Implementasi Penegakan Hukum terhadap Pelaku Tindak Pidana Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam Upaya Mengembalikan Pendapatan Negara Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP)
DOI:
https://doi.org/10.62710/qxwyqy82Keywords:
Tax crime, Tax Court, Tax sanction, Tax crime mode, Taxpayer, PPNAbstract
Taxes are the main source of Indonesian state revenue, and Indonesia has significant tax revenue potential due to its large population. However, this potential does not rule out the possibility of criminal tax violations, such as Value Added Tax (VAT) crimes. This study examines Decision Number: 1263/Pid.B/2019/PN_Jkt.PST. The research was conducted using normative juridical methods with bibliographical data from books, journals, laws and regulations, and tax expert theories. Based on qualitative normative analysis, the findings indicate that the judge's decision does not fulfill a sense of justice. The court imposed fines that are inconsistent with Law No. 6 of 1983 on General Provisions and Tax Procedures (KUP), even though the prosecution was linked to a special law on tax crimes (Lex Specialis Derogat). The judge's decision in this case demonstrates that criminal sanctions for tax violations remain lenient and do not provide a deterrent effect for perpetrators. This leniency is particularly concerning given that tax crimes are categorized as extraordinary crimes that cause significant harm to state revenue. Such judicial phenomena remain common in current tax criminal sanction decisions, indicating that law enforcement in the tax sector still requires substantial improvement to ensure justice and optimal recovery of state financial losses.
Downloads
References
Advianto, L. Y. H. S. (2018). Pengakuan dan perlindungan hukum hak-hak wajib pajak dalam sistem hukum pajak Indonesia. Simposium Nasional Keuangan Negara, *7*.
Agustina, N. Z., & Hartono, D. (2022). Dampak perubahan tarif pajak penghasilan badan dan pajak pertambahan nilai di Indonesia. EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan), *6*(4). https://doi.org/10.24034/j25485024.y2022.v6.i4.5359
Alexopoulos, A., Dellaportas, P., Gyoshev, S., Kotsogiannis, C., Olhede, S. C., & Pavkov, T. (2025). A network approach to detect Value Added Tax fraud. Journal of the Royal Statistical Society Series A: Statistics in Society, qnaf205. https://doi.org/10.1093/jrsssa/qnaf205
Baratto, G., Di Nicola, A., Flor, R., Panattoni, B., Boriero, D., & Perrone, G. (2025). Combating cyber VAT fraud in the EU member states: A comparative study of criminal and criminal procedure law. Open Access Journal of Criminology Investigation & Justice, *3*(1), 1-9.
Bastari, R. G. (2023). Implementasi ultimum remedium dalam penegakan hukum pidana di bidang perpajakan. JURNAL BEVINDING, *1*(03), 34–46.
Butarbutar, R. (2017). Hukum pajak Indonesia dan internasional. Gramata Publishing.
Erica, D. (2021). Pengaruh sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Jurnal Ilmiah Manajemen Ubhara, *3*(1). https://doi.org/10.31599/jmu.v3i1.857
Farouq, M. (2018). Hukum pajak di Indonesia (Edisi 1). Kencana.
Ismaidar, I., Zarzani, T. R., & Hadi, M. F. (2024). Application of criminal law against corporations for criminal actions of tax evasion based on Law of the Republic of Indonesia Number 28 of 2007 concerning general provisions and procedures for taxation. International Journal of Sociology and Law, *1*(3), 144-154. https://doi.org/10.62951/ijsl.v1i3.116
L. Parman, & Ufran, R. (2022). Analisis sosio-yuridis kecenderungan terjadinya tindak pidana korupsi: Sebelum dan sesudah berlakunya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Risalah Kenotariatan, *3*(1). https://doi.org/10.29303/risalahkenotariatan.v3i1.41
Mianti, Y. F., & Budiwitjaksono, G. S. (2021). Pengaruh pengetahuan dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi dimediasi kesadaran wajib pajak. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, *11*(2).
Nathan Thomas, N., Dewi, N., & Suniaprily, F. G. A. (2026). Criminal tax law strategy regarding fictitious tax invoices for business sustainability. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, *8*(1), 545-560. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v8i1.9599
Nuke Sri Herviana, & Halimatusadiah, E. (2022). Pengaruh pemahaman peraturan perpajakan dan kesadaran terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Jurnal Riset Akuntansi. https://doi.org/10.29313/jra.v2i1.964
Pendit, K. D. R., MP, I. N. K. A., & Ardianti, P. N. H. (2021). Pengaruh keadilan, self assessment system, pemahaman perpajakan, ketepatan pengalokasian, dan tarif pajak terhadap tax evasion bagi wajib pajak orang pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tabanan. Jurnal Mahasiswa Akuntansi, *1*(3).
Riduwan, A. (2016). Akuntansi pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah. Ekuitas (Jurnal Ekonomi dan Keuangan), *1*(1). https://doi.org/10.24034/j25485024.y1997.v1.i1.1844
Surono, S., & Apriliasari, V. (2022). Pengaruh pillar 1 OECD (unified approach) terhadap pemajakan digital di Indonesia. Jurnal Pajak Indonesia (Indonesian Tax Review), *6*(2s). https://doi.org/10.31092/jpi.v6i2s.1868
Tumanggor, A. H. (2022). Sistem perpajakan di Indonesia dalam perspektif hukum Islam (Analisa Undang-Undang No. 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan). Juripol, *5*(2). https://doi.org/10.33395/juripol.v5i2.11752
Virginia, E. F., & Soponyono, E. (2021). Pembaharuan kebijakan hukum pidana dalam upaya penanggulangan tindak pidana perpajakan. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, *3*(3). https://doi.org/10.14710/jphi.v3i3.299-311
Wicaksono, I. A., & Najicha, F. U. (2021). Penerapan asas ultimum remedium dalam penegakan hukum di bidang lingkungan hidup. Pagaruyuang Law Journal, *5*(1). https://doi.org/10.31869/plj.v5i1.2828
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Sari Dapot Mulia (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








