Transformasi Desa Wisata menjadi Laboratorium Pengabdian: Kolaborasi Nasional Perguruan Tinggi di Kasomalang Kulon, Kabupaten Subang
DOI:
https://doi.org/10.62710/3gfqxf97Keywords:
desa wisata, Pemberdayaan Masyarakat, kolaborasi multidisiplin, BUMDesAbstract
Desa Wisata Kasomalang Kulon, Kabupaten Subang, memiliki potensi lokal yang besar dalam pengembangan ekonomi masyarakat berbasis pariwisata melalui sektor pertanian nanas, budidaya jamur tiram, UMKM, perikanan, serta pemberdayaan masyarakat desa. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena masih rendahnya kemampuan pemasaran digital, pengelolaan usaha, edukasi kesehatan masyarakat, dan pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi komunitas. Kondisi ini menjadi dasar pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi Nasional yang melibatkan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal, edukasi kesehatan, penguatan kelembagaan desa, serta pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan program, implementasi kegiatan, evaluasi, dan monitoring tindak lanjut. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi, pelatihan, sosialisasi, praktik langsung, dan pendampingan kepada pelaku UMKM, kader posyandu, bidan desa, kelompok PKK, pengelola BUMDes, dan pemuda peduli lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan 64 perguruan tinggi dan 173 dosen dalam PKM Kolaborasi VII. Secara terukur, kegiatan berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelatihan dan pendampingan, serta meningkatkan pemahaman peserta mengenai pemasaran digital, pengelolaan usaha, pola hidup sehat, dan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Selain itu, masyarakat menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif terhadap pengembangan potensi lokal dan pentingnya kolaborasi dalam mendukung pembangunan desa wisata yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Downloads
References
Andrianto, R. (2020). Hubungan tingkat pendidikan dan status sosial dengan partisipasi masyarakat tentang program keluarga berencana di Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Fatihin, M. K., Sucipto, S., Raharjo, K. M., & Zulkarnain, Z. (2025). Pendidikan masyarakat sebagai jalan menuju kemandirian desa: Studi model fasilitasi desa wisata. Jurnal Pendidikan Nonformal, 20(1), 13–22. https://doi.org/10.17977/um041v20i12025p13-22
Handoko, S. A., Bau, S. R., & Modjo, D. E. S. (2025). PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK EDUKASI KESEHATAN MASYARAKAT DESA HULAWA. Awara: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 40–46. https://e-journal.unbitago.ac.id/home/index.php/AJPM/article/view/334
Indah, V. F., Zubaidah, S., Lestari, D. P., Hasanah, A. U., Sari, F. H., Fatiha, E. S., & Basron, B. (2024). Tantangan dan Hambatan dalam Implementasi Kebijakan Pembentukan Tim Renstra di Kesbangpol Kabupaten Ogan Komering Ilir. Jurnal Ilmu Administrasi Dan Studi Kebijakan (JIASK), 7(1), 99–118. https://doi.org/10.48093/jiask.v7i1.253
Jodi, I. W. G. A. S., Sukawati, T. G. R., Sukaatmadja, I. P. G., & Suasana, I. G. A. Kt. G. (2026). Manajemen dan Pengembangan Desa Wisata : Pengalaman Wisatawan dan Kearifan Lokal (M. A. Wardana, Ed.; VII). Intelektual Manifes Media.
Khaira, N., br Ginting, N., Ardiani, A. N., Annisyah, W., Lubis, N. S., & Suraya, R. (2025). Analisis Pengorganisasian dan Pemberdayaan Masyarakat pada Posyandu Kamboja Desa Bandar Khalipah. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(2), 1206–1214. https://doi.org/10.56338/jks.v8i2.6922
Oka, I. M. D., Murni, N. G. N. S., & Mecha, I. P. S. (2021). The Community-Based Tourism At The Tourist Village In The Local People’s Perspective. Geojournal of Tourism and Geosites, 38(4), 988–996. https://doi.org/10.30892/gtg.38401-735
Alimi, R., & Darwis, R. S. (2023). Penerapan Community Based Tourism di Desa Wisata Mengarah Pada Keberlanjutan Lingkungan. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, 4(225), 436–443. https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i2.20377
Hanafi, M. (2024). Community Based Toursim Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Magelang. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 21(1), 95–112.
Peranginangin, J. (2025). Manajemen Desa WIsata. PT. Indonesia Delapan Kreasi Nusa.
Prakoso, A. A. (2022). Konsep dan Teori Desa Wisata. CV. Pena Persada.
Sudnari, S., Nurlatuifah, S., Hermansyah, W. dapid, & Juhadi. (2024). Peningkatan Daya Saing Wajik Nanas Melalui Strategi Pemasaran Produk Berbasi Digital di Desa Kasomalang Kulon. Jurnal Karya Inovasi Pengabdian Masyarakat, 2(1), 10–17.
Sunarto, T., & Winarti, E. (2024). Partisipasi dan Keterlibatan Masyarakat Dalam Implementasu Prorgam 1000 Hari Pertama Kehidupan di Puskesmas : Pendekatan Teori Perilaku Terencana (Theory of Planned Behaviour). Jurnal Kesehatan Tambusai, 5, 566–587. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jkt.v5i1.25255
Wahyudi, A., Bhismi, M., Assyamiri, T., Aluf, W. Al, Fadhillah, M. R., Yolanda, S., & Anshori, M. I. (2023). Dampak Transformasi Era Digital Terhadap Manajemen Sumber Daya Manusia. Jurnal Bintang Manajemen, 1(4). https://doi.org/10.55606/jubima.v1i4.2222
Wicaksono, M. R., & Yuniningsih, T. (2023). Community Based Tourism Dalam Pengembangan Pariwisata Di Desa Wisata Kampung Alama Malon Kota Semarang. Jurnal Ilmu Administrasi Negras, 4. https://doi.org/https://doi.org/10.46730/jiana.v21i1.8083
Yafie, A. A., & Rahman, M. I. A. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Digital untuk Desa Wisata. Temali: Jurnal Pembangunan Sosial, 6(2), 153–160.
Yustiani, Y. M., Hasbiah, A. W., Yusuf, M., & Alfiah, T. (2022). Community Readiness on Non-Organic Waste Management of Hamlet 3 , Kasomalang Kulon Village , Subang District , Indonesia. Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan, 14, 61–69.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rita Intan Permatasari, Vera Sylvia Saragi Sitio, Dian Wijayanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







