Pendidikan sebagai Instrumen Emansipasi menuju Masyarakat Berkeadilan Sosial
DOI:
https://doi.org/10.62710/w3a7gw35Keywords:
Pendidikan, Emansipasi, BerkeadilanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan sebagai instrumen emansipasi dalam mewujudkan masyarakat berkeadilan sosial melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berfungsi tidak hanya sebagai proses transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai praktik pembebasan yang menumbuhkan kesadaran kritis serta kemampuan reflektif peserta didik. Telaah literatur terkait ketimpangan pendidikan di Indonesia menegaskan bahwa ketidakmerataan akses, kualitas pembelajaran, dan diskriminasi struktural masih memperkuat ketimpangan sosial. Selain itu, konsep pendidikan emansipatoris yang menekankan humanisasi, dialog, kesetaraan, dan praxis terbukti relevan dalam mendorong transformasi sosial. Pembahasan juga memperlihatkan bahwa pendidikan transformatif memiliki prospek signifikan dalam membentuk individu yang mampu berpikir kritis, bertindak etis, serta berperan aktif dalam perjuangan keadilan sosial. Dengan demikian, pendidikan perlu diposisikan sebagai strategi fundamental dalam membangun masyarakat yang demokratis, inklusif, dan berkeadilan sosial.
Downloads
References
Biesta, G. (2019). Good education in an age of measurement: Ethics, politics, democracy. Routledge.
Cahyani, A., & Wibowo, T. (2025). Pendidikan kritis dan praksis transformasi sosial di abad ke-21. Jurnal Pendidikan dan Transformasi Sosial, 12(1), 45–59.
Fitramadhana, R. (2022). Pendekatan pedagogi kritis dalam proses pembelajaran abad 21. Jurnal Pendidikan Progresif, 10(2), 160–172.
Giroux, H. A. (2018). Critical pedagogy and the struggle for democracy: Essays on education and social justice. Routledge.
Iqbal Fauzi, M. (2023). Ketimpangan kualitas pendidikan di Indonesia: Analisis struktural dan implikasi sosial. Jurnal Kebijakan Pendidikan Nasional, 7(1), 22–35.
Lamsal, K. (2024). Critical pedagogy and social consciousness in modern education. International Journal of Critical Education, 16(2), 55–68.
McLaren, P. (2020). Pedagogy of insurrection: From resurrection to revolution. Peter Lang.
Nizam. (2021). Ketidakmerataan akses pendidikan dan tantangan pembangunan SDM di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pembangunan, 9(1), 1–14.
Nugraheni, F., & Firmansyah, D. (2020). Pendidikan kritis sebagai sarana pembentukan kesadaran sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan, 25(2), 135–148.
Schweisfurth, M. (2020). Learner-centred education in international perspective: Whose pedagogy for whose development? Routledge.
Siswadi. (2024). Humanisasi dalam pendidikan: Perspektif pedagogi kritis kontemporer. Jurnal Filsafat dan Pendidikan, 18(1), 70–84.
Suyanto. (2017). Problematika ketimpangan sosial dan pendidikan di Indonesia. Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(2), 88–101.
Widaningsih, I. (2021). Reproduksi ketimpangan pendidikan: Analisis kritis terhadap distribusi sumber daya sekolah di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Keadilan Sosial, 3(2), 112–129.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Safrina, M. Sirozi, Abdurrahmansyah, Mutia Dewi, Candra Kirana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








