Pengaruh Pendidikan Kesehatan Berbasis Leaflet Terhadap Pengetahuan Pencegahan HIV/AIDS pada Siswa SMA di Banda Aceh

Authors

  • Sumiati Sumiati Universitas Bina Bangsa Getsempena Author
  • Ferdi Riansyah Universitas Bina Bangsa Getsempena Author
  • Lili Kasmini Universitas Bina Bangsa Getsempena Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/qacsd644

Keywords:

Pendidikan Kesehatan, Leaflet, Pengetahuan, Pencegahan HIV/AIDS, Remaja

Abstract

Tingginya kasus HIV/AIDS di Provinsi Aceh setiap tahunnya khususnya di Kota Banda Aceh menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, terutama pada remaja yang rentan terhadap informasi yang salah dan memiliki pengetahuan terbatas mengenai pencegahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan berbasis leaflet terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan HIV/AIDS pada siswa SMA di Kota Banda Aceh. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel sebanyak 80 siswa dipilih melalui teknik quota sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor meningkat dari 7,10 pada pre-test menjadi 12,06 pada post-test, selisih rata-rata 4,96, dan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan kesehatan berbasis leaflet efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang pencegahan HIV/AIDS.Dengan demikian, penggunaan leaflet dapat menjadi salah satu strategi pendidikan kesehatan yang praktis dan efektif di sekolah, khususnya untuk remaja yang termasuk kelompok rentan terhadap informasi salah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, D., Ma, X., Mbizvo, M., Ananda, R., Kistiana, F., & Lahope, R. (2025). Pendidikan kesehatan reproduksi dan pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Jurnal Kesehatan Remaja, 12(2), 85–94.

Ananda, S. R., & Kasmini, L. (2026). Human, (January), 1119–1127. https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.337

Aryani, D., Putri, R., & Sari, M. (2021). Faktor risiko penularan HIV/AIDS pada kelompok berisiko. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(1), 45–52.

Dawson, A., & Sim, J. (2023). Ethical issues in educational and public health intervention research. BMC Medical Ethics, 24(1), 45.

Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh. (2025). Laporan kasus HIV/AIDS Kota Banda Aceh (Laporan Kasus yang Disusun oleh M. Zahri).

Kasman. (2017). Media pendidikan kesehatan dalam promosi kesehatan. EGC. https://repository.institutpendidikan.ac.id/id/eprint/2413/1/Skripsi_AuliaNurunnisa.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Laporan perkembangan HIV/AIDS dan Penyakit Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun 2025. Kemenkes RI.

Kurnia, R., Fitriani, N., & Abdullah, H. (2024). Analisis epidemiologi HIV/AIDS di Provinsi Aceh. Jurnal Epidemiologi Indonesia, 8(2), 101–110.

McMahon, S., Winch, P., & Caruso, B. (2021). The role of baseline and within-subject comparison in intervention studies. International Journal of Public Health Research, 11(2), 145–152.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2020). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Rahayu, S., Dewi, P., & Lestari, D. (2024). Efektivitas media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Kesehatan Komunitas, 11(2), 77–84. https://doi.org/10.36565/jab.v11i2.518

Rahmadan, F., Yusuf, M., & Sari, N. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap remaja tentang HIV/AIDS. Jurnal Ilmu Keperawatan, 9(1), 23–30.

Siregar, A., Harahap, R., & Lubis, Z. (2020). Efektivitas media cetak dalam pendidikan kesehatan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(2), 65–72.

Soelaiman, S. (2019). Pendidikan kesehatan dalam perspektif keperawatan. EGC.

Syamsuddin, & Latifah, N. (2022). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan HIV/AIDS siswa SMA. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(2), 120–127.

Tondong, H. (2025). Pendidikan kesehatan sebagai strategi peningkatan literasi kesehatan remaja. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 14(1), 44–52. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=B79yEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA55&dq=21

UNAIDS. (2024). Global HIV & AIDS statistics fact sheet. https://www.unaids.org/en/resources/fact-sheet

Wahyuni, S. (2022). Penggunaan media leaflet dalam pendidikan kesehatan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(1), 34–40.

World Health Organization. (2022). Guidelines on HIV prevention testing treatment service delivery and monitoring. WHO.

World Health Organization. (2023). HIV/AIDS global report 2023. WHO.

Yulyana, R., Sari, M., & Hidayat, T. (2023). Visual communication in health promotion media: Effectiveness of leaflet design for adolescents. Journal of Health Promotion Media, 8(1), 22–29.

Zakiah, L. G., & Winoto, Y. (2021). Booklet dan leaflet sebagai media promosi kawasan wisata alam Talaga Bodas Kabupaten Garut. Intishar Publishing. https://www.researchgate.net/profile/Yunus-Winoto/publication/355472694

Published

2026-10-18

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Berbasis Leaflet Terhadap Pengetahuan Pencegahan HIV/AIDS pada Siswa SMA di Banda Aceh. (2026). Public Health Journal, 3(4), 760-772. https://doi.org/10.62710/qacsd644