Penerimaan Diri pada Orang Tua yang Memiliki Anak Tunagrahita Sedang di SLB Negeri Kota Pagaralam

Authors

  • Deva Agustini Program Studi Psikologi, Fakultas Sosial Humaniora, Universitas Bina Darma, Palembang, Indonesia Author
  • Rina Oktaviana Program Studi Psikologi, Fakultas Sosial Humaniora, Universitas Bina Darma, Palembang, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/540vax67

Keywords:

Self-Acceptance; Parents; Moderate Mental Retardation; Special Needs School;

Abstract

This study aimed to explore the self-acceptance of parents who have children with moderate intellectual disabilities at the State Special Needs School in Pagaralam City. This research employed a qualitative approach using a phenomenological method. The participants consisted of parents of children with moderate intellectual disabilities enrolled at the State Special Needs School in Pagaralam City. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that parents experienced a gradual process of self-acceptance, beginning with feelings of shock, sadness, disappointment, and difficulty accepting their child's condition, before eventually accepting it as part of their lives. Self-acceptance was influenced by several factors, including family support, social support, religious beliefs, the adaptation process over time, and parental responsibility. Adequate social support and positive meaning-making helped parents reduce emotional distress, accept their children's condition more realistically, and provide more positive and optimal parenting. Therefore, self-acceptance among parents of children with moderate intellectual disabilities is a dynamic process influenced by both internal and external factors.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanullah, A. S. R. (2022). Mengenal anak berkebutuhan khusus: Tunagrahita, Down syndrome, dan autisme. Jurnal Almurtaja: Jurnal Pendidikan Khusus Islam Anak Usia Dini, 1(1), 2.

Cahyani, C., & Amalia, R. (2015). Penerimaan diri ibu dengan anak berkebutuhan khusus di Mojokerto [Skripsi].

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 3.

Faradina, N. (2016). Penerimaan diri orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Psikoborneo, 4, 2.

Febriyani, D., & Kusuma Dewi, D. (2022). Gambaran penerimaan diri pada dewasa awal yang memiliki orang tua dengan gangguan jiwa. Jurnal Penelitian Psikologi, 9(2), 3.

Fitriani, O., Hermawan, H., & Anggrellanggi, A. (2023). Dukungan keluarga dalam penerimaan diri orang tua yang memiliki anak cerebral palsy di Desa Dawu, Kecamatan Paron Tahun 2022/2023. Jurnal Penelitian Pendidikan Kebutuhan Khusus, 11(2), 1.

Hanifa, M., & Tria Ningsih, Y. (2019). Kontribusi penerimaan diri terhadap kebahagiaan orang tua yang memiliki anak Down syndrome di Bukittinggi. Jurnal Riset Psikologi, 2019(4), 3.

Hardika, P., Marlina, L., & Dewi, K. (2020). Hubungan pola asuh orang tua terhadap anak tunagrahita sedang di YPAC Palembang. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 5–6.

Hermawati, N. (2018). Resiliensi orang tua Sunda yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Jurnal Psikologi Islam dan Budaya, 1(1), 1–2.

Kristiana, I. F., & Widayanti, C. G. (2016). Buku ajar psikologi anak berkebutuhan khusus. UNDIP Press.

Kusnadi, S. K., Irmayanti, N., Anggoro, H., & Agustina, K. S. R. (2021). Hubungan antara dukungan keluarga dengan psychological well-being pada orang tua yang memiliki anak tunagrahita sedang. Jurnal Psikologi Insight, 5(1), 3.

Marlina, I., Zakso, A., & Supriadi. (t.t.). Penerimaan orang tua pada anak berkebutuhan khusus di Desa Timpuk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau. 6.

Nuryati, N. (2022). Pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Unisa Press.

Suyanti, S., & Faizah, K. (2019). Hubungan antara penerimaan diri dan dukungan sosial orang tua anak autis dengan interaksi sosial anak autis. Jurnal Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma, 3(2), 4.

Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif, dan metode penelitian kombinasi (mixed method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 3.

Published

2026-07-29

How to Cite

Agustini, D., & Oktaviana, R. . (2026). Penerimaan Diri pada Orang Tua yang Memiliki Anak Tunagrahita Sedang di SLB Negeri Kota Pagaralam. Jurnal Ragam Pengabdian, 3(2), 3986-4001. https://doi.org/10.62710/540vax67