Nahdlatul Ulama Dalam Merawat Moderasi Beragama Di Kabupaten Fakfak Papua Barat
DOI:
https://doi.org/10.62710/2ddnrz17Keywords:
Nahdlatul Ulama; Religious Moderation; Fakfak Regency;Abstract
This study aims to analyze the contributions and strategies of Nahdlatul Ulama (NU) in strengthening religious moderation in Fakfak Regency, West Papua. The study employed a qualitative descriptive method with Islamic education and phenomenological approaches. Primary and secondary data were collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through the processes of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that Nahdlatul Ulama plays a significant role in promoting and maintaining religious moderation through various programs and activities aimed at strengthening the values of tolerance, harmony, and social cohesion. Its contributions are manifested through interfaith dialogue, the reinforcement of Aswaja An-Nahdliyah values, collaboration with local governments and the Religious Harmony Forum (FKUB), and the development of moderate-minded youth cadres. The strategies implemented include cultural approaches based on local wisdom, inclusive and friendly da’wah, and the utilization of social media and local media as educational platforms. The impact of these efforts can be seen in the establishment of harmonious interreligious relations, increased awareness among younger generations regarding the importance of tolerance, and stronger cooperation among religious institutions. This study highlights the importance of strengthening the local wisdom philosophy of “One Stove, Three Stones,” optimizing youth participation, and developing flexible and contextual communication strategies to reinforce religious moderation within multicultural communities.
Downloads
References
Abdullah, M. H. (2013). Watassiyah Pemacu Peradaban Negara. Negeri Sembila: Institusi Wasatiyyah Malaysia.
Ahmad, A. K. (2003). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Kualitatif edisi I. Makassar: Indobis Media Centre.
Ali, S. (2002). Metode Penelitian Agama (Pendekatan Teori dan Praktek). Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Prakter Edisi Revisi. Jakarta: Rieneka Cipta.
Arifin, M. (2023). Konsep Kepemimpinan Dalam Islam: Karakteristik Pemimpin Ideal Mnurut AlQuran. Jurnal Mahasiswa Humanis, 151-160.
Ash-Shallabi, A. M. (2020). Wasathiyah Dalam Al-Quran Nilai-Nilai Moderasi: Islam dalam Akidah, Syariah dan Akhlak. Jakarta: Pustaka Al-Kausar.
Azra, Azyumardi. (2017) Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal, Bandung: Mizan.
Aziz, A. A. (2019). Implementasi Moderasi Beragama Dalam Pendidikan Islam. Jakarta: Kementrian Agama Republik Indonesia.
Bachtiar, W. (1997). Metodelogi Penelitian Ilmu Dakwah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Bugin, B. (2009). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Daman, R. (2001). Membidik NU: Dilema Peraturan Politik NU Pasca Khittah. Yogyakarta: Gama Media.
Fadhilah Aini, N. H. (2025). Alquran dan Toleransi: Membangun Kesadaran Sikap Toleransi pada Generasi Muda. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisplin.
Habibah Indah Ratnasari, M. N. (2024). Peran Nahdlatul Ulama dalam Menjaga Ukhuwah Islamiyah Pada Bidang Sosial gama. Jurnal Ilmiah Multidisiplin.
Hefni, Wildani. (2020). Moderasi Beragama Dalam Ruang Digital: Studi Pengarusutamaan Moderasi Beragama. Jakarta: Bimas Islam, 2020.
Hefni, Wildani. (2019). Moderasi Beragama Dalam Ruang Digital: Studi Pengarusutamaan Moderasi Beragama Di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Surabaya: Bintang Timur.
Hidayatullah, S. (2014). "ISME-ISME" Aliran dan Paham Islam Di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hidayah, U. (2023). Kempemimpinan Sebagai Agen Penguatan Moderasi Beragama di Lingkungan Masyarakat Multikultural. Proceedings Of Anual Conference For Muslim Scholars.
Ida, L. (2002). Anatomi Konflik NU, Elit Islam Dan Negara. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Indonesia, K. A. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbag dan Diklat Kmentrian Agama Republik Indonesia.
Indonesia, K. A. (2019). Tanya Jawab Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama Republik Indoensia.
Iribaram, Suparto dan Pujo Sumedi. (2011), Satu Tunggu Tiga Batu (Kerja Sama Tiga Agama Dalam Kehidupan Beragama Di Fakfak) Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Repository.
Ismail, F. (2009). Nahdlatul Ulama, Gusdurisme dan Politik Kiai. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Jarwanto. (2015). Pengantar Manajemen. Yogyakarta: Mediatera.
Jamil, M. M. (2021). Islam Kontra Radikal: Meneguhkan Jalan Moderasi Beragama. Semarang: Southeast Asian Publish.
Ma’arif, A. Samsul. (2020). Mengembangkan Moderasi Beragama Mahasantri Melalui Ta’lim Ma’hadi Di Pesantren Mahasiswa. Semarang: Cipta Karya.
Meleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Ramaja Rosdakarya.
Nasution, M. Y. (2002). Islam dan Problema-Problema Kemasyarakatan. Jakarta: Bulan Bintang.
Nickooflounum. (2024). Satu Tunggu Tiga Batu: Simbol Toleransi Umat Beragama di Fak-fak. Majalah RRI.
Noviani, Faruq. (2021). Pendidikan Moderasi Beragama Sebagai Perisai Radikalisme Lembaga Pendidikan. Surabaya; Media Garden.
Pratama, M. M. (2025). Implementasi Moderasi Beragama Masyarakat Nahdlatul Ulama Kota Palangka Raya Terhadap Pemikiran Gus Dur. Minaret Journal Of Religious Studies.
Prastiyo, W. (2025). Penguatan Nilai Nilai Aswaja dalam Membanguan Karakter An-Nahdliyah Mahasiswa . Jurnal Ilmiah Multidisiplin.
Raaharjo, N. d. (2022). Moderasi Beragama Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam Konsep Islam Nusantara dan Islam Berkemajuan. Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Islamic Review.
Rofi'i, M. A. (2024). Peran Nahdlatul Ulama Dalam Menjaga Keharmonisan Umat Beragama Di Era Disrupsi Digital. NAHNU: Journal Of Nahdlatul Ulama And Contemporary Islamic Studies.
Shobron, S. (2003). Muhammadiyah Dan Nahdlatul Ulama dalam Pentas Politik Nasional. Yogyakarta: Muhammadiyah Universitas Pres.
Suprapto, B. (2022). Nahdlatul Ulama (Eksistensi Peran dan Prospeknya. Malang: Al-Ma'arif.
Wafiqatun, Z. (2019). Konsep Islam Wasatiyah Sebagai Wujud Islam Rahmatan Lil Aalamin, Peran NU dan Muhammadiyah Dalam Mewujudkan Islam Damai di Indonesia. Yogyakarta: PALITA.
Yusrain, E. M. (2024). Peran Nahdlatul Ulama Dala Menjaga Keberagaman dan Toleransi Beragama. Tarbiya Isamica.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sari Indrawati, Suparto Iribaram, Muhammad Rusdi Rasyid, Bambang Sunatar, Fardan Abdillah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








