Problem Teoretis Dualisme Penguasaan dan Kepemilikan dalam Jaminan Fidusia: Kritik terhadap Konstruksi Transfer of Ownership Secara Fidusia

Authors

  • Syafira Putri Ayu Dewantari Universitas Diponegoro, Indonesia Author
  • Siti Malikhatun Badriyah Universitas Diponegoro, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/zw35k218

Keywords:

Fiduciary Security, Transfer of Ownership, Legal Dualism, Property Rights Theory, Secured Transactions

Abstract

This article examines the theoretical inconsistency embedded in the construction of fiduciary security under Indonesian law, particularly the tension between juridical ownership and factual possession arising from the doctrine of transfer of ownership by way of fiduciary. The study addresses the question of whether fiduciary transfer genuinely creates proprietary rights or merely functions as a legal fiction to secure debt performance. The research is doctrinal and non-empirical, relying on statutory analysis of the Fiduciary Security Law, related bankruptcy regulations, and constitutional jurisprudence, supported by doctrinal literature and comparative insights from modern secured transactions regimes. Legal materials were collected through document-based research and analyzed using systematic, teleological, and conceptual interpretation combined with coherence-based normative evaluation. The findings demonstrate that fiduciary ownership in Indonesian law does not operate as absolute proprietary control, since risk allocation, execution constraints, third-party protection, and constitutional limitations all indicate that the debtor retains substantive economic ownership. This structural dualism reveals that fiduciary transfer of ownership functions primarily as an instrumental legal device rather than a true conveyance of title. The study concludes that fiduciary security should be reconceptualized as a sui generis security right grounded in priority and value protection rather than formal ownership transfer. Such a reconstruction would enhance doctrinal coherence, improve legal certainty, and align Indonesian security law with contemporary global secured transactions principles.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, A., Sofyan, S., Sudarmanto, K., Arifin, Z., & Soegianto, S. (2023). Permasalahan Hukum Lelang Barang Jaminan Secara Online. Journal Juridisch, 1(2), 145-157. https://doi.org/10.26623/jj.v1i2.7920

Ahmad, F. (2018). Keabsahan Kuasa Untuk Menandatangani Akta Oleh Lembaga Pembiayaan Jaminan Fidusia Suatu Kajian Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2015. Jurnal Ius Constituendum, 3(2), 147-165.

Amrulla, M. F. (2019). Urgensi pengaturan tentang peralihan hak atas merek sebagai objek jaminan fidusia. Jurnal Cakrawala Hukum, 4(2), 135-141.

Anggriani, R. P., & Dilaga, Z. A. (2024). Aspek Hukum Sertifikat Hak Paten Sebagai Objek Jaminan Fidusia Menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 Tentang Paten. Private Law, 4(1), 219-227.

Aryul, F. A. J. (2025). Kedudukan Peralihan Hak atas Objek Jaminan Fidusia tanpa Persetujuan Lessor (Studi Putusan Nomor 25/Pid. B/2024/PN KTG). Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(4). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i4.2159

Azzahra, S. F., & Badriyah, S. M. (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Pemenang

Lelang Atas Objek Eksekusi Hak Tanggungan. Lex Renaissance, 8(1), 167-184. https://doi.org/10.20885/JLR.vol8.iss1.art10

Badriyah, S. M. (2015). Perlindungan Hukum Bagi Kreditor Dalam Penggunaan Base transceifer Station (BTS) Sebagai Objek Jaminan Fidusia Dalam Perjanjian Kredit. Jurnal Media Hukum, 22(2), 13-13.

https://doi.org/10.18196/jmh.2015.0056.205-217

Badriyah, S. M. (2016). Problematika Pembebanan Hak Tanggungan Dengan Objek Tanah Yang Belum Bersertipikat. Masalah-Masalah Hukum, 45(3), 173-180.

https://doi.org/10.14710/mmh.45.3.2016.173-180

Bhayangkara, D. T. (2023). Penyelesaian Hak Pengalihan Objek Jaminan Fidusia Di Bawah Tangan Di Pt Clipan Finance (Doctoral dissertation, Universitas Lancang Kuning).

Clarissa, N. B., & Badriyah, S. M. (2023). Efektivitas Pendaftaran Jaminan Fidusia Secara Online oleh Notaris. Notarius, 16(1), 426-438.

Erlina, B., & Gunawan, H. (2022). Perlindungan Hukum Terhadap Debitur Perorangan Atas Hilangnya Objek Jaminan Fidusia Pada Saat Kreditur Telah Berganti Karena Pelaksanaan Pengalihan Hak Atau Cessie. Jurnal Yustisiabel, 6(2), 240-254.

https://doi.org/10.32529/yustisiabel.v6i2.1879

Hayati, N. (2016). Aspek Hukum Pendaftaran Jaminan Fidusia Berdasarkan Undang- Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia. Lex Jurnalica, 13(2), 147577.

Hedistira, D. (2020). Kepemilikan Dan Penguasaan Objek Jaminan Fidusia Apabila Terjadi Sengketa Wanprestasi Dalam Perjanjian Kredit. Jurnal Privat Law, 8(1), 78-

https://doi.org/10.20961/privat.v8i1.40372

Hidayat, M. F. (2024). Perlindungan Hukum bagi Pemegang Jaminan Fidusia atas Dirampasnya Objek Jaminan yang Digunakan Sebagai Alat Kejahatan. Journal of Law and Islamic Law, 2(2), 179-194.

Hidayat, R. S., & Varadiba, H. (2025). Problematika Eksekusi Jaminan Fidusia atas Objek Milik Pihak Ketiga. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), 7012-7017. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1790

Huri, D. (2022). Perkembangan Konsep Dasar Jaminan Fidusia dalam Praktik. Ma’mal:

Jurnal Laboratorium Syariah dan Hukum, 3(3), 253-271. https://doi.org/10.15642/mal.v3i3.145

Indonesia. (1999). Undang-Undang RI nomor 42 tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia. Pustaka Candra.

Kamello, H. T., & Sh, M. S. (2022). Hukum jaminan fidusia suatu kebutuhan yang didambakan. Penerbit Alumni.

Kusuma, P. A., Maulidiana, L., & Robianti, M. (2023). Akibat Hukum Pengalihan Hak Atas Kendaraan Bermotor Kepada Pihak Ketiga Dalam Kredit Dengan Jaminan Fidusia. Viva Themis: Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, 6(2), 224-239.

https://doi.org/10.24967/vt.v6i2.2424

Lie, G., Saly, J. N., Gunadi, A., & Tiray, A. M. (2019). Problematik UU No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU terhadap bank sebagai kreditor separatis. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 2(2).

Lumbanraja, E. D. T., Fauzi, A. P., Sabila, B. A., & Firdaus, M. A. N. (2023). Eksekusi Benda Jaminan Fidusia: Analisis Konseptual Dalam Undang-Undang Jaminan Fidusia. Diponegoro Private Law Review, 5(2), 132-150.

Mulyani, S., Sukmariningsih, R. M., & Lestari, A. L. T. W. (2022). Konstruksi pengaturan hak konsesi dan e-toll dalam perspektif jaminan fidusia terhadap pembangunan jalan tol. Jurnal USM Law Review, 5(1), 412-427.

https://doi.org/10.26623/julr.v5i1.4974

Ng, A. M., & Tanawijaya, H. (2022). Pengalihan Objek Jaminan Fidusia Oleh Pemberi Fidusia Tanpa Sepengetahuan Tertulis Dari Kreditur Menurut Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia. Jurnal Hukum Adigama, 5(1), 911-935.

Rayuza, A., & Rusli, T. (2024). Tinjauan Yuridis Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perbuatan Pengalihan Benda Sebagai Objek Jaminan Fidusia Secara Sepihak Tanpa Persetujuan Tertulis Terlebih Dahulu Dari Penerima Fidusia (Studi Putusan Nomor 539/Pid. B/2023/PN. Tjk). Jurnal Rectum: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana, 6(3), 427-434. http://dx.doi.org/10.46930/jurnalrectum.v6i3.4728

Ridani, S. (2025). Pengalihan Objek Jaminan Fidusia Oleh Debitur Dalam Perjanjian Pembiayaan Konsumen Pada PT. Buana Finance Kota Jambi (Doctoral dissertation, Universitas Jambi).

Rinaldi, A. W. (2023). Tinjauan Yuridis Terhadap Kasus Peralihan Benda Yang Menjadi Objek Jaminan Fidusia Yang Dilakukan Tanpa Persetujuan Tertulis Dari Penerima Fidusia. Jurnal Jurisprudentia, 6(2), 43-52.

Sadiqah, R., Suharto, R., & Widanarti, H. (2016). Tinjauan Yuridis Pelaksanaan Pendaftaran Jaminan Fidusia Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Pendaftaran Jaminan Fidusia Dan Biaya Pembuatan Akta Jaminan Fidusia. Diponegoro Law Journal, 6(1), 1-14.

Setyabudi, B. (2022). Rekonstruksi Regulasi Perlindungan Hukum bagi Debitur dan Pihak Ketiga dalam Perjanjian Kredit dengan Objek Jaminan Fidusia Berbasis Keadilan (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG).

Situmorang, F., Sinaulan, R. L., & Ismed, M. (2023). Kajian hukum tentang kedudukan SEMA Nomor 1 tahun 2022 atas Undang-undang kepailitan Nomor 37 tahun 2004. Jurnal Studi Interdisipliner Perspektif, 22(2), 117-127.

Subagiyo, D. T., & Prasetyawati, E. (2021). Karakteristik Perlindungan Hukum Debitor dalam Penguasaan Objek Jaminan Fidusia. PERSPEKTIF: Kajian Masalah Hukum dan Pembangunan, 26(2), 139-153.

Sutan Remy Sjahdeini, S. H. (2016). Sejarah, Asas, dan Teori Hukum Kepailitan (Memahami undang-undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran). Kencana.

Swastika, R. (2024). Tinjauan Hukum Dualisme Pengaturan Pelepasan hak Atas Tanah oleh Notaris dan Camat (master’s thesis, Universitas Islam Sultan Agung (Indonesia)).

Usman, R. (2021). Makna pengalihan hak kepemilikan benda objek jaminan fidusia atas dasar kepercayaan. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 28(1), 139-162. https://doi.org/10.20885/iustum.vol28.iss1.art7

Vellangi, A., Nuzul, R., & Syuryani, S. (2023). Status Kepemilikan Hak Jaminan Fidusia Atas Hak Jaminan Yang Dialihkan Ke Pihak Lain. Ensiklopedia of Journal, 6(1), 686-692.

Wiguna, G. (2024). Rekonstruksi Regulasi Insolvensi Dalam Ketentuan Kepailitan Guna Mewujudkan Keberlangsungan Usaha Berbasis Nilai Keadilan Pancasila (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung (Indonesia).

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Syafira Putri Ayu Dewantari, & Siti Malikhatun Badriyah. (2026). Problem Teoretis Dualisme Penguasaan dan Kepemilikan dalam Jaminan Fidusia: Kritik terhadap Konstruksi Transfer of Ownership Secara Fidusia. Jurnal Ragam Pengabdian, 3(1 (Spesial Issue), 2731-2746. https://doi.org/10.62710/zw35k218