Hubungan Hypertension Self-Management Behaviour dengan Pengendalian Hipertensi di Puskesmas Pajangan Bantul Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.62710/7sw15a45Keywords:
Hipertensi, self-management behaviour, pengendalian hipertensi, tekanan darahAbstract
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang untuk mencapai pengendalian tekanan darah yang optimal. Salah satu faktor penting dalam pengendalian hipertensi adalah Hypertension Self Management Behaviour, yaitu kemampuan penderita dalam mengelola penyakitnya secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Hypertension Self Management Behaviour dengan pengendalian hipertensi di Puskesmas Pajangan Bantul Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional observatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien hipertensi tanpa komplikasi yang berkunjung ke Puskesmas Pajangan Bantul Yogyakarta selama satu bulan. Jumlah sampel sebanyak 102 responden diambil berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Hypertension Self-Management Behaviour dan pengukuran tekanan darah. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 41–50 tahun, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan terakhir SMA, bekerja sebagai ibu rumah tangga, serta telah menderita hipertensi selama 1–5 tahun. Sebagian besar responden telah menerapkan Hypertension Self-Management Behaviour dengan kategori sering dan selalu. Namun, sebagian besar responden masih berada pada kategori tekanan darah tidak terkendali. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa seluruh aspek Hypertension Self-Management Behaviour memiliki hubungan yang signifikan dengan pengendalian hipertensi (p < 0,05), dengan arah hubungan positif dan kekuatan hubungan rendah hingga sedang. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara Hypertension Self-Management Behaviour dan pengendalian hipertensi. Peningkatan perilaku pengelolaan diri, khususnya dalam aspek integrasi diri, regulasi diri, dan kepatuhan terhadap anjuran, berperan penting dalam mendukung pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi.
Downloads
References
AHA. (2025). Blood Pressure Categories. https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/understanding-blood-pressure-readings?utm_source
Anwar, A. H. (2025). Research Innovation (Ijhri). 02(01), 57–69. file:///C:/Users/User/Downloads/07.+Andrian+Hoerul+Anwar+(57-69).pdf
Calisanie, N., Herdiman, & Lindayani, L. (2021). Pengaruh Intervensi Self-Management terhadap Self-Care dan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. Risenologi, 6, 24–30. https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2021.61a.210
Challa, H. J., Ameer, M. A., & Uppaluri, K. R. (2023). DASH Diet To Stop Hypertension. StatPearls.
Dan, P., et al. (2024). Indonesian Journal of Community. 1(4), 148–159.
Daryaswanti, P. I. et al. (2023). Teori Dalam Keperawatan. PT. Sonpedia Publishing Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=zSquEAAAQBAJ
Dinkes Bantul. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Bantul 2023 Tahun Terbit 2024.
Dziedziak, J., et al. (2022). Impact of Arterial Hypertension on the Eye: A Review of the Pathogenesis, Diagnostic Methods, and Treatment of Hypertensive Retinopathy. Medical Science Monitor, 28, 1–12. https://doi.org/10.12659/MSM.935135
Efroliza, D., et al. (2025). Penyuluhan Kesehatan tentang Hipertensi dan Senam Hipertensi pada Masyarakat di Kota Palembang.
Febriani et al. (2025). Optimalisasi Pencegahan Hipertensi Di Masyarakat Melalui Program Cerdik. Jurnal Peduli Masyarakat, 7(2), 153–160. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM%0AOPTIMALISASI
Firdaus, O. H., Fatmawati, A., Syabariyah, S., Yualita, P., & Yuliani, A. (2024). Tekanan Darah Terkontrol dengan Rutin Pemeriksaan pada Program International Partnership Real Work College di Kampung Pandan Malaysia. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 36–40. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i1.5804
Halawa, A., Artini, B., & Manutmasa, Y. S. (2023). Hubungan Tingkat Stres Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Dewasa Awal (18-40 Tahun). Jurnal Keperawatan, 12(2), 34–45. https://doi.org/10.47560/kep.v12i2.541
Kartikasari Sarwani, Dwi Rejeki Sri Pramatama, S. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Hipertensi di Berbagai Wilayah Indonesia. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2614–3097), 11665–11676.
Katz, M. E., Mszar, R., et al. (2024). Digital Health Interventions for Hypertension Management in US Populations Experiencing Health Disparities: A Systematic Review and Meta-Analysis. JAMA Network Open, 7(2), e2356070–e2356070. https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2023.56070
Kemenkes. (2023). Pedoman Pengendalian Hipertensi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama 2024. Kemenkes, 1–71.
Kharisma Zahrotun. (2022). Sinergi Perguruan Tinggi dan Mitra dalam Mewujudkan Masyarakat Mandiri, Produktif dan Berdaya Saing Web-Seminar Nasional (Webinar) Universitas Respati Yogyakarta (Vol. 1, Issue 1).
Khasanah, S., et al. (2023). Uji validitas dan reliabilitas hypertension self management behaviours quisionnare (hsmbq). 16(September 2023).
L.O, E. S., Widyarni, A., & Azizah, A. (2020). Analisis Hubungan Riwayat Keluarga dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi di Kelurahan Indrasari Kabupaten Banjar. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(3), 1043. https://doi.org/10.33087/jiubj.v20i3.1094
Lahur, F. A., Mado, F. G., & Nayoan, C. R. (2025). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Oesapa. 9, 5094–5106.
Lakoro, A., Handian, F. I., & Susanti, N. (2023). Pralansia di Puskesmas Bualemo Berdasarkan perkiraan World Health Organization kegiatan Prolanis ( Program Pengelolaan Penyakit. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 12(April 2022), 15–25.
Liu, X., Xiao, L., Li, H., Wang, J., Wang, W., & Zhang, Z. (2025). Effectiveness of self-management for hypertension patients and behaviour changes in China: a systematic review and meta-analysis. Postepy w Kardiologii Interwencyjnej = Advances in Interventional Cardiology, 21(1), 15–24. https://doi.org/10.5114/aic.2025.147975
Lo, B. W. Y., & Fukuda, H. (2025). Advances in Ischemic Stroke Treatment: Current and Future Therapies. Neurology and Therapy, 14(5), 1783–1796. https://doi.org/10.1007/s40120-025-00810-1
Mancia, G., et al. (2023). ESH Guidelines. In www.jhypertension.com (Vol. 41). www.jhypertension.com
Mashuri, Y. A., Ng, N., & Santosa, A. (2022). Socioeconomic disparities in the burden of hypertension among Indonesian adults - a multilevel analysis. Global Health Action, 15(1), 2129131. https://doi.org/10.1080/16549716.2022.2129131
Mills, K. T., Stefanescu, A., & He, J. (2020). The global epidemiology of hypertension. In Nature Reviews Nephrology (Vol. 16, Issue 4, pp. 223–237). Nature Research. https://doi.org/10.1038/s41581-019-0244-2
Nguyen, H. H., Trinh, N. T. T., Tran, M. H., & Pham, H. T. (2025). Masked uncontrolled hypertension in patients with end-stage kidney disease on in-center hemodialysis. BMC Cardiovascular Disorders, 25(1). https://doi.org/10.1186/s12872-025-04679-8
Online, I. X. M., Wahyuni, S., & Faswita, W. (2025). Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia ( JIKI ) Penatalaksanaan Diet Terhadap Pengendalian Hipertensi di UPT Puskesmas. 1(1), 1–6.
Padilah, AlfikaL, & Linmus. (2024). Musyawarah Masyarakat Desa (MMD I dan MMD II) Serta Implementasi Praktik Profesi Keperawatan Komunitas di RW 10 RT 01-06 Kecamatan Priuk KOta Tangerang. Ilmu Kesehatan, 4(1), 1–6. https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644xa
Pasaribu, C. T. P., et al. (2023). Literature Review: Hubungan Gaya Hidup dan Pola Makan Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(2), 136–144. https://doi.org/10.14710/mkmi.22.2.136-144
Peng, G., et al. (2024). Self-management behaviour strategy based on behavioural economics in patients with hypertension: a scoping review. Translational Behavioural Medicine, 14(7), 405–416. https://doi.org/10.1093/tbm/ibae018
Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia. (2024). Indonesian Society of Hypertension.
Prihatin, K., Ruli Fatmawati, B., & Suprayitna, M. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Berobat Penderita Hipertensi. Jurnal Ilmiah Stikes YARSI Mataram (JISYM) , 10(2), 7–16. http://journal.stikesyarsimataram.ac.id
Putri, O. M., et al. (2020). Jurnal Penelitian Perawat Profesional Pencegahan. British Medical Journal, 2(5474), 1333–1336.
Rasdiyanah. (2022). Mengenal Hipertensi pada Kelompok Dewasa dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan. Penerbit NEM.
Rupakheti, B., Kc, B., et al. (2024). Treatment Adherence and Health-Related Quality of Life Among Patients with Hypertension at Tertiary Healthcare Facility in Lalitpur, Nepal: A Cross-Sectional Study. Patient Preference and Adherence , 18, 2077–2090. https://doi.org/10.2147/PPA.S476104
Salari, N., et al. (2023). The global prevalence of myocardial infarction: a systematic review and meta-analysis. BMC Cardiovascular Disorders, 23(1), 206. https://doi.org/10.1186/s12872-023-03231-w
Sanulita, H., et al. (2024). Panduan Praktis Penulisan Karya Tulis Ilmiah. PT. Green Pustaka Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=eXr3EAAAQBAJ
Saputri, D., Yulianti, R., & Prasetya, D. (2021). Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi. In Jurnal Keperawatan Indonesia (Vol. 24, Issue 1).
Sapwal, S., et al. (2021). Keperawatan Komunitas Gerontik dan Transkultural (Arif Munandar (ed.)).
Seneviratne, A. N., & Miller, M. R. (2025). Air pollution and atherosclerosis. Atherosclerosis, 406(May), 119240. https://doi.org/10.1016/j.atherosclerosis.2025.119240
Siswati, Sari, D. S. A., et al. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 9(5), 669–675. https://doi.org/10.33023/jikep.v9i5.1763
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Susanti, E. (2024). Pedoman Pengendalian Hipertensi Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama 2024.
Tran, V. et al. (2024). Behavioural factors associated with medication adherence among hypertensive patients using the theoretical domains framework. Exploratory Research in Clinical and Social Pharmacy, 16. https://doi.org/10.1016/j.rcsop.2024.100510
Tukan, R. A., Najihah, Wijayanti, D., & Ratmanengsih. (2023). Kepatuhan Kontrol Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi Compliance with Blood Pressure Control in the Elderly with Hypertension. Hijp : Health Information Jurnal Penelitian, 15(2), 1–8. https://doi.org/10.36990/hijp.v15i2.920
Unger, T., et al. (2020). 2020 International Society of Hypertension Global Hypertension Practice Guidelines. Hypertension, 75(6), 1334–1357. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.120.15026
WHO. (2025). Hypertension. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
Zhang, Z., et al. (2024). Effects of physical activity on blood pressure and mortality among aged hypertensive patients: A cross-sectional study. Medicine, 103(44), e40413. https://doi.org/10.1097/MD.0000000000040413
Zulia Tri Rahayu, Eko Retnowati, & Galih Kurniawan. (2025). Hubungan Profil Pasien Gagal Jantung terhadap Efektivitas Terapi Kombinasi Antihipertensi di Rawat Inap RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 4(3), 535–545. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i3.4838







