PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MELALUI BOOKLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN ASAM URAT PADA LANSIA DI DESA LAM UJONG BAITUSSALAM BANDA ACEH
DOI:
https://doi.org/10.62710/p9ng6b38Keywords:
Asam Urat, Edukasi Kesehatan, Lansia, Pengetahuan KesehatanAbstract
Asam urat (gout) banyak dialami lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup, sedangkan pengetahuan lansia tentang pengelolaannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan melalui booklet terhadap pengetahuan lansia tentang asam urat di Desa Lam Ujong, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sebanyak 55 lansia dipilih dengan purposive sampling. Pengetahuan diukur dengan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi, kemudian dianalisis dengan uji Paired Sample t-Test. Sebelum edukasi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (56,4%) dengan rerata skor 11,24 ± 2,11. Sesudah edukasi, 80,0% responden berada pada kategori baik dengan rerata skor 17,69 ± 1,48. Rerata skor pengetahuan meningkat 6,45 poin (95% CI 5,81–7,10; p < 0,001). Edukasi kesehatan melalui booklet diikuti peningkatan skor pengetahuan lansia tentang asam urat pada kelompok penelitian ini. Karena penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol, pengaruh booklet perlu dikonfirmasi melalui penelitian dengan kelompok pembanding.
Downloads
References
Astuti, D., & Handayani, S. (2021). Promosi dan edukasi kesehatan dalam keperawatan. Deepublish.
Cembun, C., Fathoni, A., & Nadirah, N. (2025). Health education using booklet improve knowledge of type II diabetes mellitus patients in Mataram City, Indonesia. Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal), 7(1), 1–8. https://doi.org/10.32807/jkt.v7i1.593
Elvrinica, N., & Yulius, A. (2025). Analisis prevalensi penyakit asam urat berdasarkan data Riskesdas 2023. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 10(2).
Global Burden of Disease (GBD). (2020). Global, regional, and national burden of gout, 1990–2020. Institute for Health Metrics and Evaluation.
Hidayah, N. (2022). Strategi edukasi kesehatan masyarakat di era digital. Alfabeta.
Indonesian Journal of Health and Medical. (2023). Distribusi prevalensi gout di Indonesia berdasarkan data Riskesdas. Indonesian Journal of Health and Medical, 4(2), 110–118.
Indonesian Journal of Health and Medical. (2023). Prevalensi gout di Indonesia berdasarkan provinsi tahun 2023.
Li, Y., Chen, Z., Xu, B., Wu, G., Yuan, Q., Xue, X., Yue, W., Huang, Y., & Mo, S. (2024). Global, regional, and national burden of gout in elderly 1990–2021: An analysis for the Global Burden of Disease Study 2021. BMC Public Health, 24, Article 3298. https://doi.org/10.1186/s12889-024-20799-w
Liu, P., Kadier, K., Cui, C., et al. (2024). Lowering the risk of hyperuricemia and gout is associated with ideal cardiovascular health. Journal of Health, Population and Nutrition, 43, Article 167. https://doi.org/10.1186/s41043-024-00665-6
Maulana, H. (2021). Promosi kesehatan: Teori dan aplikasi. Salemba Medika.
Nursalam. (2020). Pendidikan dalam keperawatan. Salemba Medika.
Pratiwi, D., Siregar, M., & Rahman, A. (2025). Pendampingan pencegahan penyakit gout arthritis di Desa Pulau Balai Aceh Singkil. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat STTMC. https://jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/bemas/article/download/1489/707
Putri, A., & Santosa, D. (2023). Digital health education in community settings: A systematic review. Indonesian Journal of Health Promotion, 11(2), 70–80.
Rheumatology Advisor. (2024). Gout cases projected to reach 95 million worldwide by 2050.
Riswana, R., & Mulyani, S. (2022). Faktor risiko yang mempengaruhi kadar asam urat pada penderita hiperurisemia di wilayah kerja Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/361003851
Safitri, P. B. E., & Sudaryanto, A. (2024). Effectiveness of health education with booklet media on knowledge in pharmacological management of hypertension in the Pajang health center working area. Jurnal EduHealth, 15(1), 280–288.
Safitri, S. (2023). Hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian hiperurisemia pada lansia di Desa Keh Nibong, Aceh Utara [Skripsi, Universitas Bina Bangsa Getsempena]. https://eprints.bbg.ac.id/76/1/Suci%20Safitri%20BAB%20I-V.pdf
Sari, R., & Nugraha, A. (2022). Edukasi kesehatan dan literasi kesehatan masyarakat. Deepublish.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tang, J. W., Tay, A. C. Y., & Wang, L. (2025). Interpretive prediction of hyperuricemia and gout patients via machine learning analysis of human gut microbiome. BMC Microbiology, 25, Article 429. https://doi.org/10.1186/s12866-025-04125-x
Wijayanti, Y. T., Mulat, C., Saputra, F. K., Hardiansah, Y., & Zaenal, Z. (2024). Education and health examination for the elderly. Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasi Indonesia, 1(2), 36–41. https://doi.org/10.61099/jpmei.v1i2.38
World Health Organization. (2023). Musculoskeletal conditions. World Health Organization.







