Evaluasi Sistem Perizinan Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Subulussalam
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan perizinan yang diterapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Subulussalam dalam rangka meningkatkan pelayanan publik di sektor kesehatan. Fokus utama dari kajian ini adalah bagaimana implementasi kebijakan perizinan, efektivitas proses perizinan, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara dengan pegawai Dinas Kesehatan, pengamatan langsung, serta telaah dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Dinas Kesehatan telah menerapkan sistem perizinan yang sesuai dengan regulasi nasional, namun masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur perizinan, serta lambatnya integrasi sistem digitalisasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan dalam bentuk peningkatan kapasitas aparatur, sosialisasi kebijakan, dan modernisasi sistem perizinan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang transparan, cepat, dan akuntabel.
Article Details
Section
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2022 tentang Standar Pelayanan Fasilitas Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Dinas Kesehatan Kota Subulussalam. (2023). Laporan Pelaksanaan Kebijakan Perizinan Dinas Kesehatan Kota Subulussalam Tahun 2023. Subulussalam: Dinas Kesehatan Kota Subulussalam.
Ramadhani, A., & Putri, D. (2021). Efektivitas Pelayanan Perizinan pada Dinas Kesehatan di Era Digital. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 9(1), 45-53.
Sari, L. P., & Wijayanti, T. (2020). Optimalisasi Digitalisasi Sistem Perizinan di Pemerintah Daerah: Studi Kasus pada Dinas Kesehatan. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Pemerintahan, 6(2), 77-85.
Riansyah, F., Halizasia, G., Mauyah, N., Maulida, M., Karo, D. A. B., & Husna, A. (2024). Karakteristik Demografi Dengan Self Management Hipertensi Pada Lansia Di Desa U Baro Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 11(1), 121-134.
Riansyah, F., Utama, R. J., & Musdiani, M. (2023). Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Guna Mencegah Terjadi nya Penyakit menular Pada Masyarakat Tibang. Geulayang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 34-39.
Riansyah, F., Saputra, I., & Halizasia, G. (2023). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Brand Image Rumah Sakit Umum Sakinah Lhoksemawe, Aceh. Teewan Journal Solutions, 1(1), 36-42.
Halimatussakdiah, H., Lestari, K. P., & Hamidah, H. (2023). Penerapan Oketani Breast Massage (OBM) pada ibu postpartum dengan pendekatan Evidence Based Nursing Practice (EBNP). Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 4(2), 252-262.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2022). Laporan Penelitian Pelayanan Kesehatan dan Regulasi di Tingkat Daerah. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Halimatussakdiah, H., Abdurrahman, A., Mutiah, C., & Veri, N. (2024). Pengembangan Desa Sehat Ibu dan Remaja Putri (Bu_Retri) dengan Pendekatan Tokoh Gampong. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(12), 5293-5307.
Halimatussakdiah, H. (2017). Lamanya Persalinan Kala I dan II pada Ibu Multipara dengan Apgar Score Bayi Baru Lahir. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 2(1), 6-12.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2021). Pedoman Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Efektif dan Akuntabel. Jakarta: Kemendagri.
Hidayat, R., & Prasetyo, A. (2023). Analisis Kebijakan Perizinan Pelayanan Kesehatan di Pemerintah Daerah: Studi di Kota-kota Kecil di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 11(3), 210-222.