Pola Asuh Orang Tua yang Terlalu Keras dan Terlalu Membebaskan terhadap Perkembangan Remaja

Authors

  • Fauziah Nuranisa Universitas Negeri Padang Author
  • Saskia Halidazia Universitas Negeri Padang Author
  • Ristia Kayla Putri Universitas Negeri Padang Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/q6rnam09

Keywords:

Pola asuh; Remaja Orang tua; Otoriter;

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi antara anak-anak dan orang dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, sosial, dan psikologis. Pola asuh orang tua selama masa perkembangan remaja sangat penting untuk karakter, perilaku, dan kesehatan mental remaja. Namun, ada beberapa orang tua yang tidak menerapkan pola asuh yang tepat untuk anak mereka. Sebagian orang tua cenderung menerapkan pola asuh otoriter yang terlalu keras, sedangkan sebagian lainnya cenderung menerapkan pola asuh permisif, yang memungkinkan anak-anak mereka beraktivitas tanpa pengawasan yang memadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kedua pola asuh tersebut berdampak pada pertumbuhan remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi literatur. 11 remaja menerima kuesioner melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter menyebabkan rendahnya kepercayaan diri, kesulitan berkomunikasi dengan orang tua, dan peningkatan tekanan emosional pada remaja. Di sisi lain, pola asuh permisif menyebabkan kurangnya disiplin, kurangnya tanggung jawab, dan kurangnya kontrol diri. Oleh karena itu, agar perkembangan remaja dapat berlangsung secara optimal, orang tua harus menerapkan pola asuh yang demokratis

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanullah, A. S. R., & Kharisma, D. K. (2022). Perkembangan pola asuh orang tua terhadap emosi anak dan remaja. ALMURTAJA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Anggraeni, T. P., & Rohmatun, R. (2020). Hubungan antara pola asuh permisif dengan kenakalan remaja (juvenile delinquency) kelas XI di SMA 1 Mejobo Kudus. Psisula: Prosiding Berkala Psikologi, 1, 205–219. https://doi.org/10.30659/psisula.v1i0.7705

Aremu, T. A., John-Akinola, Y. O., & Desmennu, A. T. (2019). Relationship between parenting styles and adolescents' self-esteem. International Quarterly of Community Health Education, 39(2), 91–99. https://doi.org/10.1177/0272684X18811023

Baumrind, D. (1966). Effects of authoritative parental control on child behavior. Child Development, 37(4), 887–907. https://doi.org/10.2307/1126611

Hartono, F. A., Wahyudi, A. D., Tju, M., & Priskila, V. (2025). Hubungan pola asuh orang tua dan kepercayaan diri pada remaja akhir di Jakarta. Flourishing Journal, 5(7), 368–374. https://doi.org/10.17977/um070v5i72025p368-374

Hasanah, U., Oktaviani, M., & Elmanora. (2025). Model pola asuh remaja berdasarkan nilai budaya dan kualitas perkawinan orang tua. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen.

Lubis, F. M., & Mahendika, D. (2023). Hubungan parenting style, peer pressure, self-esteem, dan kesehatan mental pada remaja Indonesia di Jawa Barat. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science, 1(2), 90–104. https://doi.org/10.58812/jpkws.v1i02.262

Lubis, N. S., Dewi, I. S., & Saragih, N. A. (2025). Hubungan pola asuh demokratis orang tua dengan regulasi emosi siswa kelas X SMAN 1 Lubuk Pakam tahun ajaran 2024/2025. Indonesian Journal of Education and Counseling, 9(2), 309–317. https://doi.org/10.30653/001.202592.510

Lumenta, N., Wungouw, H. I. S., & Karundeng, M. (2019). Hubungan pola asuh orang tua dengan kematangan emosi remaja di SMA N 1 Sinonsayang. Jurnal Keperawatan.

Nahrodi, P., & Hasbullah. (2022). Pengaruh pola asuh orang tua membangun kepercayaan diri anak. Jurnal Keislaman, Kemasyarakatan dan Kebudayaan, 23(2), 123–140. https://doi.org/10.32678/tjk3.v23i2.7831

Pelealu, A. C., Rompas, S., & Bataha, Y. (2019). Pola asuh orang tua dengan temperamen remaja. Jurnal Keperawatan.

Pinquart, M. (2017). Associations of parenting dimensions and styles with externalizing problems of children and adolescents: An updated meta-analysis. Developmental Psychology, 53(5), 873–932. https://doi.org/10.1037/dev0000295

Pinquart, M., & Gerke, D. C. (2019). Associations of parenting styles with self-esteem in children and adolescents: A meta-analysis. Journal of Child and Family Studies, 28(8), 2017–2035. https://doi.org/10.1007/s10826-019-01417-5

Saputri, D., Siregar, H. K., Siringoringo, L., & Pangaribuan, S. M. (2026). Hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosi remaja. Jurnal Keperawatan Cikini.

Steinberg, L. (2001). We know some things: Parent-adolescent relationships in retrospect and prospect. Journal of Research on Adolescence, 11(1), 1–19. https://doi.org/10.1111/1532-7795.00001

Published

2026-07-29

How to Cite

Nuranisa, F., Halidazia, S., & Putri, R. K. (2026). Pola Asuh Orang Tua yang Terlalu Keras dan Terlalu Membebaskan terhadap Perkembangan Remaja. Jurnal Ragam Pengabdian, 3(2), 4067-4078. https://doi.org/10.62710/q6rnam09