Sejarah Pers di Sumatera Barat; dari Stensil Hingga Internet
DOI:
https://doi.org/10.62710/geb2gp65Keywords:
Sejarah Pers, Surat Kabar, Media OnlineAbstract
Penelitian ini membahas sejarah pers di Sumatera Barat, dari surat kabar era kolonial hingga transformasi digital yang menyesuaikan kemajuan teknologi dan budaya masyarakat melek digital. Tujuannya mengungkap dinamika perkembangan pers sebagai alat perjuangan dan informasi regional. Metode yang digunakan adalah pendekatan sejarah dengan langkah heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, memanfaatkan data primer serta sekunder. Hasil penelitian menunjukkan pers muncul sejak 1859 melalui surat kabar Belanda yang didominasi Indo- Eropa; periode 1900–1942 marak penerbitan setelah Minangkabau kuasai percetakan, meski kemunduran terjadi masa Jepang (1942–1945). Pasca- kemerdekaan 1945, media seperti Berjuang dan majalah Menara menggelorakan semangat perjuangan tanpa orientasi finansial; masa Liberal ramai didirikan surat kabar partai, terganggu PRRI dan pembredelan Orde Lama seperti Aman Makmur (1963). Orde Baru awal (1966–1974) berpihak pada pers, tapi sejak 1975 otoriter dengan pembredelan; Reformasi membuka kebebasan via UU No. 40/1999 dan SIUPP, memunculkan ratusan media cetak, daring, radio, televisi di Sumatera Barat, didorong transformasi digital yang mengalahkan cetak tradisional. Kesimpulannya, pers Sumatera Barat resilient terhadap tekanan politik-teknologi, menjadi cermin identitas Minangkabau; rekomendasi: perkuat literasi digital dan etika jurnalistik untuk masa depan berkelanjutan.
Downloads
References
Angraini, N. (2006). Pers Sumatera Bara Pascareformasi; Studi Tentang Harian Padang Ekspres 1999-2003. Univesitas Andalas.
Darwis, Y. (2013). Sejarah Perkembangan Pers Minangkabau 1859-1945. Pt.
Gramedia Kompas.
Darwis, Y., & Khusairi, A. (2018). Dinamika Islam Indonesia: Media Massa Sebagai Instrumen Gerakan. Jurnal Komunika.
Djuroto, T. (2002). Manajemen Penerbitan Per. Pt. Remaja Rosdakarya. Ermanto. (2005). Wawasan Jurnalistik Praktis. Cinta Pena.
Fauzi, A. Y. (2017). Manajemen Pers Samarinda Pos Dalam Menghadapi Persaingan Pers Dikota Samarinda. Ejournal Ilmu Komunikasi, 5(4), 119–133.
Firdaus, H. (2019). Wawancara Di Padang.
Naldi, H. (2008). Booming Surat Kabar Di Sumatra Westkust. Ombak. Saripudin H. A., Q. H. (2003). Citra Media: Analisa Berita Pers Indonesia.
Sunarti, S. (2013). , Kajian Lintas Media, Kelisanan Dan Keberaksaraan Dalam Surat Kabar Terbitan Awal Di Minangkabau 1959-1940. Kpg.
Supriyanto, D., & Yusuf, I. A. (2007). Pers Dan Teknologi Media: Dejurnalisasi Di Tengah Konvergensi. Jurnal Komunikasi.
Suryati, I. (2014). Jurnalistik Suatu Pengantar. Ghalia Indonesia. Susanto, E. (2010). Hukum Pers Indonesia. Rineka Cipta.
Thaib, E. J. (2014). Wartawan Sebagai Da ’ I. Jurnal Dakwah Tabligh, 147–158.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mardikola Tri Rahmad (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








