Hubungan Self Efficacy Perawat Dengan Perilaku Pelaksanaan Handover Di Ruang Rawat Inap RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak Kabupaten Aceh Timur
DOI:
https://doi.org/10.62710/jr3gg852Keywords:
Self Efficacy,Perilaku Handover,Perawat,Ruang Rawat Inap,Keselamatan PasienAbstract
Handover merupakan proses komunikasi penting dalam menjamin kesinambungan asuhan keperawatan dan keselamatan pasien. Namun, insiden keselamatan pasien akibat miskomunikasi masih terjadi, termasuk di RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak dengan 4 kasus insiden pada tahun 2025. Self efficacy sebagai keyakinan perawat terhadap kemampuannya diduga berperan dalam membentuk perilaku pelaksanaan handover yang efektif. Mengidentifikasi hubungan antara self efficacy perawat dengan perilaku pelaksanaan handover di ruang rawat inap RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak Kabupaten Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 130 perawat di ruang rawat inap, dengan sampel 57 perawat yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner General Self-Efficacy Scale (GSES) untuk mengukur self efficacy dan kuesioner perilaku handover berbasis metode SBAR. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan SPSS versi 26. Tingkat self efficacy perawat sebagian besar berada pada kategori sedang (59,6%), diikuti kategori tinggi (21,1%) dan rendah (19,3%). Perilaku pelaksanaan handover sebagian besar dalam kategori baik (82,5%), dan sisanya cukup (17,5%). Hasil uji Spearman menunjukkan nilai koefisien korelasi r = 0,290 dengan nilai signifikansi p = 0,029 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy perawat dengan perilaku pelaksanaan handover dengan arah hubungan positif dan kekuatan korelasi rendah. Terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy perawat dengan perilaku pelaksanaan handover di ruang rawat inap RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak Kabupaten Aceh Timur. Semakin tinggi self efficacy perawat, semakin baik perilaku pelaksanaan handover. Disarankan agar rumah sakit terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas handover melalui pelatihan komunikasi efektif serta program peningkatan self efficacy perawat.
References
Abou Hashish, E. A., Alnajjar, H. A., & Al-Hadidy, A. M. (2023). The impact of structured handover protocols on nursing communication and patient safety in acute care settings. Journal of Nursing Care Quality, 38(2), 145–152.
Agency for Healthcare Research and Quality. (2023). Patient safety primer: Handoffs and signouts.
Anggraini, M. (2024). Pengaruh kompetensi terhadap work engagement melalui mediasi efikasi diri (Studi pada guru di Kabupaten Deli Serdang) [Tesis magister, Universitas Medan Area]. Repository Universitas Medan Area.
Anshasi, H. A., & Almayasi, S. A. (2024). Bedside handover implementation and its effect on nursing communication and patient engagement. International Journal of Nursing Practice, 30(1), e13189.
Brown, R., Linda, K., Morrice, L., Collyer, M., & Easterbrook, M. J. (2020). Believing is achieving: A longitudinal study of self-efficacy and positive affect in resettled refugees. Journal of Ethnic and Migration Studies, 46(15), 3174–3190. https://doi.org/10.1080/1369183X.2020.1737513
Budiono, & Pertami, S. B. (2016). Konsep dasar keperawatan. Bumi Medika.
Cheraghi, M. A., Gholami, M., & Kaviani, H. (2019). The relationship between self-efficacy and clinical performance among nurses working in intensive care units. Journal of Critical Care Nursing, 12(3), e92145.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Creswell, J. W. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Erlina, L. (2020). Efikasi diri dalam meningkatkan kemampuan mobilisasi pasien (H. Rumahorbo, Ed.; 1st ed.). Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Furroidah, A., Handayani, S., & Prasetyo, Y. B. (2023). Hubungan tingkat pendidikan perawat dengan mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit. Jurnal Manajemen Keperawatan, 8(2), 98–106.
Gheisari, F., Farzi, S., Tarrahi, M. J., & Momeni-Ghaleghasemi, T. (2024). The effect of clinical supervision model on nurses’ self-efficacy and communication skills in the handover process of medical and surgical wards: An experimental study. BMC Nursing, 23, 672. https://doi.org/10.1186/s12912-024-02350-9
Ghozali, I. (2024). Aplikasi analisis multivariate dengan IBM SPSS 29. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2022). Health program planning, implementation, and evaluation: Creating behavioral, environmental, and policy change.
Guerrero, J. G., Attallah, D. M., Gomma, N. H., et al. (2024). Improvements in practising nurses’ knowledge, skills, self-efficacy, confidence, and satisfaction after a simulated clinical experience of caring for a patient undergoing chemotherapy: A quasi-experimental study. BMC Nursing, 23, 66. https://doi.org/10.1186/s12912-024-01727-0
Handayani, S., & Marzali, S. (2022). Gambaran penerapan keselamatan pasien pada instalasi rawat intensif rumah sakit Muhammadiyah Palembang. Syifa’ MEDIKA.
Hermansson, S. K., Norström, F., Hilli, Y., Rennemo Vaag, J., & Bölenius, K. (2024). Job satisfaction, professional competence, and self-efficacy: A multicenter cross-sectional study among registered nurses in Sweden and Norway. BMC Health Services Research, 24, 734. https://doi.org/10.1186/s12913-024-11177-8
International Council of Nurses. (2021). The ICN code of ethics for nurses. https://www.icn.ch/resources/publications-and-reports/icn-code-ethics-nurses
Jebb, A. T., Morrison, M., Tay, L., & Diener, E. (2021). Subjective well-being around the world: Trends and predictors across the life span. Journal of Personality and Social Psychology.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang keselamatan pasien. https://peraturan.bpk.go.id
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan kinerja sumber daya manusia kesehatan tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Khasanah, I. F. N., & Himam, F. (2019). Kepemimpinan transformasional, kepribadian proaktif dan desain kerja sebagai prediktor perilaku kerja inovatif. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 4(2), 143–157. https://doi.org/10.22146/gamajop.46361
Komite Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit. (2022). Laporan nasional keselamatan pasien rumah sakit di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kristiani, T. (2020). Self-regulated learning. Santa Dharma University Press.
Lee, Y., Kim, H., & Oh, Y. (2023). Effects of communication skills and organisational communication satisfaction on self-efficacy for handoffs among nurses in South Korea. Healthcare, 11(24), 3125. https://doi.org/10.3390/healthcare11243125
Leristiani, D. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perawat dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di rumah sakit. Jurnal Keperawatan.
Mardhiah, A., Yusuf, A., & Syahrul, S. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku proaktif perawat dalam pelaksanaan handover di ruang rawat intensif RSUD Aceh. Jurnal Ilmu Keperawatan, 9(1), 55–64.
Masyfahani, A. H., & Rahariyani, D. (2023). Hubungan efikasi diri dengan kemampuan komunikasi interpersonal perawat pelaksana di rumah sakit. Jurnal Keperawatan, 15(1), 45–52.
McCormick, B. W., Guay, R. P., Colbert, A. E., & Stewart, G. L. (2019). Proactive personality and proactive behaviour: Perspectives on person-situation interactions. Journal of Occupational and Organizational Psychology, 92(1), 30–51. https://doi.org/10.1111/joop.12234
Mehralian, G., Salehi, M., & Abbasi, S. (2023). The role of self-efficacy in improving communication skills and teamwork among healthcare professionals. BMC Health Services Research, 23(1), 210.
Mehralian, G., Yusefi, A. R., Dastyar, N., & Bordbar, S. (2023). Communication competence, self-efficacy, and spiritual intelligence: Evidence from nurses. BMC Nursing, 22, 99.
Melastuti, E., & Amal, A. (2022). Gambaran karakteristik perawat pelaksana di rumah sakit umum daerah. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(1), 33–40.
Mulyani, M. D. (2019). Dampak rendahnya self-efficacy terhadap keselamatan pasien dalam praktik keperawatan. Jurnal Keselamatan Pasien, 3(2), 67–74.
Nadirawati, R. (2018). Hubungan efikasi diri dengan stres akademik pada mahasiswa baru Fakultas Keperawatan Universitas Jember [Skripsi].
Nirwana, D. (2020). Pelaksanaan komunikasi efektif SBAR perawat rawat inap di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara. https://repositori.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/28963/161101115.pdf?sequence=5&isAllowed=y
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan (Ed. 3).
Nursalam. (2017). Manajemen keperawatan: Aplikasi dalam praktik keperawatan profesional (Ed. 6). Salemba Medika.
Otto, M. C. B., Hoefsmit, N., van Ruysseveldt, J., & van Dam, K. (2019). Exploring proactive behaviors of employees in the prevention of burnout. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(20), 3849. https://doi.org/10.3390/ijerph16203849
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. (2012). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 24. Sekretariat Negara.
Putra, A. S., & Hidayati, E. (2021). Status kepegawaian dan motivasi kerja tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 10(3), 142–149.
Raso, R. (2019). Be you! Authentic leadership. Nursing Management, 50(5), 18–25. https://doi.org/10.1097/01.NUMA.0000557619.96942.50
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2022). Organizational behavior (18th ed.). Pearson.
Rusmianingsih, N., Anggraini, D., Rayatin, L., Mayenti, F., Tarigan, Y. Z., Ezdha, A. U. A., & Zuraidah. (2024). Buku ajar kepemimpinan dan manajemen keperawatan. PT Nuansa Fajar Cemerlang.
Sari, M., & Yuliana, N. (2020). Hubungan masa kerja dengan kinerja perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan di rumah sakit. Jurnal Keperawatan Soedirman, 15(1), 24–31.
Schwarzer, R., & Jerusalem, M. (2020). General self-efficacy scale: Manual and user guide. Freie Universität Berlin.
Shorey, S., & Lopez, V. (2021). Self-efficacy in a nursing context. In G. Haugan & M. Eriksson (Eds.), Health promotion in health care: Vital theories and research (pp. 145–158). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-63135-2_12
Siauta, V. A., dkk. (2023). Pengembangan aplikasi komunikasi SBAR berbasis digital dalam melakukan handover di pelayanan keperawatan rumah sakit. Deepublish.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
The Joint Commission. (2024). Sentinel event data: Root causes by event type. https://www.jointcommission.org
Tutiany, Lindawati, & Krisanti, P. (2017). Bahan ajar keperawatan: Manajemen keselamatan pasien. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
World Health Organization. (2021). Global patient safety action plan 2021–2030: Towards eliminating avoidable harm in health care. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/patient-safety
World Health Organization. (2023). Patient safety. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/patient-safety



