Analisis Stabilitas Lereng dan Alternatif Perkuatan Lereng di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, Berbasis Software Geo5 2020 Pro

Authors

  • Satria Aji Budi Nugraha Universitas Negeri Malang Author
  • Eko Suwarno Universitas Negeri Malang Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/he695k23

Keywords:

Slope Stability; Retaining Wall; Cantilever; Geo5; Safety Factor

Abstract

The slope along Trunojoyo Street, Songgokerto Sub-district, Batu City, connecting Batu City and Pujon, has a high landslide susceptibility due to its hilly topography and steep gradient, as demonstrated by a landslide event on April 9, 2026, which completely blocked the main transportation access for approximately three hours. This study aims to obtain landslide characteristic data, analyze the stability of the existing slope, and evaluate a reinforcement alternative in the form of a cantilever retaining wall using Geo5 2020 Pro software based on the Limit Equilibrium Method. Field observation using the Slope Stability Inventory Form showed that the slope has a height of 15.00 meters and a gradient of 80°, with a silty sand (SM) soil type. Analysis of the existing condition using the Mohr-Coulomb method produced a safety factor (SF) of 0.68, far below the minimum requirement of SNI 8460:2017 (SF ≥ 1.50), indicating a critical slope condition. Three design variations of an 11-meter cantilever wall were analyzed across five stability components using the Bishop method. The results showed that variation 3, a cantilever wall with two-tier terracing, was the most optimal design, being the only one that satisfied all safety criteria, with an overall stability SF of 1.52 and settlement of 15.40 mm, meeting the 16.5 mm maximum limit required by SNI 8460:2017.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adfy, D. M., & Marzuki, M. (2021). Analisis kerawanan bencana longsor dari karakteristik hujan, pergerakan tanah dan kemiringan lereng di Kabupaten Agam. Jurnal Fisika Unand, 10(1), 8–14. https://doi.org/10.25077/jfu.10.1.8-14.2021

Afifah, N. R., Sholeh, M., & Hanggara, I. (2024). Analisis stabilitas lereng hilir spillway proyek bendungan tipe counterfort. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 5, 42–49.

Anas, M. R., Hastuty, I. P., & Hanggono, K. (2025). Design optimization of a 4-meter cantilever retaining wall for slope stabilization in North Sumatra. JCE-PIM, Talenta Publisher, Universitas Sumatera Utara.

Anggara, R., & Wijaya, R. A. E. (2025). Analisis kestabilan lereng pit X pada lereng highwall metode limited equilibrium, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 25(1), 26–32. https://doi.org/10.37412/jrl.v25i1.376

Anggono, K., & Hastuty, I. P. (2025). Perencanaan dinding penahan tanah tipe kantilever alternatif 1 tinggi 4 meter sebagai penanggulangan kelongsoran dengan metode analitis dan program Plaxis 2D (Studi kasus: Perkebunan Nusantara, Sumatera Utara). Skripsi, Universitas Sumatera Utara.

Badan Standardisasi Nasional. (2017). SNI 8460:2017 tentang persyaratan perancangan geoteknik. Badan Standardisasi Nasional.

Bokko, J., Rusan, P., & Bunga, E. (2019). Analisis kelongsoran jalan poros Sangalla-Batualu dengan program Plaxis. Journal Dynamic Saint, 4(1), 764–772. https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v4i1.690

Budianta, W. (2021). Pemetaan kawasan rawan tanah longsor di Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 6(2), 68. https://doi.org/10.22146/jpkm.45637

Darmawan, M. R. (2024). Analisa stabilitas lereng dan dinding tipe kantilever pada Kubang Tangah Sawahlunto dengan menggunakan software GEO5. Skripsi, Universitas Andalas.

Dewi, N. L. P. I. S., Dwipayanti, N. M. U., & Mahardika, I. G. (2025). Mapping of ecosystem services of land cover and geomorphology in water provision in Bali Province for 2018 and 2024. Journal of Environmental and Earth Sciences, 4(11), 770–786.

Dinas Pekerjaan Umum. (2005). Form Slope Stability Inventory: Pedoman identifikasi karakteristik kelongsoran lereng. Direktorat Jenderal Bina Marga, Departemen Pekerjaan Umum.

Fata, Y. A., Tarigan, S. D., & Katsumi, T. (2023). Modelling of mechanical roots on slope stability. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 10(4), 4779–4790. https://doi.org/10.15243/jdmlm.2023.104.4779

Hardiyatmo, H. C. (2002). Mekanika tanah 1. Gadjah Mada University Press.

Laksono, P. A., & Prihatiningsih, A. (2025). Studi pengaruh perkuatan tanah menggunakan geogrid terhadap stabilitas lereng Pradipa. Jurnal Teknik Sipil dan Infrastruktur, 8(1), 291–298.

Listyani, R. A. T. (2020). Identifikasi petrofisik batuan sebagai pendukung karakteristik hidrolik akuifer pada Sub DAS Code, Yogyakarta. Jurnal GEOSAPTA, 6(2), 103. https://doi.org/10.20527/jg.v6i2.7473

Maulana, R., & Agustina, D. H. (2024). Analisis stabilitas lereng dan alternatif perkuatan soil nailing pada ruas jalan lingkar Serasan Kabupaten Natuna. Sigma Teknika, 7(1), 222–232. https://doi.org/10.33373/sigmateknika.v7i1.6204

Mohamed, M. H., Ahmed, M., & Mallick, J. (2021). Pullout behavior of nail reinforcement in nailed soil slope. Applied Sciences (Switzerland), 11(14). https://doi.org/10.3390/app11146419

Nabilah, N. (2025). Perencanaan dinding penahan tipe kantilever alternatif 2 tinggi 6 meter sebagai penanggulangan kelongsoran dengan metode analitis dan program Plaxis 2D (Studi kasus: Perkebunan Nusantara, Sumatera Utara). Skripsi, Universitas Sumatera Utara.

Najmi, M. A. (2025). Pemilihan software Geo5 dalam analisis stabilitas lereng. Simposium Nasional Teknologi Infrastruktur, Universitas Gadjah Mada.

Nirmayanti, Rahmaniah, & Zelviani, S. (2017). Identifikasi daerah rawan longsor di Kecamatan Camba Kabupaten Maros menggunakan mikrotremor. Jurnal Geofisika Indonesia, 4(2), 205–213.

Nugraha, A. S., & Sutanto, A. K. (2019). Pengaruh kohesi dan sudut geser dalam terhadap angka stabilitas lereng tanah kohesif berdasarkan kurva Taylor dan software Geo5 untuk lereng buatan manusia (human-made) atau lereng alami. Jurnal Rekayasa Sipil, 5, 87–99.

Nur, E. (2024). Pengaruh penguncian modular blok pada perkuatan MSE wall. Jurnal Teknik Sipil dan Konstruksi, 16, 41–49.

Pratama, F. Y., Sinarta, I. N., & Pratiwi, N. M. W. (2024). Pengaruh kondisi eksisting dan kemiringan lereng terhadap stabilitas lereng menggunakan metode linear discriminant analysis. Jurnal Konstruksi, 22(2), 205. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.22-2.1679

Rahman Hakim Sitepu, A., Dallis Evalinesuri, A., Hayati, J., Syuhada, S., Yuliyanto, A., Zhafira, E., & Budi Ribowo, A. (2024). Pengaruh curah hujan, kemiringan lereng serta beban gempa terhadap stabilitas lereng dengan metode kesetimbangan batas. Jurnal Teknik Sipil, 10(1), 1–12.

Rahmawati, A. L., Candra, A. I., Sefiyanti, R., Husna, N., & Febrian, B. (2023). Mencegah kelongsoran dengan meningkatkan angka keamanan lereng. Cived, 10(2), 440–449. https://doi.org/10.24036/cived.v10i2.402

Ramadhan, A. G., Sefrina, A., & Farichah, H. (2025). Stabilitas lereng perkuatan dinding penahan tanah menggunakan software GEO5 dan perhitungan empiris pada proyek jalan lintas selatan lot 1A STA 4+600. Jurnal Talenta Sipil, 8(1), 205. https://doi.org/10.33087/talentasipil.v8i1.814

Ramadhan, R. I., Hamdany, A. H., Adiguna, G. A., & Satyanaga, A. (2024). Analisis numerik stabilitas lereng terhadap curah hujan pada tanah tak jenuh. Jurnal Teknik Sipil, 31(3), 275–282. https://doi.org/10.5614/jts.2024.31.3.5

Razak, S., & Kusumaningsih, D. A. (2022). Analisis kestabilan lereng tambang dengan metode rock mass ranting. Jurnal Geoteknik dan Pertambangan, 1(2), 193–200.

Sadat, B. A., Isya, M., & Rani, H. A. (2018). Analisis efisiensi dinding penahan tanah type kantilever di Kecamatan Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya. Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan, 1(1), 18–26. https://doi.org/10.24815/jarsp.v1i1.10331

Sari, V. P., Hermawan, A., Suseno, S. H., & Nugroho, D. A. (2020). Peran pendampingan sosialisasi sistem tanggap darurat bencana sebagai upaya mitigasi tanah longsor di RW 06 Kelurahan Cimahpar. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2020(1), 104–107.

Sinarta, I. N., & Basoka, I. W. A. (2019). Keruntuhan dinding penahan tanah dan mitigasi lereng di Dusun Bantas, Desa Songan B, Kecamatan Kintamani. Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, 3(0). https://doi.org/10.12962/j26151847.v3i0.5188

Sitorus, P. H., & Wulandari, S. (2022). Pengaruh perilaku tinggi muka air tanah dengan variasi kemiringan lereng terhadap stabilitas lereng berbasis pemodelan numerik. Jurnal Teknik Sipil, 29(2), 145–152. https://doi.org/10.5614/jts.2022.29.2.5

Situmorang, A., Christa, N. H., & Pratiwi, Y. I. (2022). Pengaruh pelapukan lapisan batuan terhadap stabilitas lereng. Jurnal Geoteknik dan Lingkungan, 12(2), 331–342.

Souisa, M., Hendrajaya, L., & Handayani, G. (2018). Analisis bidang longsor menggunakan pendekatan terpadu geolistrik, geoteknik dan geokomputer di Negeri Lima Ambon. Jurnal Geofisika Eksplorasi, 8(1), 13–25.

Suhudi, S., & Ehok, S. (2021). Evaluasi stabilitas dinding penahan tanah tipe kantilever di Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. PROKONS Jurusan Teknik Sipil, 15(1), 22. https://doi.org/10.33795/prokons.v15i1.278

Umum, D. P. (2007). Pedoman penataan ruang. Departemen Pekerjaan Umum.

Yogaswara, D., & Komarudin, A. D. (2024). Analisa stabilitas lereng dengan dinding penahan tanah. Jurnal Konstruksi, 22(1), 76–81. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.22-1.1536

Published

2026-07-31

How to Cite

Nugraha, S. A. B. ., & Suwarno, E. . (2026). Analisis Stabilitas Lereng dan Alternatif Perkuatan Lereng di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, Berbasis Software Geo5 2020 Pro. Jurnal Ragam Pengabdian, 3(2), 6588-6602. https://doi.org/10.62710/he695k23