Pengaruh Kompetensi ASN dan Pelayanan Publik terhadap Tingkat Kepuasan Masyarkat Puskesmas Cikalong Kabupaten Tasikmalaya

Authors

  • ervanerviana Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi YPPT Author
  • Basuki Rahmat Author
  • Ade Iskandar Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/f2383g40

Keywords:

Kompetensi ASN, Pelayanan Publik, Kepuasan Masyarakat.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan fluktuasi kinerja pelayanan di Puskesmas Cikalong. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh Kompetensi ASN (X₁) dan Pelayanan Publik (X₂) terhadap Kepuasan Masyarakat (Y) baik secara parsial maupun simultan.Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 85 responden pengguna layanan Puskesmas Cikalong. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian data diolah menggunakan SPSS 20 dengan pengujian uji t dan uji F.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Kompetensi ASN tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat (t = -1,675; sig. 0,106 > 0,05). Sebaliknya, Pelayanan Publik berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,425; sig. 0,023 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat (F = 3,632; sig. 0,041 < 0,05). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,158 menunjukkan bahwa 15,8% variasi kepuasan masyarakat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Kesimpulannya, Pelayanan Publik menjadi faktor dominan dalam meningkatkan Kepuasan Masyarakat, sedangkan Kompetensi ASN masih perlu dioptimalkan agar memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap kualitas layanan kesehatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Armstrong, M., & Taylor, S. (2020). Armstrong’s handbook of human resource management practice. Kogan Page.

Boyatzis, R. E. (2008). Competencies in the 21st century. Journal of Management Development, 27(1), 5–12. Bungin, B. (2020). Metodologi penelitian sosial dan ekonomi. Kencana.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE.

Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2015). The new public service: Serving, not steering. Routledge. Dwiyanto, A. (2018). Manajemen Pelayanan Publik: Peduli, inklusif, dan kolaboratif. Gadjah Mada University Press.

Fitriani, & Hasanah. (2023). Pengaruh pelatihan ASN terhadap kualitas pelayanan publik. (Detail penerbit tidak tersedia dalam dokumen).

Government Competency Framework. (n.d.). Government competency framework.

(Tahun dan penerbit tidak tersedia dalam dokumen).

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2021). Multivariate data analysis (9th ed.). Pearson.

Hayat. (2015). Optimalisasi pelayanan publik. (Detail penerbit tidak tersedia dalam dokumen).

Indriantoro, N., & Supomo, B. (2002). Metodologi penelitian bisnis untuk akuntansi dan manajemen. BPFE.

Johnson, B., & Christensen, L. (2019). Educational research: Quantitative, qualitative, and mixed approaches. SAGE.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan dan pedoman pelayanan Puskesmas. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Permenkes Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Permenkes Nomor 6 Tahun 2024 tentang Standar Teknis Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan. Kemenkes RI.

Downloads

Published

2026-03-13

How to Cite

ervanerviana, Basuki Rahmat, & Ade Iskandar. (2026). Pengaruh Kompetensi ASN dan Pelayanan Publik terhadap Tingkat Kepuasan Masyarkat Puskesmas Cikalong Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Ragam Pengabdian, 3(1 (Spesial Issue), 4315-4325. https://doi.org/10.62710/f2383g40