Literasi Informasi Mahasiswa dalam Pemilihan Skincare Melalui Media Sosial TikTok Berperspektif SCONUL

Authors

  • Ghina Zhahira Universitas Negeri Padang Author
  • Gustina Erlianti Universitas Negeri Padang Author

DOI:

https://doi.org/10.62710/abc82963

Keywords:

Literasi Informasi, Perilaku Informasi, Seven Pillars of SCONUL, TikTok, Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara mahasiswa memperoleh dan menggunakan informasi, termasuk dalam pemilihan produk skincare. TikTok sebagai platform berbasis video pendek dan algoritma rekomendasi menjadi sumber informasi dominan yang memengaruhi preferensi dan keputusan konsumsi mahasiswa. Namun, derasnya arus informasi skincare di TikTok tidak selalu diimbangi dengan kemampuan literasi informasi yang kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik literasi informasi mahasiswa dalam pemilihan skincare melalui media sosial TikTok berdasarkan perspektif Seven Pillars of Information Literacy (SCONUL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur terhadap mahasiswa yang aktif mengakses konten skincare di TikTok. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan informasi skincare mahasiswa umumnya terjadi secara spontan melalui paparan konten For You Page (FYP) tanpa perumusan kebutuhan dan perencanaan pencarian yang jelas. Penilaian kredibilitas informasi cenderung didasarkan pada indikator popularitas konten, seperti jumlah like, komentar, dan tingkat viralitas, sehingga evaluasi informasi belum dilakukan secara kritis. Proses verifikasi, pengelolaan, dan penggunaan informasi berlangsung secara tumpang tindih dan pragmatis, dengan minimnya verifikasi ke sumber lain serta refleksi terhadap pengalaman penggunaan produk. Dalam perspektif SCONUL, ketujuh pilar literasi informasi telah muncul dalam praktik mahasiswa, namun penerapannya masih parsial dan dipengaruhi kuat oleh karakteristik media sosial berbasis algoritma. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan literasi informasi berbasis SCONUL agar mahasiswa mampu mengambil keputusan pemilihan skincare secara lebih kritis, reflektif, dan bertanggung jawab.

Downloads

Download data is not yet available.

References

ACRL, Framework for Information Literacy for Higher Education. (2015).

ALA. (n.d.).

Atika, Y. D., Puruwita, D., & Krissanya, N. (2025). Pengaruh Influencer Marketing Terhadap Brand Awareness Dan Purchase Intention Produk Skincare True To Skin Pada Media Sosial Tiktok. JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI, 2(4), 439–451.

https://doi.org/10.61722/jemba.v2i4.1218

Donoriyanto, D. S., Indiyanto, R., Juliardi A. R., N. R., & Syamsiah, Y. A. (2023). Optimalisasi Penggunaan Media Sosial sebagai Sarana Promosi Online Store pada Pelaku UMKM di Kota X. Jurnal Abdimas Peradaban, 4(1), 42–50. https://doi.org/10.54783/ap.v4i1.22

Hakiki, A. N., Faculty of Economics, Universitas Islam 45, Juliandara, L., Faculty of Economics, Universitas Islam 45, Mafriningsianti, E., & Faculty of Economics, Universitas Islam 45. (2024). The Influence of Viral Marketing and Influencer Marketing on Purchase Intention through a Skincare TikTok Account. Asian Pacific Journal of Management and Education, 7(3), 145–167. https://doi.org/10.32535/apjme.v7i3.3479

Heiss, R., Nanz, A., & Matthes, J. (2023). Social media information literacy: Conceptualization and associations with information overload, news

avoidance and conspiracy mentality. Computers in Human Behavior, 148, 107908. https://doi.org/10.1016/j.chb.2023.107908

Kaňková, J., Binder, A., & Matthes, J. (2024). Helpful or harmful? Navigating the impact of social media influencers’ health advice: insights from health expert content creators. BMC Public Health, 24(1), 3511.

https://doi.org/10.1186/s12889-024-21095-3

Kaur, N., & Chandra, A. (2025). The Impact of Influencer Marketing on Consumer Purchasing Decisions in The Cosmetic Industry. In Review. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-6284614/v1

Kirkpatrick, C. E., & Lawrie, L. L. (2024). TikTok as a Source of Health Information and Misinformation for Young Women in the United States: Survey Study. JMIR Infodemiology, 4, e54663. https://doi.org/10.2196/54663

Nisa, F. O. (2025). Tingkat Literasi Informasi Mahasiswa Sendratasik Angkatan 2021 Universitas Negeri Padang dalam Memanfaatkan Kosmetik. 9.

PerBPOM-No.-19-Tahun-2021.pdf. (n.d.). Retrieved December 24, 2025, from https://standar-otskk.pom.go.id/storage/uploads/442751ca-c7c3-4b4d- bbc1-d7efea4f0896/PerBPOM-No.-19-Tahun-2021.pdf

Rojabi, M. A. (2025). Pengantar Teknologi Informasi (TI). Afdan Rojabi Publisher.

SCONUL 1999, sevenpillarscoremodel. (n.d.).

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian. https://online.fliphtml5.com/cyqfr/jppo/

We Are Social dan DataReportal Indonesia. (2025, February 25). DataReportal – Global Digital Insights. https://datareportal.com/reports/digital-2025- indonesia

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Ghina Zhahira, & Gustina Erlianti. (2026). Literasi Informasi Mahasiswa dalam Pemilihan Skincare Melalui Media Sosial TikTok Berperspektif SCONUL. Jurnal Ragam Pengabdian, 3(1 (Spesial Issue), 1138-1146. https://doi.org/10.62710/abc82963