Kontribusi Stres Akademik Terhadap Munculnya Pemikiran Bunuh Diri Pada Mahasiswa Tingkat Akhir
DOI:
https://doi.org/10.62710/akx7b162Keywords:
Stres Akademik, Pemikiran Bunuh Diri, Mahasiswa Tingkat Akhir, Sumatera Barat.Abstract
Penelitian ini berfokus untuk mengukur kontribusi stres akademik terhadap munculnya pemikiran bunuh diri (suicidal ideation) pada mahasiswa tingkat akhir di Sumatera Barat. Mahasiswa tingkat akhir menghadapi tekanan spesifik mulai dari beban pengerjaan tugas akhir, ekspektasi keluarga, hingga kecemasan akan masa depan. Pendekatan kuantitatif kausal diterapkan pada 96 partisipan yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil pengolahan data menggunakan regresi linear sederhana terhadap skala Perception of Academic Stress Scale (PAS) dan Beck Scale for Suicide Ideation (BSS) menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berada pada kategori sedang, baik untuk stres akademik (79%) maupun ideasi bunuh diri (70%). Namun, analisis hipotesis mengindikasikan tidak adanya pengaruh signifikan stres akademik terhadap pemikiran bunuh diri (p = 0,953 > 0,05) dengan nilai determinasi R² sebesar 0,000. Hal ini mengindikasikan bahwa pada sampel mahasiswa tingkat akhir di Sumatera Barat, munculnya pemikiran bunuh diri dipengaruhi oleh faktor lain di luar tekanan akademik, seperti faktor protektif berupa dukungan sosial kolektif dan nilai religiusitas.
Downloads
References
Ahadi, G. D., & Zain, N. N. L. E. (2023). Pemeriksaan uji kenormalan dengan kolmogorov-smirnov, anderson-darling dan shapiro-wilk. Eigen Mathematics Journal, 11–19.
Aihie, O. N., & Ohanaka, B. I. (2019). Perceived academic stress among undergraduate students in a Nigerian University. Journal of Educational and Social Research, 9(2).
Creswell, J. W. (2009). Research designs. Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches.
CRISTIANI, G. M. (2011). Hubungan antara dukungan sosial dengan kecenderungan bunuh diri pada remaja panti asuhan. Prodi Psikologi Unika Soegijapranata.
Fortinash, K. M., & Worret, P. A. H. (2011). Psychiatric mental health nursing.
Elsevier Health Sciences.
Gadzella, B. M., & Masten, W. G. (2005). An analysis of the categories in the student- life stress inventory. American Journal of Psychological Research, 1(1), 1–10.
Gintulangi, I. (2014). Hubungan Persepsi Mahasiswa Terhadap Harapan Orangtua Dalam Penyelesaian Studi S1 Dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Dalam Mengerjakan Skripsi. Jurnal Psikologi Klinis Dan Kesehatan Mental, 3(3), 134– 139.
Joiner, T. (2005). Why people die by suicide. Harvard University Press.
Karel, T. H., & Reagen, M. (2022). Stres Akademik dengan Perilaku Bunuh Diri pada Mahasiswa. Klabat Journal of Nursing, 4(1), 68–73.
Kariv, D., & Heiman, T. (2005). Task-oriented versus emotion-oriented coping strategies: The case of college students. College Student Journal, 39(1).
Wara, S. S. M., Adziima, A. F., Nasrudin, M., & Pratama, A. R. (2025). Evaluasi Kinerja Uji Normalitas pada Ragam Distribusi dan Ukuran Sampel. Jurnal Diferensial, 7(2), 172–183.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cristin, Nurmina (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








