Pengaruh Tummy Time terhadap Perkembangan Motorik Kasar Bayi Usia 0–6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Cikampek Utara Kabupaten Karawang Tahun 2026

Authors

  • Arni Dwi Jantiani Politeknik Bhakti Asih Purwakarta Author
  • Nova Rati Lova Politeknik Bhakti Asih Purwakarta Author
  • Elma Theana Politeknik Bhakti Asih Purwakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/ekgecj43

Keywords:

Tummy time, motorik kasar, bayi, stimulasi, perkembangan

Abstract

Fase golden period merupakan periode penting bagi tumbuh kembang bayi yang memerlukan stimulasi optimal, termasuk stimulasi untuk perkembangan motorik kasar. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan adalah tummy time, yaitu latihan menempatkan bayi pada posisi tengkurap saat terjaga dan diawasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh tummy time terhadap perkembangan motorik kasar bayi usia 0–6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Cikampek Utara Kabupaten Karawang tahun 2026. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen one group pretest-posttest dengan 60 bayi usia 0–6 bulan. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi skor motorik kasar. Analisis meliputi uji Shapiro-Wilk, Paired Samples t-test, Chi-Square, dan Odds Ratio. Hasil menunjukkan rata-rata skor motorik kasar meningkat dari 15,3167 pada pre-test menjadi 19,5333 pada post-test, dengan selisih 4,2166. Uji Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal (p=0,142). Uji Paired Samples t-test menunjukkan pengaruh signifikan tummy time terhadap motorik kasar bayi (t(59)=-10,562; p<0,001) dengan Cohen’s d=1,364 yang menunjukkan efek sangat besar. Analisis Chi-Square menunjukkan hubungan bermakna antara jenis kelamin (p=0,014) dan usia bayi (p=0,015) dengan keberhasilan latihan. Bayi laki-laki memiliki peluang 4,569 kali lebih besar dan bayi usia 0–3 bulan memiliki peluang 4,688 kali lebih besar untuk berada pada kategori tummy time baik. Penelitian menyimpulkan bahwa latihan tummy time efektif meningkatkan kemampuan motorik kasar bayi usia 0–6 bulan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Arni Dwi Jantiani, Politeknik Bhakti Asih Purwakarta

    Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan

  • Nova Rati Lova, Politeknik Bhakti Asih Purwakarta

    Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan

  • Elma Theana, Politeknik Bhakti Asih Purwakarta

    Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan

References

Andinawati, M., dkk. (2022). Analisis keterlambatan perkembangan pada bayi di negara berkembang. Jurnal Tumbuh Kembang Global, 8(2), 115–123.

Anggriani, R., dkk. (2022). Studi komparatif angka keterlambatan perkembangan balita di beberapa negara berpenghasilan menengah ke atas. Jurnal Kesehatan Anak Internasional, 14(1), 45–52.

Fajriah, N., & Nurchasanah, S. (2022). Hubungan perilaku menggendong orang tua dengan tingkat kenyamanan bayi saat posisi telungkup. Jurnal Edukasi Keperawatan Anak, 9(1), 33–41.

Guidetti, L. (2011). The use of 'U' shaped pillows to support prone positioning duration in young infants. Journal of Pediatric Physical Therapy, 23(2), 142–150.

Hewitt, L., dkk. (2019). Tummy time and infant health outcomes: A systematic review of awake prone positioning. Pediatrics International Journal, 61(4), 361–370.

Hewitt, L. (2020). Awake prone positioning, BMI-z score, and prevention of brachycephaly in early infancy. Journal of Child Development and Physical Activity, 15(2), 102–110.

Ningrum, P., dkk. (2022). Identifikasi tanda klinis gangguan kontrol kepala dan keterlambatan motorik kasar pada bayi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 18(2), 76–84.

Purnamasari, D., dkk. (2023). Evaluasi capaian program stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK) di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(3), 154–162.

Ramadhania, S., & Sriwenda, D. (2022). Pengaruh frekuensi pelaksanaan tummy time terhadap peningkatan durasi mengangkat kepala pada bayi. Jurnal Kebidanan Komplementer, 6(1), 22–31.

Rosyaria, N., & Khairoh, M. (2019). Siklus tidur biologis dan pemulihan energi fisik pada masa neonatus. Jurnal Sains Kebidanan dan Neonatal, 7(2), 91–99.

Saputri, L., dkk. (2021). Pola pembentukan kemampuan berbahasa, adaptasi, dan motorik pada masa golden period anak. Jurnal Psikologi Perkembangan Anak, 13(2), 140–149.

Saputri, N., dkk. (2020). Efektivitas tummy time dalam melatih kekuatan otot-otot besar ekstremitas atas bayi usia 3 bulan. Jurnal Fisioterapi Indonesia, 10(4), 211–219.

Sihura, M., dkk. (2023). Faktor risiko keterlambatan perkembangan motorik kasar dan kognitif pada bayi usia 6–11 bulan. Jurnal Pediatrik Terapan, 11(3), 185–193.

Silva, J., dkk. (2023). Parent-supervised tummy time to strengthen extensor muscles and minimize posterior cranial pressure in newborns. International Journal of Early Childhood Development, 29(1), 54–63.

Sofia, A. (2020). Gangguan kontrol postural dan durasi mengangkat kepala pada bayi usia di bawah enam bulan. Jurnal Kedokteran Anak, 12(4), 290–298.

Usrati, S., dkk. (2023). Dampak delayed motor development terhadap kreativitas beradaptasi anak dengan lingkungan sekitarnya. Jurnal Tumbuh Kembang Anak, 15(1), 14–22.

Widodo, A. (2018). Pengaruh pemberian terapi latihan tummy time terhadap durasi kemampuan mengangkat kepala bayi usia 0–16 minggu. Jurnal Fisioterapi Klinis, 6(2), 75–84.

Widodo, A., dkk. (2023). Intervensi tummy time exercise untuk mengoptimalkan fungsional motorik kasar dan mencegah plagiocephaly pada bayi. Jurnal Rehabilitasi Fisik, 11(1), 50–59.

Published

2026-09-09

How to Cite

Pengaruh Tummy Time terhadap Perkembangan Motorik Kasar Bayi Usia 0–6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Cikampek Utara Kabupaten Karawang Tahun 2026. (2026). Public Health Journal, 3(3), 349-361. https://doi.org/10.62710/ekgecj43