Analisis Implementasi Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) di Puskesmas Purwodiningratan Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.62710/5ytq2z85Keywords:
Aplikasi Sehat IndonesiaKu, ASIK, HOT-Fit, Cek Kesehatan GratisAbstract
Transformasi digital kesehatan mendorong fasilitas pelayanan kesehatan di tingkat primer menggunakan sistem informasi untuk mendukung pencatatan, pelaporan, pemantauan, dan pengambilan keputusan. Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) digunakan dalam pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan skrining penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ASIK di Puskesmas Purwodiningratan Surakarta berdasarkan Teori HOT-Fit (Human, Organization, dan Technology Fit). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan pengamatan terhadap enam informan yang terlibat dalam penggunaan ASIK, dengan triangulasi sumber. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa aspek manusia telah mendukung implementasi karena petugas memiliki pengetahuan yang cukup, menerima penggunaan ASIK, dan merasakan manfaatnya bagi pencatatan serta pelaporan. Aspek organisasi didukung arahan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan, evaluasi capaian secara berkala, serta koordinasi yang berjalan baik. Aspek teknologi dinilai mudah digunakan, informasinya relatif lengkap, relevan, tepat waktu, dan memiliki pengamanan melalui akun pengguna. Meskipun implementasi ASIK memberikan efisiensi pencatatan, keberlanjutannya membutuhkan penguatan regulasi internal puskesmas, peningkatan stabilitas jaringan, serta pelatihan berjenjang secara terstruktur.
Downloads
References
Akbar, P. S., & Hariez, T. M. (2024). Pengaruh Tingkat Pengetahuan Petugas terhadap Penggunaan Sistem Informasi Kesehatan di Puskesmas Kota Malang. 9(2), 248–253.
Aushiva, R. P. (2025). Analysis of the Implementation of Hospital Management Information System ( HMIS ) Using the Human Organization Technology and Net Benefit ( HOT-Fit ) Model in the Outpatient Service Unit of Teuku Umar Regional General Hospital. 117–149.
Kemenkes RI. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lestari, F. D., Rachmadi, A., & Wardani, N. H. (2020). Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Menggunakan Framework Human, Organization, And Technology-Fit (HOT-Fit) Model (Studi Pada RSI UNISMA Malang). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 4(8), 2688–2696. http://j-ptiik.ub.ac.id
Novriana, R., Wibowo, R. A., Hendana, M. T., & Hartono, B. (2026). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Penerapan Sistem Informasi Kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama. 4, 734–742.
Nur, S., Septiyani, D., Sulistiadi, W., Masyarakat, K., Indonesia, U., & Info, A. (2022). PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT ( SIMRS ) DENGAN MENGGUNAKAN METODE HOT-FIT : 08(2), 136–147. https://doi.org/10.35329/jkesmas.v8i2.3706
Nurramadhani, L., Tambotoh, J. J. C., Informasi, F. T., Kristen, U., Wacana, S., & Artikel, R. (2024). Analisis faktor keberhasilan implementasi E-Health menggunakan model. 21(2), 152–167.
Pangastuti, L. A., Ramadhanintyas, K. N., & Widianto, H. (2025). PADA PELAYANAN UNIT KERJA REKAM MEDIS MENGGUNAKAN METODE HOT-FIT. 13(2), 56–64.
Purwayanto, E. A., Natasa, D. U., & Triwibowo, D. N. (2025). Analisis Implementasi Sistem Informasi Medis Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia : Literature Review terhadap Kendala dan Solusi Implementasi. 6(2), 98–102.







