doi.org/10.32883/hcj.v5i3.796
Graciela, & Rannu Hana. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada penderita hipertensi di Dusun Berdikari II Desa Mata Allo Kabupaten Gowa. Jurnal Stella Maris Makassar.
Habibie, H., & Puspitasari, E. (2017). Gambaran tingkat stres pada lansia di Panti Wreda Omega Semarang. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 1(2). https://doi.org/10.33655/mak.v1i2.15
Hakim, M. A., & Aristawati, N. V. (2023). Mengukur depresi, kecemasan, dan stres pada kelompok dewasa awal di Indonesia: Uji validitas dan reliabilitas konstruk DASS-21. Jurnal Psikologi Ulayat, 10(2). https://doi.org/10.24854/jpu553
Herlinda, B., Pratiwi, N. N. E., Aulia, A. N., Hibatullah, K. F., Qurrota A’yun, Z. A., Erlinda, L., & Pranata, S. (2025). Hubungan antara tingkat stres dengan kualitas hidup pasien hipertensi usia dewasa akhir di wilayah kerja Puskesmas Karangmalang. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu, 2(5). https://doi.org/10.69714/kszvdr10
Ichsan. (2024). Gangguan kesehatan mental yang terjadi pada lansia: Literatur review. Jurnal Ilmu Kesehatan, 3.
Inoue, T. (2024). Depressive symptoms and the development of hypertension. Hypertension Research, 47(11). https://doi.org/10.1038/s41440-024-01856-8
Kemenkes RI. (2024a). Buku pedoman pengendalian hipertensi di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
Kemenkes RI. (2024b). Mengenal diet rendah garam. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3812/mengenal-diet-rendah-garam
Knezevic, E., Nenic, K., Milanovic, V., & Knezevic, N. N. (2023). The role of cortisol in chronic stress, neurodegenerative diseases, and psychological disorders. Cells, 12(23). https://doi.org/10.3390/cells12232726
Kusumo, M. P. (2020). Buku lansia (Vol. 2). Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UMY.
Munir, M. Syirodzul, & Noviekayati, I. G. A. A. (2025). Hubungan stres dan pola makan pada penderita hipertensi: Tinjauan literatur review. Psycho Aksara: Jurnal Psikologi, 3(1). https://doi.org/10.28926/pyschoaksara.v3i1.1672
Murharyati, A., Safitri, W., Nur Pratiwi, E., Wardhana Amrullah, A., Nur Kusumawati, H., & Ardya Crisdian S, H. (2021). Pengaruh senam lansia terhadap tingkat depresi lansia penderita hipertensi. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada. https://doi.org/10.34035/jk.v12i2.744
Perhi. (2019). Konsensus penatalaksanaan hipertensi 2019. Indonesian Society Hipertensi Indonesia.
PERSAGI & AsDI. (2019). Penuntun diet dan terapi gizi (4th ed.). Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Polonsky, W. H., Fisher, L., Earles, J., Dudl, R. J., Lees, J., Mullan, J., & Jackson, R. A. (2005). Assessing psychosocial distress in diabetes: Development of the Diabetes Distress Scale. Diabetes Care, 28(3). https://doi.org/10.2337/diacare.28.3.626
Putri, A. E. (2022). Hubungan kalium, persentase lemak tubuh, dan kepatuhan diet rendah garam. Indonesian Journal of Health Development, 4(1). https://doi.org/10.52021/ijhd.v4i1.59
Rahmatika, D. (2019). Hubungan antara dukungan emosional dengan kepatuhan diet lansia penderita hipertensi. The Indonesian Journal of Public Health, 14(2), 256–266. https://doi.org/10.20473/ijph.v14i2.2019.256-266
Riyada, F., Amanah Fauziah, S., Liana, N., & Hasni, D. (2024). Faktor yang mempengaruhi terjadinya risiko hipertensi pada lansia. Scientific Journal, 3(1). https://doi.org/10.56260/sciena.v3i1.137
Rosdiana, Y., Hastutiningtyas, W. R., & Trishinta, S. M. (2025). Reaksi psikologis dengan kualitas hidup lansia hipertensi. Jurnal Sains Kesehatan, 31(3). https://doi.org/10.37638/jsk.31.3.135-143
Saputri, W. P. R., Umami, V., & Hasibuan, F. D. (2025). Hubungan diet rendah garam dengan tekanan darah pada pasien hipertensi. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 4(4). https://doi.org/10.57218/jkj.vol4.iss4.2098
Sari, N. P. W. P., Cempaka, A. A., Pae, K., & Carlos, D. A. (2024). Prediktor kualitas tidur pada lansia penderita penyakit kronis dengan komorbiditas di panti werdha. Jurnal Ners Lentera, 12(2). https://doi.org/10.33508/ners.v12i2.5890
SKI. (2023). Hasil utama Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/daftar-frequently-asked-question-seputar-hasil-utama-ski-2023/hasil-utama-ski-2023/
Sobarina, D., Rohimah, S., & Ginanjar, Y. (2022). Literature review pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada lansia. Juwara Galuh: Jurnal Mahasiswa Keperawatan Galuh, 1(1). https://doi.org/10.25157/juwara.v1i1.2850
Sovianti, V., Nuraeni, A., & Juwariyah, S. (2025). Self-efficacy lansia yang menderita penyakit kronis terhadap gejala kecemasan dan depresi. Jurnal Keperawatan Jiwa, 13(1), 1–8. https://doi.org/10.26714/jkj.13.1.2025.1-8
Sumantri, A. (2014). Pengaruh pendidikan kesehatan hipertensi pada keluarga terhadap kepatuhan diet rendah garam lansia hipertensi di Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Skripsi Prodi Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ’Aisyiyah Yogyakarta.
Vinsur, E. Y. Y., & Luhung, M. (2023). Depresi, ansietas, stres pada pengasuh lansia penyakit kronis. Jurnal Keperawatan Malang, 8(2).
WHO. (2013). A global brief on hypertension: Silent killer, global public health crises. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/a-global-brief-on-hypertension-silent-killer-global-public-health-crisis-world-health-day-2013
Wirtawan, P. (2024). Hubungan efikasi diri dengan kepatuhan diet rendah garam pada lansia hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kuta Selatan. https://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/13865/1/Halaman%20Depan.pdf
World Health Organization. (2024). Ageing and health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/ageing-and-health
Yunandar, R., Soekiswati, S., Basuki, S. W., Triastuti, N. J., & Istiqomah, N. (2025). Hubungan usia, pendidikan, dan tingkat pengetahuan dengan kejadian hipertensi berpendekatan cross sectional. Jurnal Keilmuan dan Keislaman, 4(4).
Zainal, Z., Badriah, D. L., & Mamlukah, M. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 16(1). https://doi.org/10.34305/jikbh.v16i01.1633
Zaskya Rahmadani, Intan Yulia Putri, & Linda Yarni. (2024). Perkembangan usia lanjut. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 2(4). https://doi.org/10.54066/jupendis.v2i4.2112

