HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DESA GEULANGGANG TEUNGOH KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.62710/tx1kac77Keywords:
Pengetahuan, Sikap, PerilakuAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh. Kabupaten Bireuen tercatat sebagai salah satu daerah dengan kasus DBD tertinggi, di mana Kecamatan Kota Juang menjadi penyumbang terbanyak dengan peningkatan kasus dari 74 kasus pada tahun 2022 menjadi 96 kasus pada tahun 2024. Desa Geulanggang Teungoh juga menunjukkan tren fluktuatif, dengan kasus tertinggi terjadi pada tahun 2022 dan meningkat kembali pada tahun 2024. Kondisi ini mencerminkan masih rendahnya pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terkait pencegahan DBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dengan kejadian DBD di Desa Geulanggang Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 91 kepala keluarga yang dipilih menggunakan random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,002), dan perilaku (p=0,004) masyarakat dengan kejadian DBD di Desa Geulanggang Teungoh. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan kasus DBD di daerah ini erat kaitannya dengan faktor pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi antara pemerintah desa dan dinas kesehatan untuk memperkuat tindakan pencegahan dan pengendalian DBD.
References
Dinkes Aceh (2024). Data Profil Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. 2024
Dinkes Kabupaten Bireuen (2024). Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen.
Fadhilah et al. (2024) Hubungan signifikan antara sikap dan tindakan masyarakat terhadap kejadian DBD di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Langsa Barat, Kota Langsa. Jurnal: Ilmu Keperawatan.
Permenkes (2024), Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 tentang Kesehatan Lingkungan.
Permenkes (2023), Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 tentang Kesehatan Lingkungan.
Profil Desa Geulanggang Teungoh. (2024). Profil Desa Geulanggang Teungoh Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2024. Bireuen: Pemerintah Desa Geulanggang Teungoh.
UPTD Puskesmas Kota Juang (2025). Profil UPTD Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen.
Wasir (2023). Analisis Spasial Kejadian Demam Berdarah Dengue dan Faktor Lingkungan di Wilayah Perkotaan. Jurnal: Kesehatan Lingkungan Indonesia. Vol. 1 Hal. 45-53.
WHO (2023). Dengue and severe dengue. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue.
Wiwiek (2023). Efektivitas Intervensi Berbasis Masyarakat dalam Pencegahan Kejadian Demam Berdarah Dengue. Jurnal: Kesehatan Masyarakat (Undip). Vol. 2 Hal. 120-128.
Riansyah, F., Utama, R. J., & Musdiani, M. (2023). Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Guna Mencegah Terjadi nya Penyakit menular Pada Masyarakat Tibang. Geulayang: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 34-39.
Riansyah, F., Putra, E., Yanti, F., Abdullah, M., Desikaliana, D., & Halizah, A. N. (2023). Analysis of coping mechanisms and quality of life in menopause women in Kaye Lee village, Ingin Jaya district, Aceh Besar district. In International Conference on Education, Science, Technology and Health (ICONESTH) (pp. 1467-1475).
Riansyah, F., Halizasia, G., Mauyah, N., Maulida, M., Karo, D. A. B., & Husna, A. (2024). Karakteristik Demografi Dengan Self Management Hipertensi Pada Lansia Di Desa U Baro Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 11(1), 121-134.



