Preferensi Kejadian Campak pada Pukesmas Lhoknga
Keywords:
Campak, Karakteristik pasien, Bayi dan balita, Imunisasi, Puskesmas LhokngaAbstract
Campak merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan di tingkat pelayanan dasar, termasuk di Puskesmas Lhoknga. Data kunjungan pasien menunjukkan masih adanya kasus campak pada kelompok bayi dan balita yang berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi kejadian campak berdasarkan karakteristik pasien yang berkunjung ke Puskesmas Lhoknga. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross sectional. Penelitian ini sebanyak 50 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri. dari 14 pernyatann. Analisis data mengunakan microsoft sectional. Subjek penelitian adalah pasien dengan diagnosis campak pada periode April 2026. Data dianalisis secara sederhana berdasarkan usia, frekuensi kunjungan, dan kondisi klinis. Hasil menunjukkan bahwa kejadian campak lebih banyak terjadi pada kelompok bayi dan balita. Gejala yang ditemukan meliputi demam, batuk, pilek, serta ruam kulit. Penanganan yang diberikan berupa terapi suportif seperti pemberian obat simptomatik dan pemantauan kondisi pasien. Faktor kurangnya imunisasi diduga menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus. Kejadian campak di Puskesmas Lhoknga masih cukup tinggi pada kelompok usia rentan. Diperlukan peningkatan cakupan imunisasi dan edukasi kepada masyarakat guna menurunkan angka kejadian campak.
