Analisis Communication Accommodation Theory dalam Interaksi antara Konsumen dan Pekerja sebagai Bagian dari Brand Experience di Kopi Kamu (Studi Kasus pada Kafe Ramah Difabel)
DOI:
https://doi.org/10.62710/0sbh6c77Keywords:
Communication Accommodation Theory, brand experience, qualitative research, Interpersonal Communication, Disability Inclusion, Kopi KamuAbstract
Kopi Kamu adalah kedai kopi inklusif di Jakarta Selatan yang melibatkan karyawan penyandang disabilitas dalam interaksi layanan pelanggan secara langsung. Interaksi ini menciptakan pengalaman yang hangat, personal, dan bermakna bagi pelanggan, sekaligus mendorong penyesuaian komunikasi timbal balik demi mencapai kenyamanan dan saling pengertian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana komunikasi antara karyawan penyandang disabilitas dan pelanggan berkontribusi terhadap pembentukan pengalaman merek (brand experience) melalui lensa Teori Akomodasi Komunikasi (CAT). Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dalam paradigma pasca-positivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan karyawan, pelanggan, dan manajemen. Analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa maintenance (pemeliharaan gaya komunikasi) dan convergence (konvergensi) merupakan pola komunikasi yang dominan, sedangkan divergence (divergensi) tidak teramati secara signifikan. Maintenance terjadi ketika partisipan mempertahankan gaya komunikasi alami mereka, sementara convergence muncul melalui penyesuaian kecepatan bicara, penyederhanaan bahasa, penggunaan gestur, serta upaya untuk meningkatkan saling pengertian. Interaksi adaptif ini menghasilkan pengalaman emosional yang positif, termasuk rasa nyaman, hangat, akrab, dan dekat. Hasilnya, pelanggan tidak hanya menikmati produk, tetapi juga mengalami interaksi sosial yang bermakna, yang menunjukkan bahwa akomodasi komunikasi berperan penting dalam membentuk pengalaman merek di lingkungan kedai kopi inklusif
Downloads
References
Giles, H. (2016). Communication accommodation theory: Negotiating personal relationships and social identities across contexts. Cambridge University Press. https://www.researchgate.net/publication/326070266_Communication_accommodation_theory_Negotiating_personal_relationships_and_social_identities_across_contexts
Kristy, F., & Sari, W. P. (2021). Analisis pemanfaatan brand experience terhadap brand loyalty pada Brookland Coffee. Prologia, 5(2), 342–348. https://doi.org/10.24912/pr.v5i2.10209
Manuel, K. G. R., Subandi, Z. E., Surianto, & Ongkohalim, F. T. (2025). Di kelas yang tak biasa: Komunikasi terapeutik sebagai jembatan harapan anak berkebutuhan khusus. Proceeding of the 5th ASPIKOM International Communication Conference (AICCON 2025), 1(2), 639–645. https://doi.org/10.31947/aiccon2025.v1i2.47684
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Putriana, M., Sari, W. P., Sylphania, D. A., Ningrum, F. R. A., Winata, J. S., Eriesta, J. N. P., Ramadhan, M. Z., Assyifa, N. S., Oktafina, N. R., & Karenina, S. A. (2025). Bentuk komunikasi karyawan Down syndrome dalam pelayanan pelanggan di Kopi Kamu Kebayoran Jakarta Selatan (Studi pada karyawan Down syndrome). Journal of Social and Economics Research, 7(1), 737–746. https://doi.org/10.54783/jser.v7i1.921
Ramadan, A. E. W., Fadhlillah, D. F., Abriandi, E., Widodo, W. E., & Adiansah, W. (2025). Pemberdayaan difabel melalui café inklusi program CSR Berbagi Rasa dan Cerita Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Bandung. Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik, 8(3). https://doi.org/10.24198/responsive.v8i3.66927
Saptyawati, L., Pramesti, L. A., Jinan, A. D., Widi, K., Ridwan, R. M., & Evriadi, D. (2024). Analisis model bisnis Kafe Kebon menggunakan metode peta empati. Jurnal Multidisiplin Bhatara, 1(1), 7–16. https://doi.org/10.59095/jmb.v1i1.96
Schmitt, B. (1999). Experiential marketing: How to get customers to sense, feel, think, act, and relate to your company and brands. Free Press.
Soeyoedi, S. G., Oktivera, E., & Wirawan, F. A. W. (2025). Analisis gaya komunikasi Irwanteam Hairdesign dalam perspektif Communication Accommodation Theory. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis, 10(2). https://doi.org/10.36914/red43823
Subandi, Z. E., & Febianca, C. (2020). Tindak komunikasi sumber daya manusia tunarungu (Studi kasus pada Sunyi House of Coffee and Hope). Jurnal IKON, 25(2), 157–175.
Subandi, Z. E., Surianto, Clara, Y. Y., & Janeardie, S. C. (2025). Empowering stakeholders in therapeutic communication for children with special needs: A case study at Special Harmony Inclusive School, Jakarta. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 8(3). https://doi.org/10.24815/jr.v8i3.47983
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Surianto, Subandi, Z. E., & Clara, Y. Y. (2025). A multiphase therapeutic communication approach to enhancing inclusive support for children with special needs. Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 4(3), 232–238.
West, R., & Turner, L. H. (2021). Introducing communication theory: Analysis and application (7th ed.). McGraw-Hill.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 vionileva mersy lessil, Zera Edenzwo Subandi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







