Stigma Masyarakat Terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.62710/1q01b897Keywords:
Stigma; Orang dengan Gangguan Mental; Kesehatan Mental; Persepsi PublikAbstract
Stigma masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya peningkatan kesehatan jiwa di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk stigma masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan stigma berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan pada tahun 2021–2025 dan membahas stigma sosial, persepsi masyarakat, maupun pandangan masyarakat terhadap penderita gangguan jiwa. Hasil menunjukkan bahwa stigma masih banyak ditemukan dalam bentuk stereotip negatif, pelabelan sebagai "orang gila", diskriminasi, penolakan sosial, hingga keyakinan bahwa gangguan jiwa disebabkan oleh faktor mistis. Faktor yang paling dominan memengaruhi stigma adalah rendahnya pengetahuan masyarakat, tingkat pendidikan, budaya, kepercayaan lokal, pengalaman berinteraksi dengan ODGJ, serta kurangnya edukasi kesehatan jiwa. Diharapkan pendidikan kesehatan mental, konseling psikososial, serta pemberdayaan masyarakat dapat terrus dilakukan untuk meningkatkan penerimaan sosial terhadap ODGJ.
Downloads
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2024. Tersedia dari: Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023
Agustina M, Saputra H (2023). Sikap Masyarakat Terhadap (ODGJ) Orang Dengan Gangguan Jiwa: Analisis Sikap Masyarakat di Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh. JAROW: Journal of Ar-Raniry on Social Work. 2023;1(1):43–56.
Rahmani RH, Fahmawati ZN, Affandi GR (2024). Mental Health Literacy Reduces Mental Disorder Stigma in Society (Literasi Kesehatan Mental Menurunkan Stigma Gangguan Jiwa di Masyarakat). Indonesian Journal of Cultural and Community Development. 2024;16(1).
Zaini M, Komarudin, Abdurrahman G (2024). Stigma Orang Dengan Gangguan Jiwa di Program Desa Siaga Sehat Jiwa. Jurnal Kesehatan Holistic. 2024;8(1):17–25.
Zaman B, Miniharianti, Husna N, Rabial J, Bukhari, Munawwarah K, Uliyana (2024). Hubungan Pengetahuan dengan Stigma Masyarakat terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2024;5(4).
Ariasih A, Maulina Zjubaidi A (2025). Stigma di Kalangan Tenaga Kesehatan Terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa. Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat).
Datunsolang, I.A, Buanasari A, Bidjuni, HJ (2024). Hubungan Perceived Stigma dengan Kualitas hIdup Keluarga yang Merawat Orang dengan Gangguan Jiwa di UPTD RSJ Prof. Dr.V.L Ratumbuysang. Mapalus Nursing Science Journal.
Puspitasari S, Rokayah C, Resna W, Nurmansyah A (2024). Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Mengenai Dampak Stigma dan Penerimaan Keluarga terhadap ODGJ. Jurnal Peduli Masyarakat. Vol 6 No 2.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014
Sukrang, Hasnidar, & Aisya, N. (2022). Hubungan stigma gangguan jiwa dengan perilaku masyarakat pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(4), 4095–4104. 2022.
Nuraini, S., Fitrianti, Y.,Agustiya, R.I.,Faisal D.R & Yustianingtyas K (2023) Persepsi masyarakat Terhdap Orang dengan Gangguan Jiwa: Pengalaman dari Sleman dan Padang Pariaman. Konferensi Nasional Ilmu Kesehatan.
Hayinah R, Nugraha E (2024). Gambaran Stigma Masyarakat Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pasawahan Kota Bandung. Jurnal Bimbingan Konseling Islami.
Emanuella, A.E.,Ivana, T.,Lanawati,Jamini, T.,Dias, M.F.,& Trihandini, B (2025). Perspektif Masyarakat Suku Banjar Terhdap Orang dengan ODGJ. Jurnal Keperawatan Suaka Insan. Vol 10 No 1.
Mubarok AS (2024). The Stigma Of Mental Illness In Society And Its Effect On The Search For Psychological Help. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science. 2024;3(1):1-9. doi:10.58812/jpkws.v3i01.2084
Nurdin AE, Daulima NHC (2023). Wardani IY. Family stigma among family members of people with mental illness in Indonesia: A grounded theory approach. International Journal of Mental Health. 2023;52(2):102-123. doi:10.1080/00207411.2021.1891363
Gusdiansyah E, Welly (2024). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). REAL in Nursing Journal. 2024;7(3):180–191. doi:10.32883/rnj.v7i3.3019
Primadasa A, As-Syafi'i HA, Dewi IK, Prihartanti N (2024). Dukungan emosional keluarga terhadap anggota keluarga dengan gangguan jiwa: Psikoedukasi berbasis indigenous. Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2024;2(4). doi:10.37253/se.v2i4.9855








