Optimalisasi Peran Forum Komunikasi Anak Trenggalek (Fokat) Sebagai Pelopor dan Agen Perubahan dalam Pencegahan Kekerasan Seksual di Sekolah Dasar

Authors

  • Sella Hardianty Ratmana Universitas Negeri Surabaya Author
  • Fiena Saadatul Ummah Universitas Negeri Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/se0g3a93

Keywords:

FOKAT, pencegahan kekerasan seksual, sekolah dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor peran Forum Komunikasi Anak Trenggalek (FOKAT) sebagai pelopor dan agen perubahan dalam pencegahan kekerasan seksual di sekolah dasar, mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi serta strategi optimalisasi peran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan penelitian ini berjumlah Sembilan orang, terdiri dari Pendamping FOKAT, Fasilitator FOKAT, Anggota FOKAT, kepala sekolah, wali kelas, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOKAT berperan aktif dalam pencegahan kekerasan seksual melalui program FOKAT goes to school di SDN 1 Ngantru melalui kegiatan sosialisasi yang disesuaikan dengan karakteristik siswa. Dalam pelaksanaannya, FOKAT menghadapi hambatan internal dan eksternal, seperti koordinasi, keterbatasan waktu, pendanaan, serta pengelolaan kelas. Optimalisasi peran FOKAT dilakukan melalui penguatan komitmen dan keaktifan anggota, efisiensi pengelolaan dana, peran fasilitator serta peningkatan kapasitas melalui pelatihan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anisah, A., & Lewoleba, K. K. (2024). Pengaruh media sosial dalam kasus kekerasan seksual pada anak di bawah umur. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(35), 351–356.

Anwar, A. (2024). Upaya pemenuhan hak partisipasi anak melalui Forum Anak Kabupaten Bandung dalam pelaksanaan Program Kabupaten Bandung Layak Anak. 23(1).

Asy, M. H., & Waluyo, E. (2024). Pengembangan media pembelajaran tematik berbasis PowerPoint interaktif siswa kelas V sekolah dasar. 19(1), 37–46. https://doi.org/10.29408/edc.v19i1.24586

Creswell, J. W. (2023). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Hina, S. (2025). Developing interactive learning media to enhance elementary school students’ learning motivation. Educare, 6(1), 81–96. https://doi.org/10.35719/educare.v6i1.291

Huda, N. (2025). Mengajar dengan empati: Kunci meningkatkan kualitas pembelajaran.

(1), 72–81.

Keputusan Bupati Trenggalek Nomor 188.45/88/406.001.3/2023 tentang Penetapan Klaster Perlindungan Khusus.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Nasution, A. F., Panggabean, N. H., Situmorang, N., & Kairani, A. (2025). Sosialisasi pendidikan menciptakan suasana sekolah tanpa kekerasan: Be real friends and stop bullying. 5(2), 222–231.

Neto, M. A., Waioti, S. D. I., Sikka, K., & Tenggara, N. (2023). Penggunaan media gambar sederhana untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pelajaran IPS tentang sumber daya alam kelas IV SDI Waioti. 1(2).

Nisa. (2023). Ice breaking dalam pembelajaran sekolah dasar. 3(1), 107–111.

Nurdianto, M. R., Pertiwi, F., & Mutaqin, F. T. (2025). Peran Forum Anak dalam mengurangi kasus kekerasan anak di Kabupaten Serang. 11, 23–33.

Pebrian, M., & Bektiningsih, K. (2026). Pemberian reward dalam meningkatkan semangat belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SDN Bringin 01 Kota Semarang. 8(1).

Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Partisipasi Anak Melalui Forum Anak.

Purwanto. (2018). Teknik penyusunan instrumen uji validitas dan reliabilitas penelitian ekonomi syariah (1st ed.). Staial Press.

Putri, C. Z. N. (2025). Upaya Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Trenggalek dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak (Tesis, UIN Malang).

Rahmawati, F. P. (2022). Jurnal basicedu. 6(4), 6248–6256.

Rijali, A. (2018). Analisis data kualitatif. 17(33), 81–95.

Sawitri, W., & Magriasti, L. (2023). Peranan organisasi Forum Anak Padang (FORANDANG) dalam upaya preventif kekerasan seksual pada anak di Kota Padang. Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik, 5(4), 386–392. https://doi.org/10.24036/jmiap.v5i4.833

Siswati, S., Hartati, Y., & Jalinus, N. (2019). Tantangan analisis kebijakan pencegahan kekerasan seksual terhadap anak dengan mengembangkan media teknologi informasi. International Journal of Natural Science and Engineering, 2(2), 59–64.

Subiakto, V. U., Khodijah, C., & Yulianti, E. (2025). Pemanfaatan grup chat WhatsApp dalam komunikasi koordinasi mahasiswa. 2(c), 53–61.

Tiara, A. A. R. (2024). Sosialisasi peran Forum Anak sebagai 2P (Pelopor dan Pelapor).

NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 158–164.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Wijaya, H. (2018). Analisis data kualitatif ilmu pendidikan teologi. Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.

Yuliani, S., Humsona, R., & Pranawa, S. (2019). Pemberdayaan Forum Anak Surakarta sebagai peer educator untuk mengatasi tindak kekerasan terhadap anak. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi, 2(2), 211–220.

Downloads

Published

2026-02-21

How to Cite

Sella Hardianty Ratmana, & Fiena Saadatul Ummah. (2026). Optimalisasi Peran Forum Komunikasi Anak Trenggalek (Fokat) Sebagai Pelopor dan Agen Perubahan dalam Pencegahan Kekerasan Seksual di Sekolah Dasar. Jurnal Ragam Pengabdian, 3(1 (Spesial Issue), 2620-2644. https://doi.org/10.62710/se0g3a93