FAKTOR RISIKO STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LANGSA BARO
DOI:
https://doi.org/10.62710/223yqr80Keywords:
Toddlers; basic immunization; nutritional status; stuntingAbstract
The nutritional status of toddlers is an important indicator in monitoring child health because it is related to growth, susceptibility to infection, and quality of development. This study aims to determine the relationship between risk factors and the nutritional status of toddlers in the Langsa Baro Community Health Center (Puskesmas) work area. The study used a quantitative analytical design with a cross-sectional study approach. The sample size was 68 mothers of toddlers aged 12–59 months, selected using accidental sampling. Data were collected through interviews using questionnaires, health history checklists, and toddler anthropometric measurements. Data analysis used the chi-square test. The results showed that a history of complete basic immunization was significantly associated with toddler nutritional status with a p-value of 0.010. Maternal knowledge, family income, exclusive breastfeeding, and history of infectious diseases did not show a significant association.
References
Agustin, A., Sulandjar, S., Ruhana, A., & Pratama, S. A. (2024). Hubungan antara tingkat pengetahuan gizi ibu, pola asuh makan, dan higiene sanitasi dengan kejadian stunting pada balita di Desa Padangdangan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 16(2), 192–202.
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2025). Survei Status Gizi Indonesia 2024 dalam angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Cono, E. G., Nahak, M. P. M., & Gatum, A. M. (2021). Hubungan riwayat penyakit infeksi dengan status gizi pada balita usia 12–59 bulan di Puskesmas Oepoi Kota Kupang. CHMK Health Journal, 5(April), 242–250.
Darmin, Rumaf, F., Ningsih, S. R., Mongilong, R., Goma, M. A. D., & Anggaria, A. D. (2023). Pentingnya imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MAPALUS, 1(2), 15–21.
Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh. (2024). Aceh tetapkan UMP 2025 sebesar Rp3.685.616. Pemerintah Aceh.
Hamid, N. A., Hadju, V., Dachlan, D. M., Jafar, N., & Battung, S. M. (2020). Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan status gizi baduta usia 6–24 bulan di Desa Timbuseng Kabupaten Gowa. The Journal of Indonesian Community Nutrition, 9(1), 51–62.
Kasim, E., Malonda, N., & Amisi, M. (2019). Hubungan antara riwayat pemberian imunisasi dan penyakit infeksi dengan status gizi pada anak usia 24–59 bulan di Kecamatan Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Bios Logos, 9(1), 35–43.
Kasumayanti, E., & Z. R. (2020). Hubungan pendapatan keluarga dengan status gizi balita di Desa Tambang wilayah kerja Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar. Jurnal Ners Universitas Pahlawan, 4(21), 7–12. https://doi.org/10.34012/jumkep.v5i2.1151
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lestari, D. P. (2022). Upaya pencegahan risiko gizi buruk pada balita: Literature review. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 532–536. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.1828
Muhanifah, L., Wirakhmi, I. N., & Apriliyani, I. (2025). Hubungan pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi pada balita. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 15(3), 43–50.
Mulyaningrum, P., Wahyani, A. D., & Ratnasari, D. (2025). Hubungan pengetahuan ibu tentang MP-ASI, riwayat ASI eksklusif dan asupan makan terhadap status gizi pada balita usia 1–5 tahun di Desa Klampok. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 4(April), 1–10.
Puspitasari, M., & Herdiani, N. (2021). Literature review: Penyakit infeksi dengan status gizi pada balita. Jurnal Kesehatan, 14(1), 18–22. https://doi.org/10.32763/juke.v14i1.250
Rakhmawati, N., Utami, R. D. P., & Mustikarani, I. K. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar bayi di Posyandu Balita Kalingga Kelurahan Banyuanyar Surakarta. Intan Husada: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 8(2), 74–86.
Sari, A. M., Simbolon, D., & Wahyu, T. (2021). Hubungan cakupan imunisasi dasar dan ASI eksklusif dengan status gizi balita di Indonesia. Journal of Nutrition College, 10(4), 335–342. https://doi.org/10.14710/jnc.v10i4.31699
Sembiring, P. S. B. (2023). Hubungan antara pendapatan keluarga dan pola asuh gizi dengan status gizi anak balita di TK Negeri Pembina Tebing Tinggi. Jurnal Impresi Indonesia, 2(11), 1092–1103. https://doi.org/10.58344/jii.v2i11.3946
Sitaremi, M. N., Soedjatmiko, S., Gunardi, H., Kaswandani, N., Handryastuti, S., Raihan, R., Kartasasmita, C. B., Ismoedjianto, I., Rusmil, K., Munasir, Z., Prasetyo, D., Sarosa, G. I., Oswari, H., Husada, D., Prayitno, A., Maddepunggeng, M., & Hadinegoro, S. R. H. (2023). Jadwal imunisasi anak usia 0–18 tahun rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia tahun 2023. Sari Pediatri, 25(1), 64–74. https://doi.org/10.14238/sp25.1.2023.64-74
Sumiati, N. S., Rosita, Herawati, Y., & Amiruddin, S. H. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi kurang pada balita di Desa Sarimahi Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19, 37–48.
Sumartini, E. (2022). Studi literatur: Riwayat penyakit infeksi dan stunting pada balita. JKM: Jurnal Kesehatan Mahardika, 9(1), 55–62. https://doi.org/10.54867/jkm.v9i1.101
Toby, Y. R., Anggraeni, L. D., & Rasmada, S. (2021). Analisis asupan zat gizi terhadap status gizi balita. Faletehan Health Journal, 8(2), 92–101.
United Nations Children’s Fund, World Health Organization, & World Bank Group. (2025). Levels and trends in child malnutrition: UNICEF/WHO/World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates: Key findings of the 2025 edition. World Health Organization.
World Health Organization. (2024). Malnutrition. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition



