GAMBARAN FUNGSIONAL LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DARUSSALAM ACEH BESAR

Authors

  • Nurhasanah Nurhasanah Universitas Syiah kuala Author
  • Rahmawati Rahmawati Universitas Syiah kuala Author
  • Nurul Hadi Universitas Syiah kuala Author
  • Sri Intan Rahayuningsih Universitas Syiah kuala Author
  • Aina Fitri Universitas Syiah Kuala Author
  • Laras Cyntia Kasih Universitas Syiah kuala Author
  • Hasmila Sari Universitas Syiah kuala Author
  • Riska Trirahmi Sari Universitas Syiah kuala Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/6bpzcw07

Keywords:

Lansia, Status Fungsional, Indeks Katz, Kemandirian.

Abstract

Latar Belakang: Lansia di wilayah kerja Puskesmas Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, menunjukkan kondisi status fungsional yang beragam. Sebagian besar lansia masih dapat beraktivitas secara mandiri, namun sebagian lainnya mengalami ketergantungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status fungsional pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Darussalam, Aceh Besar. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian melibatkan seluruh lansia di wilayah kerja Puskesmas Darussalam, dengan jumlah sampel sebanyak 335 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur status fungsional adalah Indeks Katz, dan data dikumpulkan melalui wawancara terpimpin. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas lansia memiliki status fungsional yang tergolong mandiri, yaitu sebanyak 319 orang (95,2%). Kesimpulan: Sebagian besar lansia di wilayah Puskesmas Darussalam memiliki kemandirian yang baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merancang program kesehatan yang tepat guna mendukung kesejahteraan dan mempertahankan kualitas hidup lansia di daerah tersebut.

References

Andri, J., Padila, P., & Harsismanto, J. (2019). Fungsi organ tubuh pada lanjut usia. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(1), 320–330. https://doi.org/10.31539/jks.v3i1.825

Ayuningtiyas, D., et al. (2019). Hubungan proses penuaan dengan kemandirian fungsional lansia di rumah. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 11(2), 145–152. [Perlu verifikasi penulis lengkap dan DOI].

Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh. (2022). Provinsi Aceh dalam angka 2022. Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh.

Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar. (2024). Data penataan dan sebaran populasi lanjut usia di Kabupaten Aceh Besar. Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar.

Fries, J. F. (1980). Aging, natural death, and the compression of morbidity. New England Journal of Medicine, 303(3), 130–135. https://doi.org/10.1056/NEJM198007173030304

Hartanti, S., et al. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi status fungsional aktivitas sehari-hari pada lansia. Jurnal Riset Keperawatan, 8(1), 55–64. [Perlu verifikasi penulis lengkap dan DOI].

Katz, S., Ford, A. B., Moskowitz, R. W., Jackson, B. A., & Jaffe, M. W. (1963). Studies of illness in the aged: The index of ADL: A standardized measure of biological and psychosocial function. Journal of the American Medical Association, 185(12), 914–919. https://doi.org/10.1001/jama.1963.03060120024016

Miller, C. A. (2019). Nursing for wellness in older adults (8th ed.). Wolters Kluwer.

Ningsih, S., et al. (2020). Karakteristik kemunduran fisik dan mental pada populasi lanjut usia di Indonesia. Jurnal Keperawatan Gerontik, 2(2), 112–120. [Perlu verifikasi penulis lengkap dan DOI].

Nurti, N. (2022). Dukungan lingkungan sosial dan kemandirian lansia melakukan activity daily living (ADL). Jurnal Keperawatan Komunitas, 6(2), 89–98. [Perlu verifikasi DOI].

Putra, A., et al. (2024). Pengaruh komorbiditas terhadap tingkat kemandirian fungsional pada lansia di komunitas. Jurnal Keperawatan Indonesia, 15(1), 12–21. [Perlu verifikasi penulis lengkap dan DOI].

Ramadhanti, S. A., & Renovaldi, D. (2024). Analisis hubungan komposisi tubuh dan indeks massa tubuh terhadap status fungsional pada lansia. Muhammadiyah Journal of Geriatric, 4(2), 189–198. https://doi.org/10.24853/mujg.4.2.189-198

Rowe, J. W., & Kahn, R. L. (1997). Successful aging. The Gerontologist, 37(4), 433–440. https://doi.org/10.1093/geront/37.4.433

Sako, E., et al. (2024). Hubungan riwayat penyakit kronis dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan kebutuhan harian. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 10(1), 44–53. [Perlu verifikasi penulis lengkap dan DOI].

Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2018). Brunner & Suddarth's textbook of medical-surgical nursing (14th ed.). Wolters Kluwer.

Sunarti, S., et al. (2022). Prinsip skrining status fungsional lansia di layanan kesehatan primer. Jurnal Kedokteran Komunitas, 9(2), 110–118. [Perlu verifikasi penulis lengkap dan DOI].

Wibowo, T. (2018). Gambaran tingkat kemandirian lansia dalam melakukan activity daily living (ADL). Jurnal Keperawatan Terpadu, 2(2), 70–78. [Perlu verifikasi DOI].

Widyastuti, R., & Ayu, S. (2019). Dampak penuaan penduduk terhadap beban ketergantungan dan pelayanan kesehatan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 4(1), 23–31. [Perlu verifikasi DOI].

World Health Organization. (2015). World report on ageing and health. World Health Organization. https://apps.who.int/iris/handle/10665/186463

Wulandari, T., & Estiningtyas, T. (2020). Analisis tingkat kemandirian lansia berdasarkan Indeks Katz di panti wredha. Jurnal Keperawatan Gerontik, 4(1), 35–43. [Perlu verifikasi DOI].

Yaslina, Y., Maidaliza, M., & Srimutia, R. (2022). Aspek fisik dan psikososial terhadap status fungsional pada lansia. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 4(2), 68–73. https://jurnal.upertis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/724

Downloads

Published

2026-06-05

Issue

Section

Articles