Efektivitas Penerapan Peraturan Walikota Palu No 34 Tahun 2023 Tentang Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Usia Anak
DOI:
https://doi.org/10.62710/vb7k6181Keywords:
Child Marriage Prevention; Regoional Policy; Policy Effectiveness; Palu City;Abstract
Child marriage is a serious social problem that requires structured regional intervention. This study aims to analyze the effectiveness of the implementation of Palu Mayor Regulation (Peraturan Walikota Palu) Number 34 of 2023 concerning the Prevention and Handling of Child Marriage, identify the supporting and inhibiting factors, and review the handling of its social impacts. This study uses a qualitative legal method with a descriptive-analytic approach, combining normative law and field research. Data were gathered through interviews with the Department of Women's Empowerment and Child Protection of Palu City and documentation from the Palu Religious High Court. The results indicate that the child marriage rate in Palu City remains fluctuating and significant, with 199 cases recorded between 2020 and 2024. While the legal substance of the regulation is comprehensive, its empirical implementation is not fully optimal. Effectiveness is constrained by limited budgetary resources, weak cross-sectoral institutional coordination, and deep-rooted cultural resistance within the community. Practically, it is recommended that the Government of Palu City strengthen policy implementation by increasing budget allocations, optimizing inter-agency collaboration frameworks, and engaging religious and community leaders to enhance public awareness.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Pencegahan Perkawinan Anak: Percepatan yang Tidak Bisa Ditunda. BPS RI.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah. (2024). Laporan Tahunan Data Kekerasan dan Perkawinan Anak di Sulawesi Tengah. DP3A Sulteng.
Fauzan, A. (2021). Peran Pemerintah Daerah dalam Pencegahan Perkawinan Usia Anak (Studi di Kabupaten Bone) (Tesis Magister). Pascasarjana Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar.
Friedman, L. M. (2018). Sistem Hukum: Perspektif Ilmu Sosial (Terjemahan). Nusa Media.
Kartiningsih, D. (2026). Upaya Penanganan Dampak Sosial Perkawinan Anak di Kota Palu (Wawancara Pribadi dengan Kabid Kualitas Hidup Perempuan DP3A Kota Palu, 09 Maret 2026).
Marzuki, P. M. (2022). Penelitian Hukum. (Edisi Revisi). Kencana.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publications.
Nasution, S. (2020). Analisis efektivitas hukum dalam implementasi kebijakan pencegahan perkawinan anak. Jurnal RechtsVinding, 9(2), 175-190.
Nugroho, A. (2020). Implementasi kebijakan pencegahan perkawinan anak di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 50(3), 412-428.
Nurhayati, Y. (2020). Pengantar Ilmu Hukum. Nusa Media.
Pengadilan Tinggi Agama Palu. (2023). Laporan Statistik Perkara Dispensasi Kawin Tahun 2020-2023. PTA Palu.
Peraturan Walikota Palu Nomor 34 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Usia Anak.
Sufriadi, D. (2024). Analisis kebijakan tata kelola daerah dalam perlindungan hak anak di wilayah urban. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 45-58.
Soekanto, S. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Rajawali Pers.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ridwan Ridwan, Hilal Malarangan, Gasim Yamani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







