PENGETAHUAN MAHASISWA PRODI D-III KEBIDANAN DAN D-III FARMASI TERHADAP DAGUSIBU OBAT

Authors

  • Raisha Raisha Poltekkes Kemenkes Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia Author
  • Afdhal Afdhal Poltekkes Kemenkes Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia Author
  • Burdah Burdah Poltekkes Kemenkes Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia Author
  • Diana Febrita Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin, Provinsi Aceh, Indonesia Author
  • Teuku Jamni Poltekkes Kemenkes Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia Author
  • Nirwan Nirwan Poltekkes Kemenkes Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia Author
  • Nora Usrina Poltekkes Kemenkes Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/1v2b6763

Keywords:

DAGUSIBU, Pengetahuan, Farmasi, Kebidanan, Obat

Abstract

Pengelolaan obat yang benar melalui prinsip DAGUSIBU (dapatkan, gunakan, simpan, buang) merupakan aspek penting dalam menjamin keamanan dan efektivitas penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat pengetahuan mahasiswa D-III Farmasi dan D-III Kebidanan terhadap DAGUSIBU obat di Poltekkes Kemenkes Aceh tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode analitik komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 88 responden yang terdiri dari 44 mahasiswa D-III Farmasi dan 44 mahasiswa D-III Kebidanan, yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa D-III Farmasi memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebesar 95% dan cukup 5%, sedangkan mahasiswa D-III Kebidanan memiliki kategori baik sebesar 70%, cukup 25%, dan kurang 5%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,007 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Disimpulkan bahwa mahasiswa D-III Farmasi memiliki tingkat pengetahuan yang lebih baik dibandingkan mahasiswa D-III Kebidanan terhadap DAGUSIBU obat.

References

Banggo, G. G. T. (2018). Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang DAGUSIBU Obat di Desa

Ndetundora Kabupaten Ende.

Riansyah, F., Putra, E., & Halizasia, G. (2024). Dinamika Sosial Budaya Terhadap

Pengobatan Tradisional. NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah, 17(1), 1-8.

Riansyah, F., Saputra, I., & Halizasia, G. (2023). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan

Terhadap Brand Image Rumah Sakit Umum Sakinah Lhoksemawe, Aceh. Teewan

Journal Solutions, 1(1), 36-42.

Riansyah, F., Putra, E., Yanti, F., Abdullah, M., Desikaliana, D., & Halizah, A. N. (2023).

Analysis of coping mechanisms and quality of life in menopause women in Kaye Lee

village, Ingin Jaya district, Aceh Besar district. In International Conference on

Education, Science, Technology and Health (ICONESTH) (pp. 1467-1475).

Indriati, R. S. (2018). Gerakan keluarga sadar obat (GKSO).

Kemenkes RI. (2023). Profil kesehatan indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Kiflu, M., Aschale, E. (2023). Students ecopharmacology: Knowledge, attitude, and medication

disposal practice among pharmacy students.

Lovendri, D. S. (2024). Analisis Hubungan Sosiodemografi Terhadap Tingkat Pengetahuan

Mahasiswa Farmasi UGM tentang Penyimpanan Obat dan Kadaluwarsa Obat.

Nugraheni, A. Y., Ganurmala, A., & Pamungkas, K. P. (2020). Sosialisasi gerakan keluarga sadar

obat: DAGUSIBU pada anggota Aisyiyah Kota Surakarta. Abdi Geomedisains, 1(1), 15–21

Prasetyawan, F., Nugroho, B. P. (2024). Edukasi dan sosialisasi virtual gerakan keluarga sadar

obat DAGUSIBU obat di Desa Tambakrejo. Jurnal Abdi Masyarakat Vokasi, 1(1), 102–

Kusuma, N. I., Ismarwati, I., Radjamuda, N., Utama, R. J., Nanda, D. R., & Pratiwi, S. (2022). The effectiveness of lavender and jasmine aromatherapy on the first stage labour pain level. J Kesehatan, 13, 331-40.

Fauzia, N., Utama, R. J., Fajarina, M., Noviana, R., & Malem, R. (2026). Determinants of Nursing Management Factors on Nurse Compliance with Infection Prevention a Cross Sectional Study. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 13(1), 15-20.

Kartikasari, K., Khalidah, K., Utama, R. J., Fajarina, M., Saputra, M., & Ristiani, R. (2025). Efektivitas penerapan audit maternal perinatal surveilans responsif (AMPSR) dalam mengidentifikasi faktor risiko kematian ibu. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(9), 2788-2797.

Sariasih, I. N. (2021). Tingkat Pengetahuan DAGUSIBU Obat pada Mahasiswa Universitas

Mataram Tahun 2020. 10(2):429-434.

Shuleta-Qehaja, S., & Kelmendi, N. (2022). Pharmacy and nursing students’ knowledge and

practices concerning the disposal of unused and expired medicines in Kosovo.

Silvia, A. I. (2022). Peningkatan Pengetahuan terhadap DAGUSIBU pada SMA Islam Syarif

Imamuzzahidin Klanjuh. Pendidik dan Pengabdi Masyarakat :5(4).

Syafwan, M. K. R., Miswarti, & Afnuhazi, R. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil

belajar kelas VI SDN 20 Indarung Padang. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 4, 78–84.

Wildt, D. J., Custers, E. J. F. M., et al. (2014). A comparison of medical and pharmacy students’

knowledge and skills of pharmacology and pharmacotherapy.

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles