Pemberlakuan Living Law pada Masyarakat Bromo Tengger Semeru di Wilayah Tosari Kabupaten Pasuruan berdasarkan Jangkauan Asas Legalitas KUHP Nasional

Authors

  • Wiwin Ariesta Universitas Merdeka Pasuruan Author
  • Ahmad Sukron Universitas Merdeka Pasuruan Author
  • Khansa Kamila Aurelia Putri Universitas Merdeka Pasuruan Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/q64x0302

Keywords:

Living Law, New Criminal Code, Principle of Legality, Customary Law

Abstract

The enactment of Law Number 1 of 2023 concerning the new Indonesian Criminal Code (KUHP Baru), effective in January 2026, introduces the recognition of “Living Law” under Article 2, marking a significant shift from the colonial legacy of the previous code. This recognition has sparked debate among legal scholars, particularly regarding its potential inconsistency with the long-established principle of legality. Although the 1945 Constitution and Law Number 6 of 2014 on Villages acknowledge customary law communities, formal recognition by the state remains a prerequisite for exercising customary justice. This study examines the application of Living Law within the Tengger Bromo Semeru community in Tosari District, Pasuruan Regency, which strongly upholds its customary norms. Employing a normative juridical method supported by empirical approaches, this research analyzes both current practices and future implementation post-KUHP Baru. The findings reveal that the application of Living Law is strictly limited by ideological, human rights, formal, territorial, justice, and sanction boundaries. Notably, formal limitations require the codification of customary norms into regional regulations (Perda) to ensure legal certainty. Without such codification, customary sanctions risk being deemed unlawful, thereby undermining their legitimacy within the national legal system while emphasizing the necessity of state recognition and legal integration

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA

Agustina, Dara, dkk, 2024, Laporan Study Observasi Sosiologi dan Antropologi Masyarakat Desa Podokoyo Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, Fakultas Hukum Universitas Merdeka Pasuruan

Ali, M. (2023). Hukum pidana Indonesia: Komentar atas pasal-pasal penting dalam UU No. 1 Tahun 2023. Sinar Grafika.

Ariesta, Wiwin, 2022, Laporan Study Observasi Sosiologi dan Antropologi Masyarakat Desa Baledono Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, Fakultas Hukum Universitas Merdeka Pasuruan

Ariesta, Wiwin. 2024. "Implementasi Keadilan Restoratif dalam KUHP Nasional: Peluang dan Tantangan di Wilayah Pasuruan". Jurnal Hukum Nasional, Vol. 5 (2)

Atmasasmita, R. (2023). Rekonstruksi asas legalitas dan keadilan substantif dalam KUHP nasional. Prenada Media.

Bentham, J. (2006). Teori perundang-undangan: Prinsip-prinsip legislasi, hukum perdata dan hukum pidana. Nusamedia.

Budi, Arkan, dkk, 2024, Laporan Study Observasi Sosiologi dan Antropologi Masyarakat Desa Kandangan Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, Fakultas Hukum Universitas Merdeka Pasuruan

Damanik, Yanels. 2020. “Ketatanegaraan Klasik Hukum Adat Tengger Ditinjau dari Perspektif Politik Hukum sebagai Produk Budaya Classical Constitution of Tengger Customary Law from The Political Perspektive of Law as a Cultural Product”. Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis, Vol. 1. No. 7. (Oktober, 2020)

Ewik, dkk, 2022, Laporan Study Observasi Sosiologi dan Antropologi Masyarakat Desa Wonokitri Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, Fakultas Hukum Universitas Merdeka Pasuruan

Fatmawati, 2016. “Peran Pemangku Adat Suku Tengger dalam Menjalankan Sistem Hukum Adat”. Jurnal Rechtens, Vol.5 No.1 (2016): Juni

Friedman, L. M. (2018). Sistem hukum. Nusa Media.

Fuady, M. (2011). Teori-teori dalam sosiologi hukum. Kencana.

Hadi, Syofyan. 2017. “Hukum Positif Dan The Living Law (Eksistensi dan Keberlakuannya dalam Masyarakat)”, DiH Jurnal Ilmu Hukum Volume 13 Nomor 26 Agustus 2017

Hadikusumah, H. (2004). Pengantar antropologi hukum. Citra Aditya Bakti.

Hiariej, E. O. S. (2023). Prinsip-prinsip hukum pidana dalam paradigma baru KUHP nasional. Gadjah Mada University Press.

Ismail, Yudhia, dkk, 2022, Laporan Study Observasi Sosiologi dan Antropologi Masyarakat Desa Sedaeng Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, Fakultas Hukum Universitas Merdeka Pasuruan

Kamila, Khansa, dkk, 2023, Laporan Study Observasi Sosiologi dan Antropologi Masyarakat Desa Mororejo Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, Fakultas Hukum Universitas Merdeka Pasuruan

Maksum, Ali, ____, “Politik Identitas Masyarakat Tengger Dalam Mempertahankan Sistem Kebudayaan Dari Hegemoni Islam Dan Kekuasaan”, El-Harakah Jurnal Budaya Islam. (https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub/article/view/3083)

Mashuri, Muhammad, dkk, 2020, Laporan Study Observasi Sosiologi dan Antropologi Masyarakat Desa Tosari Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, Fakultas Hukum Universitas Merdeka Pasuruan

Muhaimin. (2020). Metode penelitian hukum. Mataram University Press.

Negara, Purnawan D. 2023. “Nilai-Nilai dan Budaya Hukum atas Tanah di Ranu Pani Tengger”. Prosidia Widya Saintek. Vol. 2, No. 2, Agustus 2023

Nurcahyono, Okta Hadi dan Dwi Astutik, 2018. “Harmonisasi Masyarakat Adat Suku Tengger (Analisis Keberadaan Modal Sosial Pada Proses Harmonisasi Pada Masayarakat Adat Suku Tengger, Desa Tosari, Pasuruan, Jawa Timur)”, Dialektika Masyarakat: Jurnal Sosiologi, Vol.2, No.1. (https://jurnal.uns.ac.id/dmjs/article/view/23326)

Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 16 Tahun 2020 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa (LAD) di Kabupaten Pasuruan.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa

Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026 tentang Desa

Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2025 tentang Tata Cara dan Kriteria Penetapan Hukum yang Hidup dalam Masyarakat (Living Law)

Pide, A. S. M. (2020). Hukum adat: Dahulu, kini, dan akan datang. Prenada Media.

Rosandi, Andi, dkk, 2024, Laporan Study Observasi Sosiologi dan Antropologi Masyarakat Desa Ngadiwono Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, Fakultas Hukum Universitas Merdeka Pasuruan

Saebani, B. A., & Supriatna, E. (2017). Antropologi hukum. Pustaka Setia.

Soekanto, S. (2001). Hukum adat Indonesia. Raja Grafindo Persada.

Suheri, dkk. 2025. "Analisis Yuridis Pengakuan Living Law (Hukum yang Hidup) di Indonesia Pasca UU No. 1 Tahun 2023". Pandecta Research Law Journal, 20(1)

Sutaryo, Ayu,____, Sekilas Tentang Masyarakat Tengger. (https://repositori.kemendikdasmen.go.id/1106/1/Masyarakat_Tengger.pdf)

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa

Published

2026-05-26

How to Cite

Ariesta, W., Sukron, A., & Aurelia Putri, K. K. (2026). Pemberlakuan Living Law pada Masyarakat Bromo Tengger Semeru di Wilayah Tosari Kabupaten Pasuruan berdasarkan Jangkauan Asas Legalitas KUHP Nasional. Jurnal Ragam Pengabdian, 3(2), 734-752. https://doi.org/10.62710/q64x0302